DICOM Router

Penjelasan DICOM Router

DICOM Router merupakan penghubung antara Picture Archiving and Communication System dengan Dicom Store. DICOM Router merupakan engine (backend service) yang digunakan sebagai penghubung antara sistem di suatu Rumah Sakit ke SATUSEHAT terkait dengan file DICOM. Pada DICOM Router terdapat Accession Number yang merupakan nomor untuk mengidentifikasi urutan permintaan/order dari study. Nomor ini selalu unik untuk setiap permintaan yang di Fasyankes tersebut.

Arsitektur

Diagram DICOM Router

Berikut ilustrasi arsitektur DICOM Router secara umum :

Diagram DICOM _Router_

Berdasarkan ilustrasi di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :

DICOM Router yang sudah berjalan sebelumnya selalu melakukan listening terhadap event C-STORE tadi, sehingga otomatis file DICOM dari Modality tadi diproses oleh DICOM Router, dan disimpan sementara untuk kemudian akan diproses lebih lanjut.

  1. DICOM Router menerima file DICOM dari Modality atau PACS yang telah didefinisikan sebelumnya, melalui event C-STORE, lalu menyimpannya dalam direktori internal dari aplikasi DICOM Router.

  2. DICOM Router akan menyimpan dan mengekstrak data dari file DICOM, terutama terkait Accession Number, karena proses ini merupakan step penting untuk bisa masuk ke tahap selanjutnya, kemudian data tersebut disimpan dalam database internal.

  3. DICOM Router melakukan pengecekan resource ServiceRequest ke SATUSEHAT dengan Accession Number yang telah didapatkan dari proses ekstrak file DICOM yang telah diterima sebelumnya. Jika sukses, maka melakukan proses selanjutnya, jika gagal maka kembali mengulang proses dari awal.

  4. Langkah selanjutnya adalah membuat resource ImagingStudy dari data yang didapatkan dari langkah-langkah sebelumnya.

  5. Kemudian resource ImagingStudy yang sudah dibuat dikirimkan ke SATUSEHAT. Jika sukses, maka melakukan proses selanjutnya, jika gagal maka kembali mengulang proses dari awal.

  6. Unggah file DICOM ke SATUSEHAT DICOM Store. Jika sukses, maka melakukan proses selanjutnya, jika gagal maka kembali mengulang proses dari awal.

  7. Jika semua proses di atas berhasil, maka data dan file DICOM terkait akan dihapus dari penyimpanan sementara.

  8. Proses selesai dan DICOM Router kembali idle.

Alur menggunakan MWL di dalam DICOM Router

Untuk alur DICOM Router menggunakan MWL di dalam sebagai berikut:

Flow dengan PACS dan MWL

Berdasarkan alur di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • 1-2 SIMRS/SIMPUS melakukan order ke DICOM Router dan DICOM Router akan melakukan return status.

  • 3-4 SIMRS/SIMPUS melakukan [POST] ServiceRequest ke SATUSEHAT menggunakan Accession Number sebagai identifier.

  • 5-6 SATUSEHAT mengirim response berupa ServiceRequest ID ke SIMRS/SIMPUS.

  • 7 Modality (Scanner Device) mendapatkan order dari DICOM Router.

  • 8 DICOM Router mengirimkan kembali order ke Modality (Scanner Device).

  • 9-10 Setelah mendapatkan gambar, Modality akan mengirimkan hasil berupa DICOM file ke DICOM Router.

  • 11-12 DICOM Router mengirimkan DICOM file ke SATUSEHAT (melalui API Gateway).

  • 13-14 SATUSEHAT melakukan return Wado URL ke DICOM Router.

  • 15-16 DICOM Router melakukan [POST] terhadap resource ImagingStudy ke SATUSEHAT, basedOn created ServiceRequest.

  • 17-18 SATUSEHAT mengembalikan ImagingStudy ID ke DICOM Router.

  • 19 SIMRS/SIMPUS melakukan [POST] resource Observation dan DiagnosticReport basedOn created ServiceRequest.

  • 20 SATUSEHAT mengembalikan Observation ID dan DiagnosticReport ID ke SIMRS/SIMPUS.

Alur menggunakan MWL di luar DICOM Router

Sedangkan alur untuk DICOM Router menggunakan MWL di luar sebagai berikut:

Flow dengan PACS

Berdasarkan alur di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • 1-2 SIMRS/SIMPUS melakukan order ke MWL (Modality Worklist) dan MWL melakukan return status.

  • 3-4 SIMRS/SIMPUS melakukan [POST] ServiceRequest ke SATUSEHAT menggunakan Accession Number sebagai identifier.

  • 5-6 SATUSEHAT mengirim response berupa ServiceRequest ID ke SIMRS/SIMPUS.

  • 7 Modality (Scanner Device) mendapatkan order dari MWL.

  • 8 MWL mengirimkan kembali order ke Modality (Scanner Device).

  • 9-10 Setelah mendapatkan gambar, Modality akan mengirimkan hasil berupa DICOM file ke DICOM Router.

  • 11-12 DICOM Router mengirimkan DICOM file ke SATUSEHAT (melalui API Gateway).

  • 13-14 SATUSEHAT melakukan return Wado URL ke DICOM Router.

  • 15-16 DICOM Router melakukan [POST] terhadap resource ImagingStudy ke SATUSEHAT, basedOn created ServiceRequest.

  • 17-18 SATUSEHAT mengembalikan ImagingStudy ID ke DICOM Router.

  • 19 SIMRS/SIMPUS melakukan [POST] resource Observation dan DiagnosticReport basedOn created ServiceRequest.

  • 20 SATUSEHAT mengembalikan Observation ID dan DiagnosticReport ID ke SIMRS/SIMPUS.

Resource FHIR terkait pada DICOM Router

Resource ImagingStudy

Pengiriman informasi hasil radiologi dalam format DICOM akan dikirimkan oleh DICOM Router. Setelah mendapatkan file DICOM, DICOM Router akan mengirimkan file tersebut ke DICOM Store. DICOM Store akan mengembalikan response status yang nantinya dapat digunakan untuk melihat hasil pencitraan yang telah tersimpan di DICOM Store. DICOM Router kemudian akan melakukan POST informasi terkait DICOM melalui resource ImagingStudy ke SATUSEHAT. SATUSEHAT akan merespon dengan mengembalikan ImagingStudy.id ke DICOM Router. ImagingStudy.id ini perlu disimpan dan nantinya akan direferensikan ketika melakukan pengiriman data bacaan atau ekspertise dari hasil pemeriksaan radiologi.