Antenatal Care (ANC)

Riwayat Perubahan

Details
Tabel 1. Riwayat Perubahanan Antenatal Care (ANC)
versiTanggal PembaruanDeskripsi PerubahanPenanggung Jawab

v2.3

18 Maret 2024

  • Penyesuaian pemetaan variabel dan pemetaan nilai Rencana Tindak Lanjut, Instruksi untuk Tindak Lanjut, Sarana Transportasi untuk Rujuk, Kondisi Saat Meninggalkan RS, dan Cara Keluar dari RS.

  • Penambahan narasi penggunaan modul dan sumber rujukan data variabel pada BAB C. INTEGRASI.

Luthfi Nabilah Qonitah

v2.2

15 Maret 2024

  • Update Observation.code dan Observation.valueCodeableConcept variabel letak janin.

Luthfi Nabilah Qonitah

v2.1

29 Januari 2024

  • Perubahan pada 3. Memulai Episode Kehamilan Saat Kunjungan ANC.

  • Perubahan pada 4.3. Daftar Variabel dan Terminologi Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri poin 8. IMT Sebelum Hamil , poin 9. Target Kenaikan BB, poin 11. Riwayat Status Imunisasi TT.

  • Penambahan variabel pada 6.1.2. Daftar Variabel dan Terminologi Data Pemeriksaan Ibu poin 2. Lingkar Lengan Atas dan poin 3. Indeks Massa Tubuh dihapus.

  • Perubahan pada 6.2.1. Daftar Variabel dan Terminologi Data Pemeriksaan Fisik Ibu poin 6. Dada (Jantung), poin 7. Dada (Paru).

  • Perubahan pada 6.3. Pemeriksaan Janin poin 1. Denyut Jantung Janin (DJJ), poin 2. Kepala Terhadap PAP, poin 4. Presentasi, poin 5. Jumlah Janin.

  • Perubahan konten pada 6.4. Pemeriksaan USG poin 3. Denyut Jantung Janin (DJJ).

  • Perubahan pada 6.5. Pemeriksaan 10T poin 6. Pemeriksaan Gula Darah dan 7. Pemeriksaan Protein Urin.

  • Perubahan pada Bab 6.7.2. Riwayat Penyakit Menular poin Condition.code.coding.code.

  • Perubahan pada Bab 6.7.3. Riwayat Penyakit Keluarga poin Condition.code.coding.code.

  • Perubahan pada Bab 8.1. Terminologi Spesifik poin Edukasi Gizi.

  • Perubahan Isi Lampiran 8 (Lampiran 8: Kode Observation.interpretation untuk Indeks Massa Tubuh sebelum Hamil) berubah.

Luthfi Nabilah Qonitah

v2.0

21 November 2023

  • Penambahan pemeriksaan 10 T.

  • Update DateTime.

  • Penambahan:

    • Tabel

    • Bab 14 terkait Pengantar DICOM.

    • Bab 15 terkait Alur Pengiriman Data Pemeriksaan Radiologi ke SATUSEHAT.

    • Bab 16 terkait Pengiriman Data Permintaan Pemeriksaan Penunjang Radiologi.

    • Bab 17 terkait Pengiriman Data Citra DICOM oleh DICOM router menuju National Imaging Data Repository (NIDR).

    • Bab 18 terkait Pengiriman Data Bacaan Hasil Pemeriksaan Penunjang Radiologi.

    • Bab 19 terkait Pengiriman Data Kesimpulan atau Kesan Hasil Pemeriksaan Penunjang Radiologi.

    • Update flow integrasi.

    • Penambahan resources ServiceRequest.orderDetail dan ServiceRequest.contained.

    • Perubahan riwayat status imunisasi TT dan pemberian imunisasi TT.

    • Perubahan kode pada variabel interpretasi IMT, Presentasi, Jumlah Janin, Kepala Terhadap PAP.

    • Penambahan Lampiran 22: Pemetaan Perubahan Kode Modul Antenatal Care.

    • Penambahan penjelasan penggunaan EpisodeOfCare ANC.

    • Penghapusan Variabel IMT Sebelum Hamil di Pemeriksaan Ibu.

Luthfi Nabilah Qonitah

v1.0

20 Februari 2023

Rilis dokumen awal.

Nindya Widita Ayuningtyas

ORIENTASI (ONBOARDING/PRE-USECASE)

Sebelum melakukan pengiriman data terkait pendaftaran pasien dan diagnosis, terdapat 4 langkah yang perlu dilakukan yaitu:

  1. Autentikasi ke SATUSEHAT,

  2. Registrasi Struktur Organisasi,

  3. Registrasi Struktur Lokasi,

  4. Menyimpan Nomor IHS untuk Tenaga Kesehatan.

Autentikasi

Informasi autentikasi atau pertukaran/transaksi data akan dibahas lebih lanjut pada Autentikasi

Registrasi Struktur Organisasi

Berikut ini adalah struktur organisasi dari antenatal care (ANC).

Registrasi Struktur Organisasi
Gambar 1. Registrasi Struktur Organisasi

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Organization (data suborganisasi), dapat dilihat dalam resource Organization. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Organization dapat dilihat dalam Postman Collection.

Registrasi Struktur Lokasi

Berikut ini adalah struktur lokasi dari antenatal care (ANC).

Registrasi Struktur Lokasi
Gambar 2. Registrasi Struktur Lokasi

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Location (data sublokasi), dapat dilihat dalam resource Location. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Location dapat dilihat dalam Postman Collection.

Nomor IHS untuk Tenaga Kesehatan

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Practitioner (data nomor IHS Tenaga Kesehatan), dapat dilihat dalam resource Practitioner. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Practitioner dapat dilihat dalam Postman Collection.

INTEGRASI

Pelayanan antenatal/Antenatal Care (ANC) merupakan suatu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada seorang wanita selama masa kehamilannya dengan tujuan untuk menjamin agar kehamilan dan persalinan tidak menimbulkan dampak yang merugikan bagi dirinya dan bayinya[1].

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021, Pelayanan Kesehatan Persalinan adalah setiap kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan yang ditujukan pada ibu sejak dimulainya persalinan hingga 6 (enam) jam sesudah melahirkan[2].

Playbook use case ANC dibuat sebagai panduan teknis untuk fasilitas pelayanan kesehatan atau pengembang rekam medis elektronik lainnya dalam melakukan proses integrasi dan interoperabilitas di dalam SATUSEHAT Platform, khususnya informasi terkait kesehatan ibu hamil. Playbook ini menjelaskan secara detail mengenai standar tahapan alur integrasi dan format pengiriman data, mulai dari:

  1. Pendaftaran Pasien

  2. Pendaftaran Kunjungan

  3. Memulai Episode Kehamilan

  4. Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri

  5. Pengiriman Data Kunjungan Kehamilan

  6. Pengiriman Data Pelayanan Kehamilan

  7. Pengiriman Data Pemeriksaan Penunjang

  8. Pengiriman Data Diagnosis

  9. Pengiriman Data Tindakan/ Prosedur Medis

  10. Pengiriman Data Tema Konseling/ Temu Wicara/ Edukasi

  11. Pengiriman Data Farmasi (Peresepan Obat, Pengkajian Resep, Pengeluaran Obat)

  12. Pengiriman Data Rencana Tindak Lanjut dan Sarana Transportasi untuk Rujuk

  13. Pengiriman Data Instruksi Tindak Lanjut

  14. Pengiriman Data Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

  15. Pengiriman Data Cara Keluar dari Rumah Sakit

  16. Pembaruan Data Kunjungan

  17. Menutup Episode Kehamilan

Resource FHIR yang digunakan pada use case ini yaitu:

  1. AllergyIntolerance

  2. Condition

  3. DiagnosticReport

  4. Encounter

  5. EpisodeOfCare

  6. Immunization

  7. ImagingStudy

  8. Medication

  9. MedicationDispense

  10. MedicationRequest

  11. Observation

  12. Patient

  13. Procedure

  14. QuestionnaireResponse

  15. ServiceRequest

  16. Specimen

Tahapan alur integrasi dan resource yang digunakan untuk ANC dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Antenatal Care
Gambar 3. Alur Integrasi Antenatal Care (ANC)

Pelaporan terkait data ANC melalui SATUSEHAT disesuaikan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, Dan Pelayanan Kesehatan Seksual. Variabel terkait pelayanan untuk Modul ANC, seperti pendaftaran pasien dan kunjungan, pemeriksaan penunjang, diagnosis, tindakan/prosedur medis, tatalaksana, rencana tindak lanjut dan sarana transportasi untuk rujuk, instruksi tindak lanjut, kondisi saat meninggalkan rumah sakit, dan cara keluar rumah sakit dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT. Adapun variabel yang diperlukan untuk Modul ANC secara khusus dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2. Informasi Variabel
No.VariabelResource FHIRPath FHIR

1

Lembar Identitas Pasien

a. Identitas Umum Pasien

1)

Nomor SATUSEHAT Pasien

Patient

Patient.identifier[i].use

Patient.identifier[i].system

Patient.identifier[i].value

2)

Nama Lengkap

Patient

Patient.name[i].text

3)

Nomor Rekam Medis

Patient

Patient.identifier[i].use

Patient.identifier[i].system

Patient.identifier[i].value

4)

Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Patient

Patient.identifier[i].use

Patient.identifier[i].system

Patient.identifier[i].value

5)

Nomor Identitas Lain (Khusus WNA): Nomor Paspor / KITAS

Patient

Patient.identifier[i].use

Patient.identifier[i].system

Patient.identifier[i].value

6)

Nama Ibu Kandung

Patient

Patient.contact.name

7)

Tempat Lahir

Patient

Patient.extension:birthPlace

8)

Tanggal Lahir

Patient

Patient.birthDate

9)

Jenis Kelamin

Patient

Patient.gender

10)

Bahasa yang Dikuasai

Patient

Patient.communication.language

11)

Alamat Lengkap

Patient

Patient.address.line

12)

Rukun Tetangga / RT

Patient

Patient.address.line

13)

Rukun Warga / RW

Patient

Patient.address.line

14)

Kelurahan / Desa

Patient

Patient.address.extension:administrativeCode.extension:village

15)

Kecamatan

Patient

Patient.address.extension:administrativeCode.extension:district

16)

Kotamadya / Kabupaten

Patient

Patient.address.extension:administrativeCode.extension:city

17)

Kode Pos

Patient

Patient.address.postalCode

18)

Provinsi

Patient

Patient.address.extension:administrativeCode.extension:province

19)

Negara

Patient

Patient.address.country

20)

Nomor Telepon Rumah / Tempat Tinggal

Patient

Patient.telecom

21)

Nomor Telepon Selular Pasien

Patient

Patient.telecom

22)

Status Pernikahan

Patient

Patient.maritalStatus

2

Memulai Episode Kehamilan saat Kunjungan Pertama kali ANC

EpisodeOfCare

EpisodeOfCare.status

EpisodeOfCare.type

EpisodeOfCare.patient

EpisodeOfCare.managingOrganization

EpisodeOfCare.period

3

Kondisi pasien, status obstetri, faktor risiko

1)

Gravida

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueInteger

2)

Partus

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueInteger

3)

Abortus

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueInteger

4)

Tanggal HPHT

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueDateTime

5)

Hari Perkiraan Lahir

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueDateTime

6)

Berat Badan Sebelum Hamil

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

7)

Tinggi Badan

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

8)

IMT sebelum hamil

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

Observation.interpretation

9)

Target Kenaikan Berat Badan

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueCodeableConcept

10)

Jarak kehamilan saat ini dengan kehamilan sebelumnya

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

11)

Status imunisasi TT (untuk T1, T2, T3, dan T4)

Immunization

Immunization.status

Immunization.vaccineCode

Immunization.occurenceDateTime

Immunization.recorded

Immunization.primarySource

Immunization.reportOrigin

Immunization.reasonCode

Immunization.protocolApplied.doseNumberPositiveInt

12)

Status Imunisasi TT (untuk T0/ belum)

Immunization

Immunization.status

Immunization.vaccineCode

Immunization.occurenceDateTime

Immunization.recorded

Immunization.primarySource

Immunization.reportOrigin

Immunization.reasonCode

4

Data Kunjungan ANC

1)

Usia Kehamilan

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

2)

Trimester ke

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueInteger

5

Hasil Pemeriksaan Ibu

1)

Berat Badan

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

2)

Lingkar Lengan Atas

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

3)

Tinggi Fundus

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

4)

Tekanan Darah Sistolik

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

5)

Tekanan Darah Diastolik

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

6)

Nadi

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

7)

Suhu

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

8)

Pernapasan

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

9)

Golongan Darah

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueCodeableConcept.coding

10)

Rhesus

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueCodeableConcept.coding

11)

Makanan Tambahan Ibu Hamil

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.linkId

11a)

Jika LILA <23,5, Apakah mendapatkan MT

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.linkId

QuestionnaireResponse.item.answer.valueBoolean

11b)

Jenis MT

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueCoding

6

Hasil Pemeriksaan Fisik Ibu

1)

Konjungtiva

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.bodySite.coding

Observation.interpretation

2)

Sklera

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.bodySite.coding

Observation.interpretation

3)

Leher

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.interpretation

4)

Gigi dan Mulut

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.interpretation

5)

THT

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.interpretation

6)

Dada (Jantung)

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.interpretation

7)

Dada (Paru)

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.interpretation

8)

Perut

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.interpretation

9)

Tungkai

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.interpretation

7

Hasil Pemeriksaan Janin

1)

Denyut Jantung Janin

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

2)

Posisi Kepala Janin terhadap PAP (Pintu Atas Panggul)

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.CodeableConcept

3)

Taksiran Berat Janin (TBJ)

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

4)

Presentasi

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.CodeableConcept

5)

Jumlah Janin

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueInteger

8

Pemantauan dan Pendampingan Lainnya

1)

Pemantauan & Pendampingan

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.linkId

a)

Terlalu Muda Usia Melahirkan di Bawah 21 Tahun

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

b)

Terlalu Rapat Jarak Kelahiran (< 2 Tahun)

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

c)

Terlalu Tua (Kehamilan di Atas 35 Tahun)

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

d)

Terlalu Sering Melahirkan (Anak > 3)

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

9

Riwayat Penyakit dan Risiko

1)

Komplikasi/ Penyulit Kehamilan

Condition

Condition.category.coding

Condition.code.coding

2)

Riwayat Penyakit Menular

Condition

Condition.category.coding

Condition.code.coding

3)

Riwayat Penyakit Keluarga

Condition

Condition.category.coding

Condition.code.coding

4)

Merokok

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueCodeableConcept.coding

5)

Konsumsi Alkohol

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueCodeableConcept.coding

10

Pemeriksaan 10 T

a)

Tes Dasar

1)

Pemeriksaan Hemoglobin

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

2)

Skrining PPIA HIV

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.CodeableConcept.coding

3)

Skrining PPIA Sifilis (RPR)

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.CodeableConcept

4)

Skrining PPIA Sifilis (VDRL)

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.CodeableConcept

5)

Skrining PPIA Hepatitis B

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.CodeableConcept

b)

Tes Lain

1)

Gula Darah Sewaktu

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

2)

Protein Urin

Observation

Observation.category.coding

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity

11

Kondisi Lainnya

1)

Lainnya

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.linkId

1a)

Apakah disabilitas

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

1b)

Apakah mengikuti kelas ibu hamil

QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

12

Tindakan USG Kehamilan

Procedure

Procedure.status

Procedure.category.coding

Procedure.code.coding

Procedure.performedPeriod

13

Edukasi

Procedure

Procedure.status

Procedure.category.coding

Procedure.code.coding

Procedure.performedPeriod

14

Pemeriksaan Penunjang

a. Jam

ServiceRequest

ServiceRequest.occurenceDateTime

b. Tanggal

ServiceRequest

ServiceRequest.occurenceDateTime

c. Status Puasa Pasien

Specimen

Specimen.collection.fastingStatus.CodeableConcept.coding

d. Laboraturium

1)

Nama Pemeriksaan

ServiceRequest

ServiceRequest.code.coding

2)

Nomor Pemeriksaan

ServiceRequest

ServiceRequest.identifier

3)

Waktu Permintaan

a)

Tanggal Permintaan

ServiceRequest

ServiceRequest.authoredOn

b)

Waktu Permintaan

ServiceRequest

ServiceRequest.authoredOn

4)

Dokter Pengirim

ServiceRequest

ServiceRequest.requester

5)

Nomor Telepon Dokter Pengirim

ServiceRequest

ServiceRequest.requester

6)

Nama Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang Mengirim Spesimen Klinis

ServiceRequest

ServiceRequest.encounter

7)

Unit Pengirim

ServiceRequest

ServiceRequest.encounter

8)

Prioritas Pemeriksaan

a)

CITO

ServiceRequest

ServiceRequest.priority

b)

Non CITO

ServiceRequest

ServiceRequest.priority

9)

Diagnosis/Masalah

ServiceRequest

ServiceRequest.reasonReference

10)

Catatan Permintaan

ServiceRequest

ServiceRequest.note

11)

Asal Sumber Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.type.coding

Specimen.type.text

12)

Lokasi Pengambilan Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.collection.bodySite.CodeableConcept.coding

13)

Jumlah Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.collection.quantity

14)

Volume Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.collection.quantity

15)

Cara / Metode Pengambilan Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.collection.method.coding

Specimen.collection.method.text

16)

Waktu Pengambilan Spesimen Klinis

a)

Tanggal Pengambilan Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.collection.collectedDateTime

b)

Jam Pengambilan Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.collection.collectedDateTime

17)

Kondisi Spesimen Klinis pada saat Pengambilan

Specimen

Specimen.condition.codeableConcept.text

18)

Waktu Fiksasi Spesimen Klinis

a)

Tanggal Fiksasi Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.receivedTime

b)

Jam Fiksasi Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.receivedTime

19)

Cairan Fiksasi

Specimen

Specimen.container.additive.CodeableConcept.coding

20)

Volume Cairan Fiksasi

Specimen

Specimen.container.capacity

21)

Nama Petugas yang Mengambil Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.collection.collector

22)

Nama Petugas yang Mengantarkan Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.extension.transportedPerson

23)

Nama Petugas yang Menerima Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.extension.receivedPerson

24)

Nama Petugas yang Menganalisis Spesimen Klinis

Observation

Observation.performer.Reference.type
type = Practitioner

25)

Waktu Pemeriksaan/Pengujian dan Pengolahan Spesimen Klinis

a)

Tanggal Pemeriksaan/Pengujian dan Pengolahan Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.processing.timeDateTime

b)

Jam Pemeriksaan/Pengujian dan Pengolahan Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.processing.timeDateTime

26)

Hasil Pemeriksaan

a)

Nilai Hasil Pemeriksaan

Observation

Observation.code.coding

Observation.category.coding

b)

Nilai Normal/Tidak Normal

Observation

Observation.valueCodeableConcept.coding

c)

Nilai Rujukan

Observation

Observation.referenceRange

d)

Nilai Kritis

Observation

Observation.referenceRange

27)

Interpretasi Hasil Pemeriksaan

Observation

Observation.interpretation.coding

28)

Nama Dokter yang Memvalidasi/Memverifikasi Hasil Pemeriksaan

Observation

Observation.performer.Reference.type
type = Practitioner

29)

Nama Dokter yang Menginterpretasi Hasil Pemeriksaan

Observation

Observation.performer.Reference.type
type = Practitioner

30)

Waktu Hasil Pemeriksaan Keluar dari Laboratorium

a)

Tanggal Hasil Pemeriksaan Keluar dari Laboratorium

Observation

Observation.effectiveDateTime

b)

Jam Hasil Pemeriksaan Keluar dari Laboratorium

Observation

Observation.effectiveDateTime

31)

Waktu Hasil Pemeriksaan Laboratorium Diterima Unit Pengirim

a)

Tanggal Hasil Pemeriksaan Laboratorium Diterima Unit Pengirim

Observation

Observation.issued

b)

Jam Hasil Pemeriksaan Laboratorium Diterima Unit Pengirim

Observation

Observation.issued

29)

Nama Fasilitas Kesehatan yang Melakukan Pemeriksaan

Observation

Observation.performer.Reference.type
type = Organization

e. Radiologi

1)

Nama Pemeriksaan Radiologi

ServiceRequest

ServiceRequest.code.coding

2)

Nomor Permintaan Radiologi

ServiceRequest

ServiceRequest.identifier

3)

Waktu Permintaan Radiologi

a)

Tanggal Permintaan Radiologi

ServiceRequest

ServiceRequest.authoredOn

b)

Jam Permintaan Radiologi

ServiceRequest

ServiceRequest.authoredOn

4)

Dokter Pengirim

ServiceRequest

ServiceRequest.requester

5)

Nomor Telepon Dokter Pengirim

ServiceRequest

ServiceRequest.requester

6)

Nama Fasilitas Kesehatan yang Mengirim Permintaan Radiologi

ServiceRequest

ServiceRequest.encounter

7)

Unit Pengirim Permintaan Radiologi

ServiceRequest

ServiceRequest.encounter

8)

Prioritas Pemeriksaan

a)

CITO

ServiceRequest

ServiceRequest.priority

b)

Non CITO

ServiceRequest

ServiceRequest.priority

9)

Diagnosis Kerja / Masalah

ServiceRequest

ServiceRequest.reasonReference

10)

Catatan Permintaan

ServiceRequest

ServiceRequest.note

11)

Status Alergi Pasien terhadap Bahan Kontras/Zat Lainnya

ServiceRequest

ServiceRequest.supportingInfo.Reference.type
type = AllergyIntolerance

AllergyIntolerance

AllergyIntolerance.code.coding

AllergyIntolerance.category.coding

12)

Status Kehamilan

ServiceRequest

ServiceRequest.supportingInfo.Reference.type
type = Observation

Observation

Observation.code.coding

Observation.category.coding

Observation.valueCodeableConcept.coding

13)

Tanggal dan Waktu Pemeriksaan Radiologi

a)

Tanggal Pemeriksaan Radiologi

ServiceRequest

ServiceRequest.occurenceDateTime

b)

Jam Pemeriksaan Radiologi

ServiceRequest

ServiceRequest.occurenceDateTime

14)

Jenis Bahan Kontras

ServiceRequest

ServiceRequest.orderDetail.CodeableConcept.coding
type = MedicationRequest

15)

Hasil Pemeriksaan

a)

Foto Hasil Pemeriksaan Radiologi

ImagingStudy

ImagingStudy.series.uid

b)

Nama Dokter yang Menginterpretasi Hasil Pemeriksaan

ImagingStudy

ImagingStudy.interpreter

c)

Interpretasi Radiologi

Observation

Observation.code.coding

Observation.category.coding

Observation.derivedFrom

Observation.valueString

16)

Identitas Pasien

ServiceRequest

ServiceRequest.contained

15

Diagnosis

a. Diagnosis Awal / Masuk

Encounter

Encounter.diagnosis.condition

Encounter.diagnosis.use

Condition

Condition.code.coding

Condition.category.coding

b. Diagnosis Akhir / Keluar

1)

Diagnosis Primer / Utama

Encounter

Encounter.diagnosis.condition

Encounter.diagnosis.use

Encounter.diagnosis.rank

Condition

Condition.code.coding

Condition.category.coding

2)

Diagnosis Sekunder / Penyerta

Encounter

Encounter.diagnosis.condition

Encounter.diagnosis.use

Encounter.diagnosis.rank

Condition

Condition.code.coding

Condition.category.coding

16

Tindakan / Prosedur Medis

Procedure

Procedure.code.coding

Procedure.category.coding

17

Peresepan Obat

a

Nama Obat

Medication

Medication.code.coding

MedicationRequest

MedicationRequest.medicationReference

b

Bentuk / Sediaan

Medication

Medication.form.coding

MedicationRequest

MedicationRequest.medicationReference

c

Jumlah Obat

MedicationRequest

MedicationRequest.dispenseRequest.quantity

d

Metode / Rute Pemberian

MedicationRequest

MedicationRequest.dosageInstruction.route

e

Dosis Obat yang Diberikan

MedicationRequest

MedicationRequest.dosageInstruction.doseAndRate.doseQuantity.value

f

Unit

MedicationRequest

MedicationRequest.dosageInstruction.doseAndRate.doseQuantity.unit

g

Frekuensi / Interval

MedicationRequest

MedicationRequest.dosageInstruction.timing

h

Aturan Tambahan

MedicationRequest

MedicationRequest.dosageInstruction.additionalInstruction.coding

MedicationRequest.dosageInstruction.additionalInstruction.text

i

Catatan Resep

MedicationRequest

MedicationRequest.dosageInstruction.additionalInstruction.coding

MedicationRequest.dosageInstruction.additionalInstruction.text

j

Dokter Penulis Resep

MedicationRequest

MedicationRequest.requester

k

Nomor Telepon Seluler Dokter Penulis Resep

MedicationRequest

MedicationRequest.requester

l

Tanggal Penulisan Resep

MedicationRequest

MedicationRequest.authoredOn

m

Jam Penulisan Resep

MedicationRequest

MedicationRequest.authoredOn

n

Status Resep

MedicationRequest

MedicationRequest.status

18

Pengeluaran Obat / Obat yang Dibawa Pulang

a

Nama Obat

Medication

Medication.code.coding

MedicationDispense

MedicationDispense.medicationReference

b

Bentuk / Sediaan

Medication

Medication.form.coding

MedicationDispense

MedicationDispense.medicationReference

c

Jumlah Obat

MedicationDispense

MedicationDispense.quantity

d

Metode / Rute Pemberian

MedicationDispense

MedicationDispense.dosageInstruction.route

e

Dosis Obat yang Diberikan

MedicationDispense

MedicationDispense.dosageInstruction.doseAndRate.doseQuantity.value

f

Unit

MedicationDispense

MedicationDispense.dosageInstruction.doseAndRate.doseQuantity.unit

g

Frekuensi / Interval

MedicationDispense

MedicationDispense.dosageInstruction.timing

h

Aturan Tambahan

MedicationDispense

MedicationDispense.dosageInstruction.additionalInstruction.coding

MedicationDispense.dosageInstruction.additionalInstruction.text

19

Rencana Tindak Lanjut

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition

ServiceRequest

ServiceRequest.code.coding

20

Instruksi untuk Tindak Lanjut

ServiceRequest

ServiceRequest.status

ServiceRequest.intent

ServiceRequest.code

ServiceRequest.subject

ServiceRequest.encounter

ServiceRequest.encounter

ServiceRequest.occurenceDateTime

ServiceRequest.performer

21

Sarana Transportasi Untuk Rujuk

ServiceRequest

ServiceRequest.locationCode

22

Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

Condition

Condition.code.coding

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition

23

Menutup Episode Kehamilan

EpisodeOfCare

EpisodeOfCare.status

EpisodeOfCare.statusHistory

EpisodeOfCare.type

EpisodeOfCare.patient

EpisodeOfCare.managingOrganization

EpisodeOfCare.period

1. Pendaftaran Pasien

Apabila melakukan pengiriman data kesehatan melalui SATUSEHAT yang memiliki elemen data terkait pasien, maka diperlukan informasi {patient-ihs-number} dari pasien yang bersangkutan. {patient-ihs-number} seorang pasien didapatkan dari Master Patient Index (MPI) Kementerian Kesehatan. MPI menyimpan data-data demografi pasien berskala nasional, mulai dari nama, tanggal lahir, alamat, identitas resmi yang diterbitkan pemerintah, dan lain lain. Setelah mendapatkan {patient-ihs-number}, ID dapat disimpan secara di masing-masing sistem internal fasyankes maupun partner non-fasyankes. {patient-ihs-number} akan mempermudah pelaporan pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan pasien, karena partner tidak diwajibkan menyertakan data diri setiap ada pengiriman data {patient-ihs-number} juga dapat digunakan untuk melihat data diri pasien secara menyeluruh.

Proses pencarian {patient-ihs-number} dari pasien dapat dilakukan melalui FHIR API dengan metode GET. Untuk metode pencarian data pasien di SATUSEHAT secara detail dapat dilihat dalam resource Patient dan terkait panduan/playbook MPI dapat dilihat dalam dokumen Master Patient Index.

2. Pendaftaran Kunjungan Pasien

Kunjungan pasien dapat didefinisikan sebagai interaksi pasien terhadap suatu layanan fasyankes. Sebagai contoh, dalam satu rangkaian rawat jalan, seluruh rangkaian dapat didefinisikan sebagai satu Encounter. Data-data kunjungan pasien yang direkam meliputi kapan pertemuan tersebut mulai dan selesai, siapa tenaga kesehatan yang melayani, siapa subjek dari pelayanannya, dan informasi pendukung lainnya.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk Encounter yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks data kunjungan:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Encounter (data pendaftaran kunjungan pasien), dapat dilihat dalam resource Encounter. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Encounter dapat dilihat dalam Postman Collection.

3. Memulai Episode Kehamilan saat Kunjungan ANC

Saat pasien berkunjung untuk mendapatkan pelayanan ANC maka diperlukan mengirimkan data resources EpisodeOfCare di setiap kunjungan. Pembuatan resource EpisodeOfCare cukup dikirimkan satu kali saja saat pertama kali melakukan kunjungan ANC. Respons balikan dari SATUSEHAT berupa UUID kemudian digunakan untuk menandai data Encounter.episodeOfCare selama pasien hamil.

Pada kunjungan ANC yang berikutnya tidak perlu membuat EpisodeOfCare yang baru, UUID EpisodeOfCare yang pertama kali dibuat dapat dicari dengan metode GET menggunakan parameter pencarian dengan patient IHS Number Patient, type EpisodeOfCare “ANC”, dan status “active” untuk mendapatkan UUID EpisodeOfCare yang kemudian digunakan untuk menandai data Encounter.episodeOfCare pada kunjungan tersebut dan kunjungan-kunjungan ANC yang berikutnya. Selain ketiga parameter pencarian tersebut, parameter organization IHS Number Organization juga dapat digunakan apabila hanya ingin melihat EpisodeOfCare di faskes yang dikunjungi. Namun, apabila ingin melihat seluruh EpisodeOfCare yang sedang dijalani oleh pasien maka tidak perlu menambahkan parameter organization.

Contoh pencarian UUID EpisodeOfCare dapat dilihat dalam Postman Collection.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk EpisodeOfCare yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Pada saat pembuatan pembuatan baru EpisodeOfCare, maka EpisodeOfCare.period.start diisikan dengan nilai yang sama persis dengan tanggal HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) jika tersedia. Untuk pengisian EpisodeOfCare.period.end dilakukan saat menandai EpisodeOfCare.status sebagai finished dan harus diisikan dengan tanggal persalinan ibu.

4. Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri

Data terkait status obstetri seperti Gravida, Partus, Abortus, BB Sebelum Hamil, Tinggi Badan, IMT Sebelum Hamil, dan Target Kenaikan Berat Badan dapat dikirimkan menggunakan resource Observation.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk Observation yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Observation, dan contoh pengiriman data atau payload dari data tanda vital dapat dilihat dalam Postman Collection pada Petunjuk Teknis SATUSEHAT (Juknis SATSET).

Pemetaan Nilai

Variabel terkait status imunisasi tetanus dari ibu hamil dapat dikirimkan melalui resource Immunization.

Berikut pemetaan nilai untuk Immunization yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks pengiriman data status imunisasi tetanus:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.
Kategori Imunisasi
Gambar 4. Kategori Imunisasi Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi

Daftar Variabel dan Terminologi Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri

Daftar variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data kondisi pasien atau status obstetri melalui resource Observation adalah sebagai berikut:

Tabel 3. Informasi Variabel
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Gravida

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

survey

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Survey

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11996-6

Observation.code[0].coding[0].display[0]

[#] Pregnancies

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B6.DE24

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Number of pregnancies (gravida)

Observation.valueInteger[0]

(Tipe data Integer)

2. Partus

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

survey

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Survey

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11977-6

Observation.code[0].coding[0].display[0]

[#] Parity

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B6.DE32

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Parity

Observation.valueInteger[0]

(Tipe data Integer)

3. Abortus

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

survey

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Survey

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

69043-8

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Other pregnancy outcomes #

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B6.DE25

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Number of miscarriages and/or abortions

Observation.valueInteger[0]

(Tipe data Integer)

4. Tanggal HPHT

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

survey

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Survey

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

8665-2

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Last menstrual period start date

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B6.DE14

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Last menstrual period (LMP) date

Observation.valueDateTime[0]

(Tipe data DateTime)

5. Hari Perkiraan Lahir (HPL)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

survey

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Survey

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11778-8

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Delivery date Estimated

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B6.DE22

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Expected date of delivery (EDD)

Observation.valueDateTime[0]

(Tipe data DateTime)

6. Berat Badan Sebelum Hamil

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

survey

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Survey

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

56077-1

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Body weight --pre current pregnancy

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE2

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pre-gestational weight

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

kg

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

kg

7. Tinggi Badan

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

vital-signs

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Vital Signs

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

8302-2

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Body height

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE1

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Height

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

cm

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

cm

8. IMT Sebelum Hamil

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Observation.code[0].coding[0].code[0]

OC000010

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Indeks Massa Tubuh Sebelum Hamil

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE58

Observation.code[0].coding[1].display[0]

IMT Sebelum Hamil

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

kg/m2

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

kg/m2

Observation.interpretation[0].coding[0]

Lihat ke Lampiran 8

9. Target Kenaikan BB

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Observation.code[0].coding[0].code[0]

OC000011

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Target Kenaikan Berat Badan

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE10

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Expected weight gain

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Observation.valueCodeableConcept.coding[0].code[0]

OV000008

OV000009

OV000010

OV000011

Observation.valueCodeableConcept.coding[0].display[0]

5–9 kg

7–11.5 kg

11.5–16 kg

12.5–18 kg

Keterangan

Untuk IMT sebelum hamil ≥ 30 (Obesitas)

Untuk IMT sebelum hamil 25.0-29.9 (Gemuk)

Untuk IMT sebelum hamil 18.5-24.9 (Normal)

Untuk IMT sebelum hamil <18.5 (Kurus)

10. Jarak kehamilan saat ini dengan kehamilan sebelumnya

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

survey

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Survey

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Observation.code[0].coding[0].code[0]

OC000001

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Jarak kehamilan

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE53

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Jarak kehamilan

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

mo

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

mo

Variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data status imunisasi tetanus untuk T1, T2, T3, T4, dan T5 melalui resource Immunization adalah sebagai berikut:

Tabel 4. Informasi Variabel
Resource Immunization

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

11.Riwayat Status Imunisasi TT (Untuk T1, T2, T3, T4, T5)

Immunization.status[0]

completed

not-done

Immunization.vaccineCode[0].coding[0].system[0]

http://sys-ids.kemkes.go.id/kfa

Immunization.vaccineCode[0].coding[0].code[0]

VG139

Immunization.vaccineCode[0].coding[0].display[0]

Td

Immunization.occurenceDateTime[0]

Tipe data DateTime

Immunization.recorded[0]

Tipe data DateTime

Immunization.primarySource[0]

false

Immunization.reportOrigin[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/immunization-origin

Immunization.reportOrigin[0].coding[0].code[0]

recall

record

Immunization.reportOrigin[0].coding[0].display[0]

Parent/Guardian/Patient Recall

Written Record

Immunization.reasonCode[0].coding[0].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/immunization-reason

Immunization.reasonCode[0].coding[0].code[0]

IM-WUS

Immunization.reasonCode[0].coding[0].display[0]

Imunisasi Program Rutin Lanjutan Wanita Usia Subur

Immunization.protocolApplied[0].doseNumberPositiveInt[0]

1

2

3

4

5

Keterangan Immunization.protocolApplied[0].doseNumberPositiveInt[0]

Untuk T1

Untuk T2

Untuk T3

Untuk T4

Untuk T5

Variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data status imunisasi tetanus untuk T0/belum pernah melalui resource Immunization adalah sebagai berikut:

Tabel 5. Informasi Variabel
Resource Immunization

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

12. Riwayat Status Imunisasi TT (Untuk T0/Belum Pernah)

Immunization.status[0]

not-done

Immunization.vaccineCode.coding[0].system[0]

http://sys-ids.kemkes.go.id/kfa

Immunization.vaccineCode.coding[0].code[0]

VG139

Immunization.vaccineCode.coding[0].display[0]

Td

Immunization.occurenceString[0]

Tipe data String

Immunization.primarySource[0]

false

Immunization.reportOrigin[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/immunization-origin

Immunization.reportOrigin[0].coding[0].code[0]

recall

Immunization.reportOrigin[0].coding[0].display[0]

Parent/Guardian/Patient Recall

Immunization.reasonCode[0].coding[0].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/immunization-reason

Immunization.reasonCode[0].coding[0].code[0]

IM-WUS

Immunization.reasonCode[0].coding[0].display[0]

Imunisasi Program Rutin Lanjutan Wanita Usia Subur

Variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data pemberian status imunisasi tetanus untuk T1, T2, T3, T4, dan T5 melalui resource Immunization adalah sebagai berikut:

Tabel 6. Informasi Variabel
Resource Immunization

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

13. Pemberian Imunisasi TT (Untuk T1, T2, T3, T4, T5)

Immunization.status[0]

completed

Immunization.vaccineCode[0]

(Lihat lampiran 4)

Immunization.occurenceDateTime[0]

Tipe data DateTime

Immunization.recorded[0]

Tipe data DateTime

Immunization.primarySource[0]

true

Immunization.reasonCode[0].coding[0].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/immunization-reason

Immunization.reasonCode[0].coding[0].code[0]

IM-WUS

Immunization.reasonCode[0].coding[0].display[0]

Imunisasi Program Rutin Lanjutan Wanita Usia Subur

Immunization.protocolApplied[0].doseNumberPositiveInt[0]

1

2

3

4

5

Keterangan Immunization.protocolApplied[0].doseNumberPositiveInt[0]

Untuk T1

Untuk T2

Untuk T3

Untuk T4

Untuk T5

5. Pengiriman Data Kunjungan Kehamilan

Data terkait kunjungan kehamilan yaitu trimester dan usia kehamilan, dapat dikirimkan melalui resource Observation. Format pengiriman data dari resource Observation secara lengkap dapat dilihat dalam sub bab 4. Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri.

Daftar Variabel dan Terminologi Data Kunjungan Kehamilan

Variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data usia kehamilan dan trimester melalui resource Observation adalah sebagai berikut:

Tabel 7. Informasi Variabel
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Usia Kehamilan

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

survey

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Survey

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

18185-9

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Gestational age

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B6.DE17

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Gestational age

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

wk

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

wk

2. Trimester ke-

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

survey

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Survey

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

32418-6

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Obstetric trimester Stated

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE13

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Trimester ke

Observation.valueInteger[0]

(Tipe data Integer)

6. Pengiriman Data Pelayanan Kehamilan

Pemeriksaan Ibu

Data terkait Pemeriksaan Ibu dapat dikirimkan melalui resource Observation dan QuestionnaireResponse. Format pengiriman data dari resource Observation secara lengkap dapat dilihat dalam sub bab 4. Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk QuestionnaireResponse yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks pengiriman data pelayanan kehamilan pemeriksaan Ibu:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Khusus untuk variabel Tenaga Pemeriksa, fasyankes tidak perlu melakukan POST data terkait tenaga pemeriksa. Melainkan melakukan referensi ke data yang tersimpan di resource Practitioner dengan menggunakan Practitioner ID yang tersedia di dalam Master Nakes Index. Tahapan untuk mendapatkan Practitioner ID dapat dilihat dalam bab 5. Nomor SATUSEHAT untuk tenaga kesehatan.

Daftar Variabel dan Terminologi Data Pemeriksaan Ibu

Berikut adalah daftar variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data pemeriksaan ibu melalui resource Observation.

Tabel 8. Informasi Variabel
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Berat Badan

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

vital-signs

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Vital Signs

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

29463-7

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Body weight

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE3

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Current weight

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

kg

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

kg

2. Lingkar Lengan Atas

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.code[0].coding[0].code[0]

284473002

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Mid upper arm circumference

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE3

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Lingkar Lengan Atas (LILA)

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

cm

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

cm

Observation.interpretation.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation.coding.code

OI000018

OI000035

N

Observation.interpretation.coding.display

Kurang Energi Kronis (KEK)

Risiko Kurang Energi Kronis (KEK)

Normal

Keterangan

LiLA <23 cm

LiLA 23 - <23,5 cm

LiLA ≥ 23,5 cm

3. Tinggi Fundus

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11881-0

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Uterus Fundal height Tape measure

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE105

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Symphysis-fundal height (SFH)

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

cm

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

cm

4. Tekanan Darah Sistolik

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

vital-signs

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Vital Signs

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

8480-6

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Systolic blood pressure

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE17

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Systolic blood pressure

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

mm[Hg]

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

mm[Hg]

5. Tekanan Darah Diastolik

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

vital-signs

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Vital Signs

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

8462-4

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Diastolic blood pressure

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE19

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Diastolic blood pressure

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

mm[Hg]

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

mm[Hg]

6. Nadi

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

vital-signs

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Vital Signs

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

8867-4

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Heart rate

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE36

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pulse rate

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

beats/minute

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

/min

7. Suhu

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

vital-signs

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Vital Signs

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

8310-5

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Body temperature

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE34

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Body temperature

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

C

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

Cel

8. Pernapasan

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

vital-signs

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Vital Signs

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

9279-1

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Respiratory rate

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE2

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pernapasan

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

breaths/min

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

/min

9. Golongan Darah

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

laboratory

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Laboratory

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

883-9

Observation.code[0].coding[0].display[0]

ABO group [Type] in Blood

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B9.DE24

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Blood type

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].code[0]

LA19710-5

LA19709-7

LA19708-9

LA28449-9

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].display[0]

Group A

Group B

Group O

Group AB

10. Rhesus

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

laboratory

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Laboratory

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

10331-7

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Rh [Type] in Blood

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B9.DE29

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Rh factor

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].code[0]

LA6576-8

LA6577-6

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].display[0]

Positive

Negative

  1. Makanan Tambahan Ibu Hamil
    Variabel dan terminologi yang digunakan untuk mengirimkan data terkait pemberian Makanan Tambahan (MT) melalui resource QuestionnaireResponse adalah sebagai berikut:

Tabel 9. Informasi Variabel
Resource QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.questionnaire

https://fhir.kemkes.go.id/Questionnaire/Q0002

1. Makanan Tambahan Ibu Hamil

QuestionnaireResponse.item.linkId

1

QuestionnaireResponse.item.text

Makanan Tambahan Ibu Hamil

1.1. Jika LILA <23,5, Apakah mendapatkan MT

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

1.1

QuestionnaireResponse.item.item.text

Jika LILA <23,5, Apakah mendapatkan MT

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

(Tipe data boolean)

1.2. Jenis MT

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

1.2

QuestionnaireResponse.item.item.text

Jenis MT

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueCoding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueCoding.code

FO000001

FO000002

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueCoding.display

MT Lokal

MT Pabrikan

Pilihan Jawaban yang divisualisasikan

MT Lokal

MT Pabrikan

Pemeriksaan Fisik Ibu

Data terkait Pemeriksaan Fisik Ibu dapat dikirimkan melalui resource Observation. Format pengiriman data dari resource Observation secara lengkap dapat dilihat dalam sub bab Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri.

Daftar Variabel dan Terminologi Data Pemeriksaan Fisik Ibu

Berikut adalah daftar variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data pemeriksaan fisik untuk Ibu hamil melalui resource Observation:

Tabel 10. Informasi Variabel
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Konjungtiva

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

10197-2

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Physical findings of Eye Narrative

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE26

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pemeriksaan Fisik Konjungtiva

Observation.bodySite.coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.bodySite.coding[0].code[0]

29445007

Observation.bodySite.coding[0].display[0]

Conjunctival structure

Observation.interpretation[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation[0].coding[0].code[0]

N

A

Observation.interpretation[0].coding[0].display[0]

Normal

Abnormal

Pilihan Jawaban yang divisualisasikan

Normal

Tidak Normal

2. Sklera

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

10197-2

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Physical findings of Eye Narrative

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE27

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pemeriksaan Fisik Sklera

Observation.bodySite.coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.bodySite.coding[0].code[0]

18619003

Observation.bodySite.coding[0].display[0]

Scleral structure

Observation.interpretation[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation[0].coding[0].code[0]

N

A

Observation.interpretation[0].coding[0].display[0]

Normal

Abnormal

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

Normal

Tidak Normal

3. Leher

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11411-6

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Physical findings of Neck Narrative

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE28

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pemeriksaan Fisik Leher

Observation.interpretation[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation[0].coding[0].code[0]

N

A

Observation.interpretation[0].coding[0].display[0]

Normal

Abnormal

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

Normal

Tidak Normal

4. Gigi dan Mulut

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.code[0].coding[0].code[0]

423066003

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Finding of mouth region

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE29

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pemeriksaan Fisik Area Mulut

Observation.interpretation[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation[0].coding[0].code[0]

N

A

Observation.interpretation[0].coding[0].display[0]

Normal

Abnormal

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

Normal

Tidak Normal

5. THT

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.code[0].coding[0].code[0]

297268004

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Ear, nose and throat finding

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE30

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pemeriksaan Fisik Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT)

Observation.interpretation[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation[0].coding[0].code[0]

N

A

Observation.interpretation[0].coding[0].display[0]

Normal

Abnormal

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

Normal

Tidak Normal

6. Dada (Jantung)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

10200-4

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Physical findings of Heart Narrative

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE31

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pemeriksaan Fisik Dada (Auskultasi Jantung)

Observation.interpretation[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation[0].coding[0].code[0]

N

A

Observation.interpretation[0].coding[0].display[0]

Normal

Abnormal

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

Normal

Tidak Normal

7. Dada (Paru)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.code[0].coding[0].code[0]

301230006

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Lung finding

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE32

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pemeriksaan Fisik Dada (Auskultasi Paru)

Observation.interpretation[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation[0].coding[0].code[0]

N

A

Observation.interpretation[0].coding[0].display[0]

Normal

Abnormal

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

Normal

Tidak Normal

8. Perut

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

10191-5

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Physical findings of Abdomen Narrative

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE33

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pemeriksaan Fisik Perut

Observation.interpretation[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation[0].coding[0].code[0]

N

A

Observation.interpretation[0].coding[0].display[0]

Normal

Abnormal

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

Normal

Tidak Normal

9. Tungkai

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.code[0].coding[0].code[0]

116312005

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Finding of lower limb

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE34

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Pemeriksaan Fisik Tungkai

Observation.interpretation[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-ObservationInterpretation

Observation.interpretation[0].coding[0].code[0]

N

A

Observation.interpretation[0].coding[0].display[0]

Normal

Abnormal

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

Normal

Tidak Normal

Pemeriksaan Janin

Data terkait Pemeriksaan Janin dapat dikirimkan melalui resource Observation. Format pengiriman data dari resource Observation secara lengkap dapat dilihat dalam bab 4.4.3 Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri.

Daftar Variabel dan Terminologi Data Pemeriksaan Janin

Berikut adalah daftar variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data pemeriksaan janin melalui resource Observation:

Tabel 11. Informasi Variabel
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Denyut Jantung Janin

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

55283-6

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Fetal Heart rate

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE107

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Fetal heart rate

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

{beats}/min

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

{beats}/min

2. Kepala Terhadap PAP

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.code[0].coding[0].code[0]

249111004

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Engagement of head

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE46

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Kepala Terhadap PAP

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].code[0]

249112006

62098001

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].display[0]

Head engaged

Head not engaged

Keterangan

Masuk panggul

Belum masuk panggul

3. Taksiran Berat Janin

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

89087-1

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Fetal Body weight Estimated

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE1

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Taksiran Berat Janin (TBJ)

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

g

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

g

4. Presentasi

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

72155-5

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Position in womb Fetus [RHEA]

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE111

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Fetal presentation

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].code[0]

1209182005

6096002

288203005

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].display[0]

Cephalic fetal presentation

Breech presentation

Transverse/oblique lie

Keterangan

Presentasi Kepala

Presentasi Bokong

Letak Lintang

5. Jumlah Janin

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.code[0].coding[0].code[0]

246435002

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Number of fetuses

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B8.DE109

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Number of fetuses

Observation.valueInteger[0]

(Tipe data Integer)

Pemeriksaan USG

Data terkait hasil atau parameter pemeriksaan USG dapat dikirimkan melalui Observation. Format pengiriman data dari resource Observation secara lengkap dapat dilihat dalam bab 4.4.3 Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri.

Daftar Variabel dan Terminologi Data Pemeriksaan USG

Berikut adalah daftar variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data pemeriksaan USG melalui resource Observation:

Tabel 12. Informasi Variabel
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Gestational Sac (GS) Diameter

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11850-5

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Gestational sac Mean diameter US

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE36

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Gestational sac (GS) USG

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

cm

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

cm

2. Crown Rump Length (CRL)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11957-8

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Fetal Crown Rump length US

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE37

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Fetal Crown Rump Length (CRL) USG

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

cm

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

cm

3. Denyut Jantung Janin (DJJ)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11948-7

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Fetal Heart rate US

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE38

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Denyut Jantung Janin (DJJ) USG

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

{beats}/min

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

{beats}/min

4. Usia Kehamilan (USG)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11888-5

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Gestational age US composite estimate

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B6.DE20

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Ultrasound

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

wk

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

wk

5. Hari Perkiraan Lahir (USG)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11781-2

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Delivery date US composite estimate

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE40

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Hari Perkiraan Lahir (HPL) USG

Observation.valueDateTime[0]

(Tipe data DateTime)

6. Letak Janin

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.code[0].coding[0].code[0]

271692001

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Presentation of fetus

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE41

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Letak Janin USG

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].code[0]

398236008

298109001

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].display[0]

Intrauterine

Ectopic

Keterangan

Intrauteri

Ekstrauteri

7. Biparietal Diameter (BPD)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11820-8

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Fetal Head Diameter.biparietal US

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE59

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Biparietal Diameter (BPD) USG

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

cm

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

cm

8. Head Circumference (HC)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11984-2

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Fetal Head Circumference US

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE42

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Head Circumference (HC) USG

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

cm

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

cm

9. Abdominal Circumference (AC)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11979-2

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Fetal Abdomen Circumference US

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE43

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Abdominal Circumference (AC) USG

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

cm

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

cm

10. Femur Length (FL)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11963-6

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Fetal Femur diaphysis [Length] US

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE44

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Femur Length (FL) USG

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

cm

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

cm

11. Berat Janin (USG)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

imaging

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Imaging

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

11727-5

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Fetal Body weight estimated by US

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE45

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Berat janin USG

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

g

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

g

Pemeriksaan 10T

Data terkait hasil atau parameter pemeriksaan 10T dapat dikirimkan melalui Observation. Format pengiriman data dari resource Observation secara lengkap dapat dilihat dalam sub bab 4. Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri.

Daftar Variabel dan Terminologi Data Pemeriksaan 10T

Berikut adalah daftar variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data pemeriksaan 10T melalui resource Observation.

Tabel 13. Informasi Variabel
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Pemeriksaan Hemoglobin

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

laboratory

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Laboratory

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

718-7

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Hemoglobin [Mass/volume] in Blood

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B9.DE175

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Blood hemoglobin test conducted

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

g/dL

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

g/dL

2. Skrining PPIA HIV

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

laboratory

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Laboratory

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

68961-2

Observation.code[0].coding[0].display[0]

HIV 1 Ab [Presence] in Serum, Plasma or Blood by Rapid immunoassay

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B9.DE32

Observation.code[0].coding[1].display[0]

HIV test

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

11214006

131194007

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

Reactive

Non-Reactive

3. Skrining PPIA Sifilis (RPR)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

laboratory

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Laboratory

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

20508-8

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Reagin Ab [Units/volume] in Serum or Plasma by RPR

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B9.DE96

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Syphilis test conducted

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

11214006

131194007

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

Reactive

Non-Reactive

4. Skrining PPIA Sifilis (VDRL)

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

laboratory

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Laboratory

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

14904-7

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Reagin Ab [Presence] in Specimen by VDRL

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B9.DE96

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Syphilis test conducted

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

11214006

131194007

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

Reactive

Non-Reactive

5. Skrining PPIA Hepatitis B

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

laboratory

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Laboratory

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

75410-1

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Hepatitis B virus surface Ag [Presence] in Serum, Plasma or Blood by Rapid immunoassay

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B9.DE60

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Hepatitis B test conducted

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

11214006

131194007

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

Reactive

Non-Reactive

6. Pemeriksaan Gula Darah

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

laboratory

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Laboratory

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

74774-1

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Glucose [Mass/volume] in Serum, Plasma or Blood

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B9.DE159

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Blood glucose test conducted

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

mg/dL

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

mg/dL

7. Pemeriksaan Protein Urin

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

laboratory

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Laboratory

Observation.code[0].coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code[0].coding[0].code[0]

5804-0

Observation.code[0].coding[0].display[0]

Protein [mass/volume] in urine by test strip

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://fhir.org/guides/who/anc-cds/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.B9.DE114

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Urine test conducted

Observation.valueQuantity[0].value[0]

(Tipe data Decimal)

Observation.valueQuantity[0].unit[0]

mg/dL

Observation.valueQuantity[0].system[0]

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity[0].code[0]

mg/dL

Pemantauan dan Pendampingan

Pengiriman data pemantauan dan pendampingan dapat dikirimkan melalui resource QuestionnaireResponse. Untuk format dan penjelasan setiap elemen QuestionnaireResponse dapat dilihat dalam bab 6.1. Pemeriksaan Ibu.

Daftar pertanyaan dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data pemantauan dan pendampingan melalui resource QuestionnaireResponse yaitu:

Tabel 14. Informasi Variabel
Resource QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.questionnaire

https://fhir.kemkes.go.id/Questionnaire/Q0002

2. Pemantauan & Pendampingan

QuestionnaireResponse.item.linkId

2

QuestionnaireResponse.item.text

Pemantauan & Pendampingan

2.1 Terlalu muda usia melahirkan di bawah 21 tahun

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

2.1

QuestionnaireResponse.item.item.text

Terlalu muda usia melahirkan di bawah 20 tahun

QuestionnaireResponse.item.answer.valueBoolean

(Tipe data Boolean)

2.2 Terlalu rapat jarak kelahiran (<2 tahun)

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

2.2

QuestionnaireResponse.item.item.text

Terlalu rapat jarak kelahiran (<2 tahun)

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

(Tipe data Boolean)

2.3 Terlalu tua (kehamilan di atas 35 tahun)

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

2.3

QuestionnaireResponse.item.item.text

Terlalu tua (kehamilan di atas 35 tahun)

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

(Tipe data Boolean)

2.4 Terlalu sering melahirkan (anak>3)

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

2.4

QuestionnaireResponse.item.item.text

Terlalu sering melahirkan (anak>3)

QuestionnaireResponse.item.item.answer.valueBoolean

(Tipe data Boolean)

Riwayat Penyakit & Risiko

Komplikasi/Penyulit Kehamilan

Data komplikasi/penyulit kehamilan dikirimkan melalui resource Condition.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk Condition yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks data terkait komplikasi/penyulit kehamilan:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Condition, dan contoh pengiriman data atau payload dapat dilihat dalam Postman Collection pada Petunjuk Teknis SATUSEHAT (Juknis SATSET).

Tabel 15. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Condition

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Komplikasi/Penyulit Kehamilan

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-clinical

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

http://hl7.org/fhir/sid/icd-10

Condition.code.coding.code

ICD-10 Code

Condition.code.coding.display

ICD-10 Description

Riwayat Penyakit Menular

Data riwayat penyakit menular maupun tidak menular dikirimkan melalui resource Condition. Format pengiriman data melalui resource Condition secara lengkap dapat dilihat dalam Bab 6.7.1. Komplikasi/Penyulit Kehamilan.

Format pengiriman data yang spesifik terkait riwayat penyakit menular dapat dilihat sebagai berikut:

Tabel 16. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Condition

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Riwayat Penyakit Menular

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.code.coding.code

SNOMED-CT Code

Ruang lingkup kode SNOMED CT yang dapat dipakai:
Riwayat Pribadi → Expression Constraint Language (ECL) Query: < 417662000 | History of clinical finding in subject (situation) | OR < 443508001 | No history of clinical finding in subject (situation) |

(Untuk Kode Lengkapnya dapat dilihat di Dokumen Lampiran Standar Terminologi SATUSEHAT)

Condition.code.coding.display

SNOMED-CT Description

Riwayat Penyakit Keluarga

Data riwayat penyakit keluarga dikirimkan melalui resource Condition. Format pengiriman data melalui resource Condition secara lengkap dapat dilihat dalam bab 6.7.1. Komplikasi/Penyulit Kehamilan.

Format pengiriman data yang spesifik terkait riwayat penyakit keluarga dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 17. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Condition

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Riwayat Penyakit Keluarga

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.code.coding.code

SNOMED-CT Code

Ruang lingkup kode SNOMED CT yang dapat dipakai:
Riwayat Keluarga → Expression Constraint Language (ECL) Query: < 416471007 | Family history of clinical finding (situation) | OR < 160266009 | No family history of clinical finding (situation) |

(Untuk Kode Lengkapnya dapat dilihat di Dokumen Lampiran Standar Terminologi SATUSEHAT)

Condition.code.coding.display

SNOMED-CT Description

Merokok

Data terkait Merokok dapat dikirimkan melalui resource Observation. Format pengiriman data dari resource Observation secara lengkap dapat dilihat dalam bab 4.4.3 Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Berikut adalah daftar variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data merokok melalui resource Observation:

Tabel 18. Informasi Variabel
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Merokok

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

social-history

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Social History

Observation.code.coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code.coding[0].code[0]

72166-2

Observation.code.coding[0].display[0]

Tobacco smoking status

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].code[0]

77176002

43381005

8392000

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].display[0]

Smoker

Passive smoker

Non-smoker

Pilihan Jawaban yang divisualisasikan

Ya

Pasif

Tidak

Konsumsi Alkohol

Data terkait konsumsi alkohol dapat dikirimkan melalui resource Observation. Format pengiriman data dari resource Observation secara lengkap dapat dilihat dalam bab 4.4.3 Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri.

Berikut adalah daftar variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data konsumsi alkohol melalui resource Observation:

Tabel 19. Informasi Variabel
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Konsumsi Alkohol

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

social-history

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Social History

Observation.code.coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code.coding[0].code[0]

11331-6

Observation.code.coding[0].display[0]

History of Alcohol use

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].system[0]

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].code[0]

219006

105542008

Observation.valueCodeableConcept[0].coding[0].display[0]

Current drinker

Non - drinker

Pilihan Jawaban yang divisualisasikan

Ya

Tidak

Lainnya

Pengiriman data Lainnya dapat dikirimkan melalui resource QuestionnaireResponse. Untuk format dan penjelasan setiap elemen QuestionnaireResponse dapat dilihat dalam bab 4.4.5.1. Pemeriksaan Ibu. Daftar pertanyaan dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data Lainnya melalui resource QuestionnaireResponse yaitu:

Tabel 20. Informasi Variabel
Resource QuestionnaireResponse

QuestionnaireResponse.questionnaire

https://fhir.kemkes.go.id/Questionnaire/Q0002

3. Lainnya

QuestionnaireResponse.item.linkId

3

QuestionnaireResponse.item.text

Lainnya

3.1 Apakah disabilitas?

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

3.1

QuestionnaireResponse.item.item.text

Apakah disabilitas?

QuestionnaireResponse.item.item.valueBoolean

(Tipe data Boolean)

3.2 Apakah mengikuti kelas ibu hamil?

QuestionnaireResponse.item.item.linkId

3.2

QuestionnaireResponse.item.item.text

Apakah mengikuti kelas ibu hamil?

QuestionnaireResponse.item.item.valueBoolean

(Tipe data Boolean)

7. Pengiriman Data Tindakan/Prosedur Medis

Pengiriman data tindakan/prosedur medis yang dilakukan terhadap seorang pasien baik tindakan diagnostik maupun tindakan terapetik dapat dikirimkan melalui resource Procedure. Tindakan yang dilaporkan dapat berupa tindakan non-invasif (konsultasi, edukasi) maupun invasif (contoh operasi). Standar kode tindakan/prosedur medis yang dikirimkan ke SATUSEHAT menggunakan kode ICD-9 CM.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk Procedure yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Procedure (data tindakan/prosedur medis), dapat dilihat dalam resource Procedure. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Procedure dapat dilihat dalam Postman Collection.

8. Pengiriman Data Tema Konseling/Temu Wicara/Edukasi

Data terkait edukasi yang diberikan kepada pasien dikirimkan menggunakan resource Procedure.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Procedure dapat dilihat dalam Bab 7. Pengiriman Data Tindakan/Prosedur Medis. Setiap payload yang dikirimkan mewakili 1 prosedur atau edukasi yang diberikan kepada pasien. Sehingga apabila dilakukan 2 edukasi, maka dikirimkan 2 payload resources Procedure sesuai dengan kode edukasinya.

Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam data edukasi melalui resource Procedure dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 21. Informasi Variabel
Resource Procedure

Procedure.code.coding.system

Procedure.code.coding.code

Procedure.code.coding.display

http://snomed.info/sct

61310001

Nutrition education

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

ED000008

Edukasi Tanda Bahaya Kehamilan, Bersalin dan Nifas

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

ED000009

Edukasi IMD dan ASI Eksklusif

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

ED000010

Edukasi PHBS

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

ED000011

Edukasi KB pasca salin

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

ED000012

Edukasi lainnya

Khusus untuk pilihan jawaban “Tidak diberikan konseling”, maka terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman datanya adalah sebagai berikut:

Tabel 22. Informasi Variabel
Resource Procedure

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Tema Konseling/Temu Wicara/Edukasi (Tidak diberikan konseling)

Procedure.status

not-done

Procedure.code.coding[0].system

http://snomed.info/sct

Procedure.code.coding[0].code

409073007

Procedure.code.coding[0].display

Education

9. Skema Pengiriman Data Terkait Pemeriksaan Penunjang

Pengiriman data terkait pemeriksaan penunjang memiliki 2 skema, yaitu:

  1. Pemeriksaan Penunjang Tunggal

    1. Data yang perlu dikirimkan, yaitu:

      1. 1 data permintaan (ServiceRequest)

      2. 1 data spesimen (Specimen)

      3. 1 data hasil pemeriksaan (Observation)

      4. 1 data laporan pemeriksaan (DiagnosticReport)

Pemeriksaan Penunjang Tunggal
Gambar 5. Skema Pemeriksaan Penunjang Tunggal
  1. Pemeriksaan Penunjang Panel/Paket

    1. Contoh kasus: Seorang dokter melakukan permintaan pemeriksaan panel elektrolit darah yang terdiri dari 3 parameter yaitu natrium, kalium, dan klorida darah. Maka, data yang perlu dikirimkan yaitu:

      1. 1 data permintaan (ServiceRequest) dengan kode LOINC untuk panel elektrolit darah

      2. 1 data spesimen (Specimen)

      3. 3 data hasil pemeriksaan (Observation) terdiri dari kode LOINC untuk natrium darah, kalium darah, klorida darah

      4. 1 data laporan pemeriksaan (DiagnosticReport) dengan kode LOINC untuk panel elektrolit darah. 3 data hasil pemeriksaan (Observation) akan di referensi dalam data DiagnosticReport.

Pemeriksaan Penunjang Panel
Gambar 6. Skema Pemeriksaan Penunjang Panel

10. Pengiriman Data Permintaan Pemeriksaan Penunjang Laboratorium

Sebelum melakukan pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, diperlukan langkah permintaan pemeriksaan penunjang. Pengiriman data terkait permintaan pemeriksaan penunjang dapat dilakukan menggunakan resource ServiceRequest. Data permintaan pemeriksaan penunjang laboratorium yang dapat dikirimkan antara lain nama pemeriksaan, pasien terkait, kunjungan terkait, tanggal permintaan akan dilakukan, tanggal permintaan dibuat, dan tenaga kesehatan yang melakukan permintaan.

Kode LOINC atau kode Pemeriksaan Penunjang Nasional digunakan pada elemen ServiceRequest.code untuk merepresentasikan nama pemeriksaan yang diminta. Referensi pemetaan pemeriksaan laboratorium dengan kode LOINC dapat dilihat melalui kode LOINC. Gunakan parameter pemeriksaan dengan kategori “Permintaan” atau “Permintaan & Hasil” pada file Terminologi Laboratorium ketika mengirimkan data melalui resource ServiceRequest.

Satu payload atau satu record dari resource ServiceRequest hanya dapat digunakan untuk 1 kode/permintaan parameter laboratorium. Sehingga, apabila dilakukan permintaan 2 parameter laboratorium, sebagai contoh panel elektrolit dan hemoglobin, maka perlu mengirimkan 2 payload di mana 1 payload berisi 1 kode panel elektrolit dan 1 payload berisi kode parameter hemoglobin.

Berikut pemetaan nilai untuk ServiceRequest yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks jenis perawatan:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource ServiceRequest, dan contoh pengiriman data atau payload dari data permintaan pemeriksaan penunjang laboratorium dapat dilihat dalam Postman Collection pada Petunjuk Teknis SATUSEHAT (Juknis SATSET).

11. Pengiriman Data Spesimen

Pengiriman data spesimen yang digunakan pada pemeriksaan laboratorium dapat dikirimkan menggunakan resource Specimen. Data spesimen yang dapat dikirimkan antara lain jenis spesimen, waktu pengambilan spesimen, metode pengambilan spesimen, pasien terkait, kunjungan terkait, waktu spesimen diterima, tenaga kesehatan yang melakukan pengambilan sampel, permintaan terkait.

Satu payload atau satu record dari resource Specimen hanya dapat digunakan untuk 1 kode jenis spesimen. Sehingga, apabila diambil 2 jenis spesimen, sebagai contoh spesimen darah dan urin, maka perlu mengirimkan 2 payload di mana 1 payload berisi 1 kode spesimen darah dan 1 payload berisi kode spesimen urin.

Berikut pemetaan nilai untuk Specimen yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks Pengiriman Data Spesimen:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Specimen (data permintaan spesimen), dapat dilihat dalam resource Specimen. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Specimen dapat dilihat dalam Postman Collection.

12. Pengiriman Data Hasil Pemeriksaan Penunjang Laboratorium

Hasil pemeriksaan penunjang dapat dikirimkan menggunakan resource Observation. Berikut adalah ketentuan pengisian data hasil pemeriksaan laboratorium melalui resource Observation:

  1. Kode LOINC atau kode Pemeriksaan Penunjang Nasional digunakan pada elemen Observation.code untuk merepresentasikan nama pemeriksaan yang dihasilkan. Referensi pemetaan pemeriksaan laboratorium dengan kode LOINC dapat dilihat melalui kode LOINC. Gunakan parameter pemeriksaan dengan kategori “Hasil” atau “Permintaan & Hasil” pada file Terminologi Laboratorium ketika mengirimkan data melalui resource Observation.

  2. Elemen Observation.category.coding diisi dengan kode laboratory.

  3. Pemilihan elemen Observation.value[x] disesuaikan dengan Tipe hasil pemeriksaan laboratorium.

    1. Observation.valueCodeableConcept untuk tipe hasil Nominal

    2. Observation.valueCodeableConcept untuk tipe hasil Ordinal

    3. Observation.valueQuantity untuk tipe hasil Kuantitatif/Quantitative

    4. Observation.valueString untuk tipe hasil Naratif/Narrative

  4. Elemen Observation.referenceRange direkomendasikan untuk selalu diisikan guna mempermudah interpretasi hasil laboratorium oleh tenaga kesehatan lainnya. Nilai normal yang dicantumkan disesuaikan dengan nilai normal yang ada dimasing-masing laboratorium berdasarkan alat maupun reagen yang tersedia.

Satu payload atau satu record dari resource Observation hanya dapat digunakan untuk 1 kode hasil parameter laboratorium. Sehingga, apabila terdapat 2 hasil laboratorium, sebagai contoh hasil pemeriksaan hemoglobin dan hematokrit, maka perlu mengirimkan 2 payload di mana 1 payload berisi 1 kode pemeriksaan hemoglobin dan 1 payload berisi kode pemeriksaan hematokrit.

Berikut pemetaan nilai untuk Observation yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Observation, dan contoh pengiriman data atau payload dari data hasil pemeriksaan laboratorium dapat dilihat dalam Postman Collection pada Petunjuk Teknis SATUSEHAT (Juknis SATSET).

13. Pengiriman Data Laporan Pemeriksaan Penunjang Laboratorium

Laporan hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui resource DiagnosticReport. Berikut adalah ketentuan pengisian laporan pemeriksaan penunjang laboratorium melalui resource DiagnosticReport:

  1. Data di resource DiagnosticReport akan mereferensi ke hasil pemeriksaan laboratorium terkait pada resource Observation melalui DiagnosticReport.result, spesimen terkait pada resource Specimen melalui DiagnosticReport.specimen, dan permintaan pemeriksaan penunjang terkait pada resource ServiceRequest melalui DiagnosticReport.basedOn.

  2. Kode LOINC atau kode Pemeriksaan Penunjang Nasional digunakan pada elemen DiagnosticReport.code untuk merepresentasikan nama pemeriksaan yang dilaporkan. Referensi pemetaan parameter laboratorium ke kode LOINC dapat dilihat melalui kode LOINC. Gunakan parameter pemeriksaan dengan kategori “Permintaan” atau “Permintaan & Hasil” pada file Terminologi Laboratorium melalui resource DiagnosticReport.

  3. Kode yang dicantumkan dalam DiagnosticReport.code akan sama dengan kode yang dicantumkan pada ServiceRequest.code terkait.

Satu payload atau satu record dari resource DiagnosticReport hanya dapat digunakan untuk 1 kode/laporan parameter laboratorium. Sehingga, apabila dilakukan permintaan 2 parameter laboratorium, sebagai contoh panel elektrolit dan hemoglobin, maka perlu mengirimkan 2 payload laporan melalui resource DiagnosticReport di mana 1 payload berisi 1 kode panel elektrolit dan 1 payload berisi kode parameter hemoglobin.

Berikut pemetaan nilai untuk DiagnosticReport yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks pengiriman data laporan pemeriksaan penunjang laboratorium:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource DiagnosticReport, dan contoh pengiriman data atau payload dari data laporan pemeriksaan laboratorium dapat dilihat dalam Postman Collection pada Petunjuk Teknis SATUSEHAT (Juknis SATSET).

14. Pengantar DICOM

Digital Imaging and Communications in Medicine (DICOM) merupakan standar komunikasi dan manajemen informasi pencitraan medis dan data terkait. DICOM memfasilitasi interoperabilitas antar alat pencitraan dan sistem lainnya dengan mengatur spesifikasi sebagai berikut:

  1. Protokol yang harus diikuti perangkat untuk jaringan komunikasi

  2. Sintaks dan semantik untuk Commands dan informasi terkait yang dipertukarkan dalam protokol

  3. Layanan penyimpanan media, format file, dan struktur direktori untuk memfasilitasi akses ke gambar dan informasi terkait yang disimpan dalam media yang dipertukarkan

  4. Informasi yang harus diberikan dalam implementasi yang sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan

Hierarki Pencitraan DICOM

Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada Link berikut. image::hierarki-pencitraan.png[DICOM,1000,600,align=center]

Hierarki pencitraan pada DICOM terdiri dari 4 level yaitu:

  1. Patient

  2. Study

  3. Series

  4. Instance

15. Alur Pengiriman Data Pemeriksaan Radiologi ke SATUSEHAT

Alur Interoperabilitas pengiriman hasil pencitraan dalam bentuk DICOM dapat dilihat dalam gambar 5.

Pemeriksaan Radiologi
Gambar 7. Alur Pengiriman Data Pemeriksaan Radiologi ke SATUSEHAT

Alur pengiriman data terkait pemeriksaan radiologi dapat dilihat dalam Gambar 5. Alur ini ditentukan oleh di mana Accession Number dari pemeriksaan radiologi dihasilkan. Accession Number adalah nomor untuk mengidentifikasi urutan permintaan/order dari study. Berikut 2 alur pengiriman data radiologi ke SATUSEHAT:

  1. Accession Number dikeluarkan oleh SIMRS/SIMPUS atau dikeluarkan oleh Radiology Information System (RIS) namun SIMRS/SIMPUS terhubung dengan RIS. Alur atau proses pengiriman data untuk skema ini adalah:

    1. Permintaan atau order pemeriksaan radiologi dilakukan oleh SIMRS/SIMPUS.

    2. a. SIMRS/SIMPUS mengeluarkan accession number ATAU

      1. RIS mengeluarkan accession number dan SIMRS mendapatkan accession number yang dikeluarkan RIS

    3. Pembuatan work list untuk modalitas. Work list merupakan daftar permintaan yang perlu dilakukan oleh masing-masing modalitas atau alat radiologi.

    4. Pelaksanaan atau pengambilan pencitraan radiologi oleh masing-masing modalitas

    5. Hasil dalam format DICOM akan disimpan dalam Picture Archiving and Communications System (PACS).

    6. File DICOM yang telah tersimpan akan dikirimkan oleh DICOM Router ke SATUSEHAT atau secara spesifik ke National Imaging Data Repository (NIDR). DICOM Router juga akan mengirimkan informasi file DICOM tersebut ke SATUSEHAT dengan format FHIR.

    7. Bacaan hasil radiologi atau expertise dan kesan bacaan radiologi yang dilakukan oleh dokter spesialis radiologi akan dikirimkan ke SATUSEHAT. Berdasarkan Gambar 5A, maka seluruh pengiriman data ke SATUSEHAT melalui resource ServiceRequest, Observation, dan DiagnosticReport akan dilakukan oleh SIMPUS/SIMRS.

  2. Accession Number dikeluarkan oleh Radiology Information System (RIS) namun SIMRS/SIMPUS tidak terhubung dengan RIS. Alur atau proses pengiriman data untuk skema ini adalah:

    1. Permintaan atau order pemeriksaan radiologi dilakukan oleh SIMRS/SIMPUS.

    2. RIS mengeluarkan accession number.

    3. Pembuatan work list untuk modalitas. Work list merupakan daftar permintaan yang perlu dilakukan oleh masing-masing modalitas atau alat radiologi.

    4. Pelaksanaan atau pengambilan pencitraan radiologi oleh masing-masing modalitas.

    5. Hasil dalam format DICOM akan disimpan dalam Picture Archiving and Communications System (PACS).

    6. File DICOM yang telah tersimpan akan dikirimkan oleh DICOM Router ke SATUSEHAT atau secara spesifik ke National Imaging Data Repository (NIDR). DICOM Router juga akan mengirimkan informasi file DICOM tersebut ke SATUSEHAT dengan format FHIR.

    7. Bacaan hasil radiologi atau expertise dan kesan bacaan radiologi yang dilakukan oleh dokter spesialis radiologi akan dikirimkan ke SATUSEHAT.

Berdasarkan Gambar 5B, maka seluruh pengiriman data ke SATUSEHAT melalui resource ServiceRequest, Observation, dan DiagnosticReport akan dilakukan oleh RIS.

Sebelum melakukan pengiriman data DICOM ke SATUSEHAT, fasyankes perlu melakukan instalasi DICOM router.

16. Pengiriman Data Permintaan Pemeriksaan Penunjang Radiologi

Sebelum melakukan pemeriksaan penunjang seperti radiologi, diperlukan langkah permintaan pemeriksaan penunjang. Pengiriman data terkait permintaan pemeriksaan penunjang dapat dilakukan menggunakan resource ServiceRequest. Data permintaan pemeriksaan penunjang radiologi yang dapat dikirimkan antara lain nama pemeriksaan, pasien terkait, kunjungan terkait, tanggal permintaan akan dilakukan, tanggal permintaan dibuat, dan tenaga kesehatan yang melakukan permintaan.

Kode LOINC atau kode Pemeriksaan Penunjang Nasional digunakan pada elemen ServiceRequest.code untuk merepresentasikan nama pemeriksaan yang diminta. Referensi pemetaan pemeriksaan radiologi dengan kode LOINC dapat dilihat melalui kode LOINC. Gunakan parameter pemeriksaan dengan kategori “Permintaan” atau “Permintaan & Hasil” pada file Terminologi Radiologi ketika mengirimkan data melalui resource ServiceRequest.

Satu payload atau satu record dari resource ServiceRequest hanya dapat digunakan untuk 1 kode/permintaan parameter radiologi. Sehingga, apabila dilakukan permintaan 2 parameter radiologi, sebagai contoh X-ray thorax atau rontgen dada dan X-ray abdomen atau rontgen perut, maka perlu mengirimkan 2 payload di mana 1 payload berisi 1 kode X-ray thorax dan 1 payload berisi kode X-ray abdomen.

Ketentuan spesifik pengisian data permintaan pemeriksaan radiologi melalui ServiceRequest yaitu elemen ServiceRequest.identifier wajib diisi dengan Accession number. Accession number merupakan nomor yang dihasilkan oleh Radiology Information System (RIS) untuk mengidentifikasi urutan permintaan/order dari study. Nomor ini selalu unik untuk setiap permintaan yang di fasyankes tersebut.

Pada ServiceRequest.orderDetail.coding digunakan untuk mengirimkan data terkait jenis modalitas radiologi dan kode identitas modalitas radiologi (AE Title). Sedangkan untuk ServiceRequest.orderDetail.text digunakan untuk mengirimkan data keterangan tambahan terkait dengan jenis modalitas radiologi.

Pada ServiceRequest.contained digunakan untuk menambahkan data identitas pasien pada hasil radiologi, ServiceRequest.contained berisi data nomor rekam medis, nama, jenis kelamin, dan tanggal lahir pasien.

Pemetaan nilai untuk ServiceRequest dapat dilihat pada Bab 10. Pengiriman Data Permintaan Pemeriksaan Penunjang Laboratorium.

17. Pengiriman Data Citra DICOM oleh DICOM router menuju National Imaging Data Repository (NIDR)

Pengiriman informasi hasil radiologi dalam format DICOM akan dikirimkan oleh DICOM router. Setelah mendapatkan file DICOM dari PACS, DICOM router akan mengirimkan file tersebut ke National Imaging Data Repository (NIDR). NIDR akan mengembalikan Web Access to DICOM Objects (Wado) URL yang nantinya dapat digunakan untuk melihat hasil pencitraan yang telah tersimpan di NIDR. DICOM router kemudian akan melakukan POST informasi terkait DICOM melalui resource ImagingStudy ke SATUSEHAT. SATUSEHAT akan merespon dengan mengembalikan ImagingStudy.id ke DICOM Router. ImagingStudy.id ini perlu disimpan dan nantinya akan direferensikan ketika melakukan pengiriman data bacaan atau ekspertise dari hasil pemeriksaan radiologi.

Berikut pemetaan nilai untuk ImagingStudy yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks pengiriman data informasi DICOM:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource ImagingStudy (dan contoh payload dari data citra DICOM), dapat dilihat dalam resource ImagingStudy. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari ImagingStudy dapat dilihat dalam Postman Collection.

18. Pengiriman Data Bacaan Hasil Pemeriksaan Penunjang Radiologi

Bacaan hasil pemeriksaan penunjang radiologi dikirimkan menggunakan resource Observation. Berikut adalah ketentuan pengisian data hasil pemeriksaan radiologi melalui resource Observation.

  1. Kode LOINC atau kode Pemeriksaan Penunjang Nasional digunakan pada elemen Observation.code untuk merepresentasikan nama pemeriksaan yang dihasilkan. Referensi pemetaan pemeriksaan laboratorium dengan kode LOINC dapat dilihat melalui kode LOINC. Gunakan parameter pemeriksaan dengan kategori “Hasil” atau “Permintaan & Hasil” pada terminologi radiologi ketika mengirimkan data melalui resource Observation.

  2. Elemen Observation.category.coding diisi dengan kode imaging.

  3. Pemilihan elemen Observation.value[x] disesuaikan dengan Tipe hasil pemeriksaan radiologi.

    1. Observation.valueCodeableConcept untuk tipe hasil Nominal

    2. Observation.valueCodeableConcept untuk tipe hasil Ordinal

    3. Observation.valueQuantity untuk tipe hasil Kuantitatif/Quantitative

    4. Observation.valueString untuk tipe hasil Naratif/Narrative

Satu payload atau satu record dari resource Observation hanya dapat digunakan untuk 1 kode hasil parameter radiologi. Sehingga, apabila terdapat 2 hasil radiologi, sebagai contoh X-ray thorax atau rontgen dada dan X-ray abdomen atau rontgen perut, maka perlu mengirimkan 2 payload di mana 1 payload berisi 1 kode X-ray thorax dan 1 payload berisi kode X-ray abdomen.

19. Pengiriman Data Kesimpulan atau Kesan Hasil Pemeriksaan Penunjang Radiologi

Laporan hasil pemeriksaan atau expertise penunjang radiologi dapat dikirimkan akan dikirimkan melalui resource DiagnosticReport. Berikut adalah ketentuan pengisian laporan pemeriksaan penunjang radiologi melalui resource DiagnosticReport.

  1. Data di resource DiagnosticReport akan mereferensi ke hasil pemeriksaan radiologi terkait pada resource Observation melalui DiagnosticReport.result, permintaan pemeriksaan penunjang terkait pada resource ServiceRequest melalui DiagnosticReport.basedOn, serta informasi DICOM pada resource ImagingStudy melalui DiagnosticReport.imagingStudy.

  2. Kode LOINC atau kode Pemeriksaan Penunjang Nasional digunakan pada elemen DiagnosticReport.code untuk merepresentasikan nama pemeriksaan yang dilaporkan. Referensi pemetaan parameter radiologi ke kode LOINC dapat dilihat melalui kode LOINC. Gunakan parameter pemeriksaan dengan kategori “Permintaan” atau “Permintaan & Hasil” pada file untuk Radiologi melalui resource DiagnosticReport.

  3. Kode yang dicantumkan dalam DiagnosticReport.code akan sama dengan kode yang dicantumkan pada ServiceRequest.code terkait.

Satu payload atau satu record dari resource DiagnosticReport hanya dapat digunakan untuk 1 kode/laporan parameter radiologi. Sehingga, apabila dilakukan permintaan 2 parameter radiologi, sebagai contoh X-ray thorax atau rontgen dada dan X-ray abdomen atau rontgen perut, maka perlu mengirimkan 2 payload laporan melalui resource DiagnosticReport di mana 1 payload berisi 1 kode X-ray thorax dan 1 payload berisi kode X-ray abdomen.

Pemetaan nilai untuk DiagnosticReport dapat dilihat pada Bab 10. Pengiriman Data Laporan Pemeriksaan Penunjang Laboratorium.

20. Pengiriman Data Peresepan Obat

Data terkait Farmasi meliputi pengiriman data peresepan obat, dan pengeluaran obat. Data terkait Farmasi dikirimkan menggunakan resource Medication, MedicationRequest, dan Medication Dispense.

Skema Proses Peresepan dan Pengeluaran Obat Data proses peresepan dan pengeluaran obat pada fasilitas pelayanan kesehatan akan menggunakan kamus farmasi dan alat kesehatan (KFA) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. KFA merupakan kamus master data produk farmasi dan alat kesehatan yang memuat kode unik untuk setiap produk farmasi dan alat kesehatan sehingga dapat digunakan dan diintegrasikan pada semua sistem yang digunakan pelaku industri kesehatan. Berikut merupakan Struktur Model KFA.

Struktur Model KFA
Gambar 8. Struktur Model KFA

Struktur Model KFA untuk Obat memiliki Format Kode Obat SATUSEHAT, yaitu berisi Numerik 8 digit dengan 2 digit prefiks dan 6 digit nomor urut.

  1. BZA adalah Bahan Zat Aktif dengan kode 91xxxxxx. Kode obat awalan 91 memuat tentang nama bahan zat aktif, UCUM, dan jenis farmalkes. Contoh kode 91000101 untuk mewakili nama bahan zat aktif Paracetamol.

  2. POV adalah Produk Obat Virtual dengan kode 92xxxxxx. Kode obat awalan 92 memuat informasi tentang penamaan produk template dengan format penamaan bahan zat aktif, kekuatan, satuan, dan bentuk sediaan. Kode awalan 92 berfungsi untuk mencari informasi mengenai bentuk sediaan, golongan obat, rute pemberian, info ATC, ATC/DDD, Info Dagang, Bahan Zat aktif dan kekuatan, dan dosis pemakaian. Contoh kode 92000511 mewakili produk Paracetamol 120 mg/5 mL Sirup.

  3. POA adalah Produk Obat Aktual dengan kode 93xxxxxx. Kode obat awalan 93 merupakan turunan dari produk template yang lebih detail dengan menambahkan atribut brand, volume, rasa, dan varian lainnya. Contoh kode 93002205 mewakili produk Paracetamol 120 mg/5 mL Sirup (ERPHAMOL).

  4. POAK adalah Produk Obat Aktual dalam Kemasan dengan kode 94xxxxxx. Kode obat awalan 94 menjelaskan produk aktual berdasarkan kemasan dari masing-masing obat atau vaksin. Contoh kode 94002470 mewakili kemasan dus isi 1 pada obat Paracetamol 120 mg/5 mL Sirup (ERPHAMOL).

Berikut merupakan alur detail penukaran resep dokter di apotek/instalasi farmasi:

Alur Detail Penukaran Resep Dokter di Apotek/Instalasi Farmasi
Gambar 9. Alur Detail Penukaran Resep Dokter di Apotek/Instalasi Farmasi

Pengiriman Data Peresepan Obat Pengiriman data peresepan obat akan menggunakan 2 resources yaitu Medication dan MedicationRequest. resource Medication akan mencatatkan data umum terkait obat yang akan diresepkan. Sedangkan resource MedicationRequest akan digunakan untuk mengirimkan data terkait peresepan obat seperti jumlah yang diresepkan, instruksi minum obat dan lain-lain. Kedua data ini dikirimkan secara bersamaan sebagai 1 paket yaitu Medication dan MedicationRequest. Satu payload Medication dan MedicationRequest hanya dapat digunakan untuk peresepan 1 jenis obat saja. Apabila terdapat 2 jenis obat yang diresepkan, maka dikirimkan 2 paket Medication dan MedicationRequest.

Skema Peresepan 1 Obat
Gambar 10. Skema Peresepan 1 Obat
Skema Peresepan 2 Obat
Gambar 11. Skema Peresepan 2 Obat

Pemetaan Nilai Medication

Berikut pemetaan nilai untuk Medication yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks data kode lokal obat di masing-masing institusi:

Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.
Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Medication (data peresepan obat), dapat dilihat dalam resource Medication. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Medication dapat dilihat dalam Postman Collection.

Ketentuan Pengisian

Ketentuan pengisian secara spesifik untuk pengisian resource Medication adalah sebagai berikut:

  1. Medication.code
    Medication.code dapat diisi dengan kode obat yang digunakan akan menggunakan kode obat yang tersedia pada KFA (kamus farmasi dan alat kesehatan). Terdapat 2 tipe kode KFA yaitu:

    1. Kode Produk Obat Template (92xxxxxx)

    2. Kode Produk Obat Aktual (93xxxxxx) → kode untuk obat brand Pengisian kode KFA tergantung jenis obat yang diresepkan atau dikeluarkan apakah dalam bentuk produk obat template atau produk obat aktual. Daftar kode obat KFA dapat dilihat dalam browser kamus KFA pada link berikut: https://dto.kemkes.go.id/kfa-browser. Medication.code wajib diisi apabila mengirimkan data obat non-racikan dengan ketentuan penggunaan kode sebagai berikut:

    3. Medication.code untuk MedicationRequest dapat menggunakan Kode Produk Obat Template (92xxxxxx) atau Kode Produk Obat Aktual (93xxxxxx), tergantung kesiapan sistem masing-masing fasyankes. Karena tidak semua sistem fasyankes memiliki dua struktur level untuk proses MedicationRequest, untuk MedicationRequest yang menggunakan kode awalan 93 dapat menggunakan kode 93 (Umum) atau kode 93 (Merek) sebagai pengganti kode 92. Hal ini dikarenakan setiap kode 92 memiliki padanan kode 93 (Umum).

    4. Medication.code untuk MedicationDispense wajib menggunakan Kode Produk Obat Aktual (93xxxxxx). Apabila tidak memiliki merek maka fasyankes dapat menggunakan kode 93 (Umum). Jika peresepan obat menggunakan kode awalan 92 maka kode 93 untuk penebusan obat sebaiknya merupakan turunan kode 92 dari obat yang diresepkan. Akan tetapi, jika farmasi tidak memiliki stok obat kode 93 dengan dosis yang sesuai, tetapi ada obat dengan zat aktif sama namun beda kekuatan maka dapat digunakan sesuai kebutuhan. Misalnya, peresepan menggunakan kode 92 Paracetamol 500mg, tetapi saat penebusan obat hanya tersedia kode 93 Paracetamol 250mg maka farmasi dapat mengeluarkan obat kode 93 Paracetamol 250mg dengan tata cara minum 2 tablet. Adapun jika memang benar-benar tidak ada maka pihak farmasi perlu memberikan copy resep agar penebusan obat dilakukan di apotek di luar fasyankes untuk mendapatkan obat yang sesuai. Adapun untuk pengiriman data obat racikan, Medication.code dapat dikosongkan.

  2. Medication.ingredient
    Terdapat 3 cara pengisian Medication.ingredient yaitu:

    1. Peresepan/pengeluaran obat non-racikan.

      • Medication.ingredient tidak wajib diisi apabila data yang dikirimkan adalah obat non-racikan.

      • Medication.ingredient[i].itemCodeableConcept apabila akan diisi untuk digunakan pada MedicationRequest dan MedicationDispense maka diisikan kode zat aktif dari KFA (91xxxxxx). Daftar kode zat aktif dapat dilihat pada browser kamus KFA pada link berikut: https://dto.kemkes.go.id/kfa-browser.

      • Pada proses peresepan dan pengeluaran obat, Medication.ingredient.strength.numerator dan Medication.ingredient.strength.denominator berisi unit dosis yang harus dipecah menjadi angka & satuan baik digunakan ketika pada MedicationRequest maupun pada MedicationDispense.

      • Contoh pengisian dapat dilihat pada tabel berikut:

.

Medication.ingredient pada Obat Non Racikan (MedicationRequest dan MedicationDispense)

Azithromycin 500 mg Tablet Salut Selaput (ZITHRAX)

1

Medication.ingredient.itemCodeableConcept

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.system

http://sys-ids.kemkes.go.id/kfa

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.code

91000235

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.display

Azithromycin

2

Medication.ingredient.strength.numerator

Medication.ingredient.strength.numerator.value

500

Medication.ingredient.strength.numerator.system

http://unitsofmeasure.org

Medication.ingredient.strength.numerator.code

mg

3

Medication.ingredient.strength.denominator

Medication.ingredient.strength.denominator.value

1

Medication.ingredient.strength.denominator.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-orderableDrugForm

Medication.ingredient.strength.denominator.code

TAB

  1. Peresepan/pengeluaran obat racikan dengan instruksi berikan dalam dosis demikian/ d.t.d.

    • Medication.ingredient wajib diisi apabila data yang dikirimkan adalah obat racikan.

    • Medication.ingredient[i].itemCodeableConcept yang digunakan untuk MedicationRequest diisikan kode zat aktif dari KFA (91xxxxxx). Daftar kode zat aktif dapat dilihat pada browser kamus KFA pada link berikut: https://dto.kemkes.go.id/kfa-browser.

    • Medication.ingredient[i].itemCodeableConcept yang digunakan untuk MedicationDispense diisikan Kode Produk Obat Aktual (93xxxxxx). Daftar kode obat aktual dapat dilihat pada browser kamus KFA pada link berikut: https://dto.kemkes.go.id/kfa-browser.

    • Pada proses peresepan obat, Medication.ingredient.strength.numerator berisi unit dosis yang diresepkan dokter (Contoh: 125/mg), sedangkan Medication.ingredient.strength.denominator berisi banyaknya obat yang mengandung unit dosis pada numerator (Contoh: 1/kap). Adapun pada proses pengeluaran obat, Medication.ingredient.strength.numerator berisi banyaknya obat yang dikeluarkan dan perlu dipecah (Contoh: 5/tab), sedangkan Medication.ingredient.strength.denominator berisi banyaknya obat setelah dihasilkan sesuai resep dokter (Contoh: 20/cap).

    • Contoh pengisian dapat dilihat pada tabel berikut:

.

Medication.ingredient pada Obat Racikan d.t.d (MedicationRequest)

Dokter meresepkan obat dengan kandungan Paracetamol 125 mg/ kapsul dengan jumlah 20 kapsul

1

Medication.ingredient.itemCodeableConcept

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.system

http://sys-ids.kemkes.go.id/kfa

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.code

91000101

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.display

Paracetamol

2

Medication.ingredient.strength.numerator

Medication.ingredient.strength.numerator.value

125

Medication.ingredient.strength.numerator.system

http://unitsofmeasure.org

Medication.ingredient.strength.numerator.code

mg

3

Medication.ingredient.strength.denominator

Medication.ingredient.strength.denominator.value

1

Medication.ingredient.strength.denominator.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-orderableDrugForm

Medication.ingredient.strength.denominator.code

CAP

.

Medication.ingredient pada Obat Racikan d.t.d (MedicationDispense)

Dokter meresepkan obat dengan kandungan Paracetamol 125 mg/ kapsul dengan jumlah 20 kapsul. Peresepan ini menggunakan Parasetamol 500 mg Tablet (OMEGRIP) dengan jumlah 5 tablet yang dibagi menjadi 20 kapsul.

1

Medication.ingredient.itemCodeableConcept

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.system

http://sys-ids.kemkes.go.id/kfa

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.code

93002225

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.display

Paracetamol 500 mg Tablet (OMEGRIP)

2

Medication.ingredient.strength.numerator

Medication.ingredient.strength.numerator.value

5

Medication.ingredient.strength.numerator.system

http://unitsofmeasure.org

Medication.ingredient.strength.numerator.code

TAB

3

Medication.ingredient.strength.denominator

Medication.ingredient.strength.denominator.value

20

Medication.ingredient.strength.denominator.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-orderableDrugForm

Medication.ingredient.strength.denominator.code

CAP

  1. Peresepan/pengeluaran obat racikan non-d.t.d (bagi dalam bagian-bagian yang sama).

    • Medication.ingredient wajib diisi apabila data yang dikirimkan adalah obat racikan.

    • Medication.ingredient[i].itemCodeableConcept yang digunakan untuk MedicationRequest dapat diisikan Kode Produk Obat Virtual (92xxxxxx) atau Kode Produk Obat Aktual (93xxxxxx), sedangkan untuk MedicationDispense diisikan Kode Produk Obat Aktual (93xxxxxx). Daftar kode obat aktual dapat dilihat pada browser kamus KFA pada link berikut: https://dto.kemkes.go.id/kfa-browser.

    • Numerator dan Denominator pada proses peresepan dan pengeluaran obat racikan non-d.t.d sama, yaitu Medication.ingredient.strength.numerator berisi unit dosis yang harus dipecah menjadi angka dan satuan (Contoh: 10/tab), sedangkan Medication.ingredient.strength.denominator berisi banyaknya obat yang perlu dibuat sesuai yang diresepkan dokter (Contoh: 30/cap).

    • Contoh pengisian dapat dilihat pada tabel berikut.

.

Medication.ingredient pada Obat Racikan non d.t.d (MedicationRequest dan MedicationDispense)

Dokter meresepkan Paracetamol 500 mg Tablet (OMEGRIP) sejumlah 10 tab dibuat menjadi 30 kapsul

1

Medication.ingredient.itemCodeableConcept

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.system

http://sys-ids.kemkes.go.id/kfa

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.code

93002225

Medication.ingredient.itemCodeableConcept.display

Paracetamol 500 mg Tablet (OMEGRIP)

2

Medication.ingredient.strength.numerator

Medication.ingredient.strength.numerator.value

10

Medication.ingredient.strength.numerator.system

http://unitsofmeasure.org

Medication.ingredient.strength.numerator.code

TAB

3

Medication.ingredient.strength.denominator

Medication.ingredient.strength.denominator.value

30

Medication.ingredient.strength.denominator.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-orderableDrugForm

Medication.ingredient.strength.denominator.code

CAP

Matriks skenario peresepan dan pengeluaran obat dapat dilihat pada Lampiran 3.

Pemetaan Nilai MedicationRequest

Berikut pemetaan nilai untuk MedicationRequest yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks data pengobatan yang diberikan:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource MedicationRequest (data peresepan obat), dapat dilihat dalam resource MedicationRequest. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari MedicationRequest dapat dilihat dalam Postman Collection.

Ketentuan Pengisian

Ketentuan pengisian secara spesifik untuk pengisian resource MedicationRequest adalah sebagai berikut:

  1. MedicationRequest.recorder
    MedicationRequest.recorder menjelaskan siapa yang mencatatkan resep ke dalam sistem. Ketentuan pengisian elemen ini yaitu:

    • Bila diisi oleh dokter yang meresepkan, maka akan merefer ke Practitioner ID dari dokter tersebut

    • Bila diisi oleh apoteker yang mendapatkan resep dari fasilitas pelayanan kesehatan lain, maka akan merefer ke Practitioner ID dari apoteker tersebut

  2. MedicationRequest.dosageInstruction[i].sequence
    MedicationRequest.dosageInstruction[i].sequence menjelaskan urutan aturan pemakaian dari obat.

    • Apabila dalam peresepan aturan pakai akan selalu sama dari awal sampai akhir, maka cukup menuliskan 1 paket aturan pakai dengan nilai sequence=1.

    • Apabila terdapat perubahan aturan pakai dalam peresepan, contoh tapering-down, maka perlu dituliskan 2 paket aturan pakai dengan paket pertama nilai sequence=1, sedangkan paket aturan pakai kedua dengan nilai sequence=2

  3. MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.repeat
    MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.repeat berisi aturan kapan suatu obat harus dikonsumsi. Cara Pengisian dapat dilihat dalam Gambar 4.

Tabel 23. Tatacara pengisian MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.repeat
descriptiondurationdurationUnitfrequencyfrequencyMaxperiodperiodUnitperiodMaxDayofWeekTimeOfDaywhenoffsetbounds[x]count

Every 8 hours

1

8

h

Every 7 days

1

7

d

3 times a day

3

1

d

3-4 times a day

3

4

1

d

Every 4-6 hours

1

4

h

6

Every 21 days for 1 hours

1

hr

1

21

d

Three times a week for 1/2 hour

0.5

hr

3

1

wk

With breakfast

CM

For 5 minutes, 10 minutes before meals

5

min

AC

10

1 tablet 3 times daily, 30 minutes before meals

3

1

d

AC

30

BID, 30 mins before meal, for next 10 days

2

1

d

AC

30

Duration = 10 days

TID, for 14 days

3

1

d

Duration = 14 days

BID, start on 7/1/2015 at 1:00 PM

2

1

d

Period.start = 2015-07-01T13:00:00

Mon, Wed, Fri, Morning

1

1

d

mon l wed l fri

MORN

Every day at 10am

1

1

d

10:00

Take once, at any time

1

Take every second day, in the morning, until 20 have been taken

1

2

d

MORN

20

  1. MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.code
    MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.code berisi kode untuk aturan kapan suatu obat harus dikonsumsi. Apabila mengirimkan data menggunakan MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.code, elemen MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.repeat harus tetap diisi yang ekuivalen. Hubungan antara MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.code dengan MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.repeat dapat dilihat dalam Gambar 5.

Tabel 24. Hubungan antara MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.code dengan MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.repeat
descriptiondurationdurationUnitfrequencyfrequencyMaxperiodperiodUnitperiodMaxwhenbounds[x]

QOD

1

2

d

QD

1

1

d

BID

2

1

d

TID

3

1

d

QID

4

1

d

Q4H

1

4

h

Q6H

1

6

h

AM

1

1

d

MORN

PM

1

1

d

AFT or EVE

Berikut adalah daftar contoh variasi pengiriman data peresepan obat dapat dilihat pada Postman Collection:

  1. Obat racikan salep d.t.d

  2. Obat luar sekali pakai, dipakai malam hari

  3. Obat racikan dengan peresepan d.t.d

  4. Obat racikan non-d.t.d dimasukkan dalam kapsul

  5. Obat racikan d.t.d dalam bentuk pulveres

  6. Obat insulin short acting disuntik sebelum makan

  7. Obat steroid dengan dosis tapering down

  8. Obat single dose

  9. Obat tetes mata

  10. Obat tablet vagina

  11. Obat suppositoria

  12. Obat sirup diminum bila demam

21. Pengiriman Data Pengeluaran Obat

Pengiriman data pengeluaran/dispense obat akan menggunakan 2 resources yaitu Medication dan MedicationDispense. Resource Medication akan mencatatkan data umum terkait obat yang akan di dispense. Sedangkan resource MedicationDispense akan digunakan untuk mengirimkan data terkait proses dispense obat, seperti jumlah yang di dispense, instruksi minum obat dan lain-lain. Kedua data ini dikirimkan secara bersamaan sebagai 1 paket yaitu Medication dan MedicationDispense. Satu payload Medication dan MedicationDispense hanya digunakan untuk dispense/pengeluaran 1 jenis obat saja. Apabila terdapat 2 jenis obat yang dikeluarkan, maka dikirimkan 2 paket Medication dan MedicationDispense.

Skema Pengeluaran 1 Obat
Gambar 12. Skema Pengeluaran 1 Obat
Skema Pengeluaran 2 Obat
Gambar 13. Skema Pengeluaran 2 Obat

Penjelasan ketentuan spesifik pengiriman data pada resource Medication dapat dilihat dalam Pengiriman Data Peresepan Obat.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk MedicationDispense yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks data laporan hasil pemeriksaan:

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Ketentuan Pengisian

Ketentuan pengisian secara spesifik untuk pengisian resource MedicationDispense adalah sebagai berikut:

  1. MedicationDispense.dosageInstruction[i].sequence
    MedicationRequest.dosageInstruction[i].sequence menjelaskan urutan aturan pemakaian dari obat.

    • Apabila dalam peresepan aturan pakai akan selalu sama dari awal sampai akhir, maka cukup menuliskan 1 paket aturan pakai dengan nilai sequence=1.

    • Apabila terdapat perubahan aturan pakai dalam peresepan, contoh tapering-down, maka perlu dituliskan 2 paket aturan pakai dengan paket pertama nilai sequence=1, sedangkan paket aturan pakai kedua dengan nilan sequence=2

  2. MedicationDispense.dosageInstruction[i].timing.repeat
    MedicationDispense.dosageInstruction[i].timing.repeat berisi aturan kapan suatu obat harus dikonsumsi. Cara Pengisian dapat dilihat dalam Gambar 8.

Tabel 25. Tatacara pengisian MedicationDispense.dosageInstruction[i].timing.repeat
descriptiondurationdurationUnitfrequencyfrequencyMaxperiodperiodUnitperiodMaxDayofWeekTimeOfDaywhenoffsetbounds[x]count

Every 8 hours

1

8

h

Every 7 days

1

7

d

3 times a day

3

1

d

3-4 times a day

3

4

1

d

Every 4-6 hours

1

4

h

6

Every 21 days for 1 hours

1

hr

1

21

d

Three times a week for 1/2 hour

0.5

hr

3

1

wk

With breakfast

CM

For 5 minutes, 10 minutes before meals

5

min

AC

10

1 tablet 3 times daily, 30 minutes before meals

3

1

d

AC

30

BID, 30 mins before meal, for next 10 days

2

1

d

AC

30

Duration = 10 days

TID, for 14 days

3

1

d

Duration = 14 days

BID, start on 7/1/2015 at 1:00 PM

2

1

d

Period.start = 2015-07-01T13:00:00

Mon, Wed, Fri, Morning

1

1

d

mon l wed l fri

MORN

Every day at 10am

1

1

d

10:00

Take once, at any time

1

Take every second day, in the morning, until 20 have been taken

1

2

d

MORN

20

  1. MedicationDispense.dosageInstruction[i].timing.code
    MedicationDispense.dosageInstruction[i].timing.code berisi kode untuk aturan kapan suatu obat harus dikonsumsi. Apabila mengirimkan data menggunakan MedicationDispense.dosageInstruction[i].timing.code, elemen MedicationDispense.dosageInstruction[i].timing.repeat harus tetap diisi yang ekuivalen. Hubungan antara MedicationDispense.dosageInstruction[i].timing.code dengan MedicationDispense.dosageInstruction[i].timing.repeat dapat dilihat dalam Gambar 7.

Tabel 26. Hubungan antara MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.code dengan MedicationRequest.dosageInstruction[i].timing.repeat
descriptiondurationdurationUnitfrequencyfrequencyMaxperiodperiodUnitperiodMaxwhenbounds[x]

QOD

1

2

d

QD

1

1

d

BID

2

1

d

TID

3

1

d

QID

4

1

d

Q4H

1

4

h

Q6H

1

6

h

AM

1

1

d

MORN

PM

1

1

d

AFT or EVE

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Medication dan MedicationDispense (data peresepan obat dan pengeluaran obat), dapat dilihat dalam resource Medication dan resource MedicationDispense. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Medication dan MedicationDispense dapat dilihat dalam Postman Collection.

22. Pengiriman Data Diagnosis

Data diagnosis pasien dapat dikirimkan menggunakan resource Condition. Informasi diagnosis yang dimiliki pasien dilaporkan menggunakan kode ICD-10. Satu payload Condition hanya dapat digunakan untuk melaporkan 1 kode ICD-10. Sehingga apabila pasien memiliki 2 diagnosis, maka dikirimkan 2 payload Condition dengan 2 kode ICD-10 yang berbeda.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk Condition yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks pengiriman data diagnosis pasien:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Condition, dan contoh pengiriman data atau payload dari data diagnosis dapat dilihat dalam Postman Collection.

23. Pengiriman Data Kondisi Saat Meninggalkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Data kondisi saat meninggalkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan menunjukkan keadaan pasien saat meninggalkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Pengisian pilihan jawaban dari kondisi saat meninggalkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan resource yang digunakan dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 27. Pilihan jawaban dari kondisi saat meninggalkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan resource yang digunakan
VariabelFormat/ValueResourceElemen Data / Path

Kondisi Saat Meninggalkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan

1. Stabil

Condition

Condition.code.coding

2. Tidak stabil

Condition

Condition.code.coding

3. Perbaikan

Condition

Condition.code.coding

4. Pulang paksa

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

5. Dirujuk

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

6. Meninggal<48 jam

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

7. Meninggal>48 jam

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

8. Lain-lain (free text)

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

Kondisi saat meninggalkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan pilihan jawaban “Stabil”, “Tidak stabil”, dan “Perbaikan” akan dikirimkan menggunakan resource Condition.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk Condition yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks jenis perawatan:

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Condition, dapat dilihat dalam dokumen Petunjuk Teknis SATUSEHAT (Juknis SATSET). Untuk contoh pengiriman data atau payload dari data kondisi saat meninggalkan rumah sakit dengan pilihan jawaban “Stabil”, “Tidak stabil”, dan “Perbaikan” dapat dilihat dalam Postman Collection.

Kondisi saat meninggalkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan pilihan jawaban Pulang paksa, Dirujuk, Meninggal <48 jam, Meninggal > 48 jam, dan lain-lain akan dikirimkan menggunakan resource Encounter pada elemen Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding. Sedangkan untuk pilihan jawaban lain-lain, keterangan tambahan dapat dikirimkan dalam bentuk free-text melalui elemen Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.text. Metode yang digunakan untuk memperbaharui data kunjungan yaitu dengan metode PUT.

Format pengisian adalah sebagai berikut:

Tabel 28. Format memperbaharui Data Kunjungan
Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.systemEncounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.codeEncounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.displayKeterangan

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

aadvice

Left against advice

4. Pulang paksa;

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

other-hcf

Other healthcare facility

5. Dirujuk;

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/discharge-disposition

exp-lt48h

Meninggal < 48 jam

6. Meninggal < 48 jam;

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/discharge-disposition

exp-gt48h

Meninggal > 48 jam

7. Meninggal > 48 jam

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

oth

Other

8. Lain-lain (free text)

Waktu Kematian

Data terkait waktu dapat dikirimkan melalui resource Observation. Format pengiriman data dari resource Observation secara lengkap dapat dilihat dalam bab 4.4.3 Pengiriman Data Kondisi Pasien atau Status Obstetri.

Berikut adalah daftar variabel dan terminologi yang digunakan dalam pengiriman data merokok melalui resource Observation:

Tabel 29. Daftar Variabel dan Terminologi
Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Merokok

Observation.category[0].coding[0].system[0]

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[0].coding[0].code[0]

exam

Observation.category[0].coding[0].display[0]

Exam

Observation.code.coding[0].system[0]

http://loinc.org

Observation.code.coding[0].code[0]

81956-5

Observation.code.coding[0].display[0]

Date and time of death [TimeStamp]

Observation.code[0].coding[1].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/anc-custom-codes

Observation.code[0].coding[1].code[0]

ANC.SS.DE56

Observation.code[0].coding[1].display[0]

Waktu Kematian

Observation.valueDateTime[0]

Tipe data dateTime

24. Pengiriman Data Rencana Tindak Lanjut & Sarana Transportasi Untuk Rujuk

Data rencana tindak lanjut menunjukkan rencana perawatan selanjutnya yang akan diterima oleh pasien setelah pulang. Data terkait dengan rencana tindak lanjut ini dikirimkan menggunakan resources ServiceRequest.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk ServiceRequest yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks jenis perawatan:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Encounter. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari data rencana tindak lanjut/cara keluar dari rumah sakit dengan pilihan jawaban “Pulang atas persetujuan dokter” dan “Pulang atas permintaan sendiri”, dan “lain-lain” dapat dilihat dalam Postman Collection.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam rencana tindak lanjut dengan pilihan jawaban “Dirujuk ke” dan “Rawat Inap” melalui resource ServiceRequest dapat dilihat dalam tabel berikut:

  1. Terminologi spesifik yang digunakan dalam rencana tindak lanjut- melalui resource ServiceRequest

Resource ServiceRequest

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Nama Variabel: Rencana tindak lanjut

ServiceRequest.code.coding.system

http://snomed.info/sct

http://snomed.info/sct

ServiceRequest.code.coding.code

3457005

737481003

ServiceRequest.code.coding.display

Patient referral

Inpatient care management

Keterangan ServiceRequest.code

Dirujuk ke

Rawat Inap

ServiceRequest.locationCode.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-RoleCode

ServiceRequest.locationCode.code.coding.code

AMB

ServiceRequest.locationCode.code.coding.display

Ambulance

ServiceRequest.locationCode.text

Tipe data String

Keterangan ServiceRequest.locationCode

  • Format pengisian untuk jawaban 1. Ambulans dapat melihat elemen ServiceRequest.locationCode.coding

  • Format pengisian untuk 2. Lain-lain (free text) dapat melihat elemen ServiceRequest.locationCode.text

25. Pengiriman Data Instruksi untuk Tindak Lanjut

Variabel Instruksi untuk tindak lanjut dan resource yang digunakan dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 30. Variabel Instruksi Tindak Lanjut
VariabelFormat/ValuePath FHIR

Instruksi untuk Tindak Lanjut

Kontrol ke

1. Poli

  • ServiceRequest.locationCode

  • ServiceRequest.code

2. Fasyankes

3. Lain-lain (free text)

Tanggal

ServiceRequest.occurrenceDateTime

Dalam Keadaan Darurat dapat Menghubungi

ServiceRequest.patientInstruction

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk ServiceRequest yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks jenis perawatan:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Pengiriman data instruksi tindak lanjut dikirimkan melalui resource ServiceRequest. Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource ServiceRequest, dan contoh pengiriman data atau payload dari data instruksi tindak lanjut dapat dilihat dalam Postman Collection.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam instruksi tindak lanjut melalui resource ServiceRequest dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 31. Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik
Resource ServiceRequest

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Instruksi Tindak Lanjut

ServiceRequest.code.coding.system

http://snomed.info/sct

ServiceRequest.code.coding.code

185389009

ServiceRequest.code.coding.display

Follow-up visit

ServiceRequest.locationCode.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-RoleCode

ServiceRequest.locationCode.code.coding.code

OF

HOSP

PC

ServiceRequest.locationCode.code.coding.display

Outpatient facility

Hospital

Primary care clinic

Keterangan ServiceRequest.locationCode

1. Poli

2. Fasyankes

2. Fasyankes

Untuk pilihan jawaban “3. Lain-lain (free-text)”, maka tuliskan keterangan melalui elemen ServiceRequest.locationCode.text

Rujukan Internal / Kontrol Ulang di Rumah Sakit yang Sama (Self Referral)

ServiceRequest.code.coding.system

http://snomed.info/sct

ServiceRequest.code.coding.code

306098008

ServiceRequest.code.coding.display

Self-referral

ServiceRequest.code.coding.system

http://snomed.info/sct

ServiceRequest.code.coding.code

11429006

ServiceRequest.code.coding.display

Consultation

Rujukan External menggunakan kode SNOMED-CT (Patient Referral)

ServiceRequest.code.coding.system

http://snomed.info/sct

ServiceRequest.code.coding.code

3457005

ServiceRequest.code.coding.display

Patient referral

ServiceRequest.code.coding.system

http://snomed.info/sct

ServiceRequest.code.coding.code

11429006

ServiceRequest.code.coding.display

Consultation

26. Pengiriman Data Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

Data kondisi saat meninggalkan rumah sakit menunjukkan keadaan pasien saat meninggalkan rumah sakit. Pengisian pilihan jawaban dari kondisi saat meninggalkan rumah sakit dan resource yang digunakan dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 32. Pilihan jawaban dari kondisi saat meninggalkan rumah sakit dan resource yang digunakan
VariabelFormat/ValueResourceElemen Data/Path

Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

1. Stabil;

Condition

Condition.code.coding

2. Tidak stabil;

Condition

Condition.code.coding

3. Perbaikan;

Condition

Condition.code.coding

4. Pulang paksa;

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

5. Dirujuk;

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

6. Meninggal < 48 jam;

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

7. Meninggal > 48 jam

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

8. Lain-lain (free text)

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

Kondisi saat meninggalkan rumah sakit dengan pilihan jawaban “Stabil”, “Tidak stabil”, dan “Perbaikan” akan dikirimkan menggunakan resource Condition.

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Condition. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari data kondisi saat meninggalkan rumah sakit dengan pilihan jawaban “Stabil”, “Tidak stabil”, dan “Perbaikan” dapat dilihat dalam Postman Collection.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data kondisi saat meninggalkan rumah sakit dengan pilihan jawaban “Stabil”, “Tidak stabil”, dan “Perbaikan” melalui resource Condition dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 33. Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data kondisi saat meninggalkan rumah sakit melalui resource Condition
Resource Condition

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Nama Variabel: Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.code.coding.code

359746009

162668006

268910001

Condition.code.coding.display

Patient’s condition stable

Patient’s condition unstable

Patient’s condition improved

Keterangan

Stabil

Tidak stabil

Perbaikan

Kondisi saat meninggalkan rumah sakit dengan pilihan jawaban “Pulang paksa”, “Dirujuk”, “Meninggal <48 jam”, “Meninggal > 48 jam”, dan “lain-lain” akan dikirimkan menggunakan resource Encounter pada elemen Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding. Sedangkan untuk pilihan jawaban lain-lain, keterangan tambahan dapat dikirimkan dengan tipe data String melalui elemen Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.text.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Encounter. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari data kondisi saat meninggalkan rumah sakit dengan pilihan jawaban “Pulang paksa”, “Dirujuk”, “Meninggal <48 jam”, “Meninggal > 48 jam”, dan “lain-lain” dapat dilihat dalam Postman Collection.

Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data kondisi saat meninggalkan rumah sakit dengan pilihan jawaban “Dirujuk”, “Meninggal <48 jam”, “Meninggal > 48 jam” melalui resource Encounter dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 34. Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data kondisi saat meninggalkan rumah sakit melalui resource Encounter
Resource Encounter

Nama Variabel: Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.system

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.code

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.display

Keterangan

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

aadvice

Left against advice

4. Pulang paksa;

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

other-hcf

Other healthcare facility

5. Dirujuk;

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/discharge-disposition

exp-lt48h

Meninggal < 48 jam

6. Meninggal < 48 jam;

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/discharge-disposition

exp-gt48h

Meninggal > 48 jam

7. Meninggal > 48 jam

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

oth

Other

8. Lain-lain (free text)

27. Pengiriman Data Cara Keluar dari Rumah Sakit

Data cara keluar dari rumah sakit menjelaskan terkait cara pasien keluar dari rumah sakit. Data cara keluar dari rumah sakit diisi dengan pilihan jawaban “Pulang atas persetujuan dokter” dan “Pulang atas permintaan sendiri”. Data tersebut akan dikirimkan menggunakan resource Encounter pada elemen Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding. Sedangkan untuk pilihan jawaban “Lain-lain”, keterangan tambahan dapat dikirimkan dengan tipe data String melalui elemen Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.text.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data cara keluar dari rumah sakit dengan pilihan jawaban “Pulang atas persetujuan dokter”, “Pulang atas permintaan sendiri”, dan “Lain-lain (free text)” melalui resource Encounter dapat dilihat dalam tabel berikut.

Tabel 35. Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data cara keluar rumah sakit melalui resource Encounter
Resource Encounter

Nama Variabel: Cara keluar dari rumah sakit

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.system

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.code

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.display

Keterangan

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

home

home

1. Pulang atas persetujuan dokter;

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

aadvice

Left against advice

2. Pulang atas permintaan sendiri;

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

oth

Other

3. Lain-lain (free text)

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Encounter. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari data cara keluar dari rumah sakit dapat dilihat dalam Postman Collection.

Data rencana tindak lanjut/cara keluar dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan menunjukkan rencana perawatan selanjutnya yang akan diterima oleh pasien setelah pulang. Pengisian pilihan jawaban dari rencana tindak lanjut/cara keluar dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan resource yang digunakan dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 36. Pilihan jawaban dari rencana tindak lanjut/cara keluar dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan
VariabelFormat/ValueResourceElemen Data/Path

Rencana Tindak Lanjut / Cara Keluar dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan

1. Pulang atas persetujuan dokter

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

2. Pulang atas permintaan sendiri

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding

3. Dirujuk ke (free text)

ServiceRequest

ServiceRequest.code.coding

4. Rawat inap

ServiceRequest

ServiceRequest.code.coding

5. Lain-lain (free text)

Encounter

Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.text

Rencana tindak lanjut/cara keluar dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan pilihan jawaban “Pulang atas persetujuan dokter” dan “Pulang atas permintaan sendiri” akan dikirimkan menggunakan resource Encounter pada elemen Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding. Sedangkan untuk pilihan jawaban “Lain-lain”, keterangan tambahan dapat dikirimkan dalam bentuk free-text melalui elemen Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.text. Metode yang digunakan untuk memperbaharui data kunjungan yaitu dengan metode PUT.

Format pengisian adalah sebagai berikut:

Tabel 37. Format memperbaharui Data Kunjungan
Encounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.systemEncounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.codeEncounter.hospitalization.dischargeDisposition.coding.displayKeterangan

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

home

Home

1. Pulang atas persetujuan dokter;

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

aadvice

Left against advice

2. Pulang atas permintaan sendiri;

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/discharge-disposition

oth

Other

5. Lain-lain (free text)

Rencana tindak lanjut/cara keluar dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan pilihan jawaban “Dirujuk ke” dan “Rawat Inap” dikirimkan menggunakan resource ServiceRequest pada elemen ServiceRequest.code.coding. Penjelasan secara rinci pengisian setiap elemen yang ada di resource ServiceRequest dapat dilihat dalam bab 4.2.7 Pengiriman Data Permintaan Pemeriksaan Penunjang. Berikut adalah perbedaan pengisian beberapa elemen pada resource ServiceRequest yaitu:

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk ServiceRequest yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait:

Pengiriman data instruksi tindak lanjut dikirimkan melalui resource ServiceRequest. Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource ServiceRequest, dan contoh pengiriman data atau payload dari data instruksi tindak lanjut dapat dilihat dalam Postman Collection.

28. Pembaruan Data Kunjungan

Pasien sedang mendapatkan pelayanan kesehatan

Saat pasien sedang mendapatkan pelayanan kesehatan atau pemeriksaan, sangat direkomendasikan untuk mencatat kapan proses tersebut dimulai dan berakhir pada Encounter.statusHistory dengan menambah data baru dengan Encounter.statusHistory[].periode dan menandai Encounter.statusHistory[].periode dengan nilai in-progress. Jika update data kunjungan dilakukan secara realtime mengikuti setiap perubahan status kunjungan maka saat mengupdate data kunjungan diperlukan untuk mengisikan Encounter.periode sesuai dengan data yang ditambahkan pada Encounter.statusHistory[].periode serta menandai Encounter.status sebagai in-progress.

Kunjungan selesai

Saat kunjungan pasien selesai, dilakukan pembaharuan data kunjungan dengan menambahkan informasi diagnosis, periode kunjungan selesai, kondisi saat meninggalkan fasilitas pelayanan kesehatan, dan rencana tindak lanjut/cara keluar dari fasilitas pelayanan kesehatan, kunjungan ANC serta UUID dari EpisodeOfCare untuk kehamilan yang terkait. Pengiriman data dilakukan melalui metode PUT. Isi Encounter.id dengan UUID balikan dari SATUSEHAT setelah melakukan POST data kunjungan pertama kali.

Khusus untuk status kunjungan ANC disematkan pada Encounter.identifier dengan format sebagai berikut:

Tabel 38. Format Status Kunjungan ANC
Resource Encounter

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Encounter.identifier[0].system[0]

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/episodeofcare/ANC

Encounter.identifier[0].value[0]

K1A

K1M

K2

K3

K4

K5

K6

Keterangan Encounter.identifier

Kunjungan K1 akses

Kunjungan K1 murni

Kunjungan K2

Kunjungan K3

Kunjungan K4

Kunjungan K5

Kunjungan K6

Keterangan: Pengiriman data Kunjungan ANC melalui elemen Encounter.identifier dilakukan setiap kunjungan ANC/kehamilan dilakukan dengan memberikan informasi apakah kunjungan tersebut masuk kedalam kunjungan K1 akses, kunjungan K1 murni, kunjungan K2 dan lain sebagainya.

29. Menutup Episode Kehamilan

Episode kehamilan yang didaftarkan saat pertama kali melakukan kunjungan ANC perlu ditutup untuk menandai berakhirnya periode kehamilan untuk seorang ibu. Informasi terkait penutupan episode kehamilan ini berkaitan dengan mengupdate nilai pada resource EpisodeOfCare.status dan EpisodeOfCare.statusHistory[].status menjadi finished serta mengisikan nilai pada EpisodeOfCare.periode.end dan EpisodeOfCare.statusHistory[].periode.end diisikan dengan nilai waktu berakhirnya kehamilan dengan metode PUT.

Berakhirnya kehamilan ini dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut dan akan mengupdate nilai EpisodeOfCare.periode.end dan EpisodeOfCare.statusHistory[].periode.end dengan salah satu kondisi berikut:

  1. Waktu terjadinya persalinan

  2. Waktu terjadinya keguguran atau proses kuret

  3. Kehilangan kontak dan follow-up - tidak tersedianya informasi terkait berakhirnya kehamilan karena sistem tidak lagi mampu melacak pencatatan maupun follow-up terhadap episode kehamilan seorang ibu, maka waktu yang digunakan dapat memanfaatkan batas maksimum masa kehamilan dapat terjadi yaitu 44 minggu (308 hari) setelah tanggal HPHT.

30. Pengenalan Konsep Bundle

Dalam pengiriman data melalui FHIR API, resource yang dikirim boleh dikirim secara bersamaan sekaligus. Untuk mengirimkan resource > 1 dalam satu kiriman, maka harus digunakan resource Bundle. Kerangka utama resource Bundle dapat dilihat di contoh berikut:

{
  "resourceType": "Bundle",
  "type": "transaction",
  "entry": [
    {
      "fullUrl": "",
      "resource": {
        },
      "request": {
        "method": "",
        "url": ""
      }
    },
  ]
}

31. Daftar Data Pasien dan Tenaga Kesehatan untuk Proses Uji Coba / Development Endpoint

PatientID dan NIK

Tabel 39. Daftar Data Pasien
PatientID / IHS Number PatientNIK

P03647103112

9204014804000002

P02478375538

9271060312000001

P02280547535

9104025209000006

P00805884304

9104224509000003

P01654557057

9104224606000005

P00912894463

9104223107000004

P01836748436

9201076001000007

P00883356749

9201394901000008

P01058967035

9201076407000009

P02428473601

9210060207000010

100000030004

367400000000222

100000030004

367400001111388

100000030005

36740000000022211

100000030009

3171022809990001

100000030015

3171022809990001

PractitionerID dan NIK

Tabel 40. Daftar Tenaga Kesehatan
PractitionerID / IHS Number PractitionerNIK

10014058550

3313096403900009

10001354453

3171071609900003

10012572188

3519111703800007

10001915884

3578083008700010

10002074224

3217040109800006

10006926841

3322071302900002

10018180913

6408130207800005

10009880728

7209061211900001

10010910332

3207192310600004

10018452434

5271002009700008

N10000003

367400001111203

N10000004

367400001111204

N10000005

367400001111205

N10000010

367400001111210

N10000006

367400001111206

N10000007

367400001111207

N10000008

367400001111208

N10000009

367400001111209

N10000001

367400001111201

N10000002

367400001111202


1. Yifru Berhan and Asres Berhan, Antenatal Care as a Means of Increasing Birth in the Health Facility and Reducing Maternal Mortality: A Systematic Review, Ethiop J Health Sci, 2014
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, Dan Pelayanan Kesehatan Seksual