Registrasi Stroke

Riwayat Perubahan

Details
Tabel 1. Riwayat Perubahanan Registrasi Stroke
versiTanggal PembaruanDeskripsi PerubahanPenanggung Jawab

v1.2

3 Juli 2024

  • Penghapusan Data Follow Up Poin 3. Modified Rankin Scale 12 Bulan.

  • Pembaharuan Narasi pada Bab 12. Data Kepulangan Pasien Stroke.

  • Penyesuaian pemetaan terminologi Observation.code pada Bab 4. Pengiriman Data Anamnesis untuk variabel Riwayat Konsumsi Alkohol.

Sania Fitria

v1.1

1 Juli 2024

Perubahan narasi metode PUT menjadi PATCH pada Bab 19. Menutup Episode Perawatan Stroke.

Sania Fitria

v1.0

Rilis Pertama.

Sania Fitria

ORIENTASI (ONBOARDING/PRE-USECASE)

Sebelum melakukan pengiriman data terkait pendaftaran pasien dan diagnosis, terdapat 4 langkah yang perlu dilakukan yaitu:

  1. Autentikasi ke SATUSEHAT,

  2. Registrasi Struktur Organisasi,

  3. Registrasi Struktur Lokasi,

  4. Menyimpan Nomor IHS untuk Tenaga Kesehatan.

Autentikasi

Informasi autentikasi atau pertukaran/transaksi data akan dibahas lebih lanjut pada Autentikasi

Registrasi Struktur Organisasi

Berikut ini adalah struktur organisasi dari Registrasi Stroke

Registrasi Struktur Organisasi
Gambar 1. Registrasi Struktur Organisasi

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Organization (data suborganisasi), dapat dilihat dalam resource Organization. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Organization dapat dilihat dalam Postman Collection.

Registrasi Struktur Lokasi

Berikut ini adalah struktur lokasi dari Registrasi Stroke

Registrasi Struktur Lokasi
Gambar 2. Registrasi Struktur Lokasi

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Location (data sublokasi), dapat dilihat dalam resource Location. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Location dapat dilihat dalam Postman Collection.

Variabel/parameter/element FHIR Location.type pada resource Location bersifat WAJIB/Mandatories dimana harus ada, atau pasti selalu ada.

Nomor IHS untuk Tenaga Kesehatan

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Practitioner (data nomor IHS Tenaga Kesehatan), dapat dilihat dalam resource Practitioner. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Practitioner dapat dilihat dalam Postman Collection.

INTEGRASI

Konsep pelayanan stroke terpadu adalah sebuah program pelayanan yang mengedepankan integrasi di dalam penanganan pasien dengan pendekatan interdisiplin mulai dari pencegahan, pengobatan, restorasi dan rehabilitasi stroke. Pelayanan stroke dibagi menjadi pelayanan rawat jalan dan rawat inap. Pelayanan rawat jalan yang utama terdiri atas klinik pencegahan stroke, klinik neurologi / klinik neurovaskular yang dapat didukung oleh klinik neurosonologi, neurorestorasi dan neurorehabilitasi stroke, klinik fungsi luhur, program edukasi dan bimbingan komunitas serta pelayanan tele-stroke. Pelayanan rawat inap meliputi pelayanan emergensi stroke, pelayanan di unit stroke, evaluasi faktor risiko stroke, pemulihan stroke di bangsal stroke serta neurointervensi bedah dan non-bedah[1].

Registri stroke dapat didefinisikan sebagai sistem terorganisir untuk pengumpulan, penyimpanan, pengambilan, analisis, dan penyebaran informasi tentang pasien individu yang telah mengalami stroke di Indonesia[2].

Playbook Use-case Stroke dibuat sebagai panduan teknis untuk fasilitas pelayanan kesehatan atau pengembang rekam medis elektronik lainnya dalam melakukan proses integrasi dan interoperabilitas di dalam SATUSEHAT Platform, khususnya informasi terkait Registri Penyakit Stroke. Playbook ini menjelaskan secara detail mengenai standar tahapan alur integrasi dan format pengiriman data, mulai dari:

  1. Pendaftaran Pasien

  2. Pendaftaran Kunjungan

  3. Memulai Episode Perawatan Stroke

  4. Pengiriman Data Anamnesis

  5. Pengiriman Data Pemeriksaan Fisik Umum

  6. Pengiriman Data Pemeriksaan Neurologis Penyakit Stroke

  7. Pengiriman Data Pemeriksaan Penunjang

  8. Pengiriman Data Diagnosis

  9. Pengiriman Data Tindakan/ Prosedur Medis

  10. Pengiriman Data Farmasi/Obat

  11. Pengiriman Data Prosedur Rehabilitasi

  12. Pengiriman Data Kepulangan Pasien Stroke

  13. Pengiriman Data Prognosis

  14. Pengiriman Data Rencana Tindak Lanjut dan Sarana Transportasi untuk Rujuk

  15. Pengiriman Data Instruksi Tindak Lanjut

  16. Pengiriman Data Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

  17. Pengiriman Data Cara Keluar dari Rumah Sakit

  18. Pembaharuan Data Kunjungan

  19. Menutup Episode Perawatan Stroke

Resource FHIR yang digunakan pada modul pelayanan ini, yaitu :

  1. AllergyIntolerance

  2. ClinicalImpression

  3. Condition

  4. DiagnosticReport

  5. Encounter

  6. EpisodeOfCare

  7. ImagingStudy

  8. Medication

  9. MedicationDispense

  10. MedicationRequest

  11. MedicationStatement

  12. Observation

  13. Procedure

  14. ServiceRequest

  15. Specimen

Stroke
Gambar 3. Alur Integrasi Modul Stroke

Pelaporan terkait data atau variabel dalam Modul Use-Case Stroke melalui SATUSEHAT disesuaikan dengan:

  1. Registry of Stroke Care Quality (RES-Q) versi 3.0

  2. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/MENKES/394/2019 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stroke

Variabel terkait pelayanan untuk Modul Use-case Stroke, seperti proses pendaftaran pasien dan kunjungan, proses pemeriksaan penunjang, proses tatalaksana, dan proses meninggalkan rumah sakit, dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT. Adapun variabel yang diperlukan untuk Modul Use-case Stroke secara khusus dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2. Variabel yang digunakan dalam Modul Stroke
NoVariabelResourceElement Data / PathKeterangan

Data Admisi Pasien Stroke

1

Waktu Admisi IGD

Encounter

Encounter.period.start

Tanggal, bulan dan tahun, serta jam kedatangan lengkap saat pasien diterima/ masuk di IGD (saat terjadi serangan)

2

Waktu Admisi Rawat Inap di Stroke Unit / Bangsal Stroke / Stroke Corner

Encounter

Encounter.period.start

Waktu saat pasien masuk Rawat Inap di unit pertama perawatan rumah sakit (Stroke Unit / Bangsal Stroke / Stroke Corner)

Anamnesis

1

Onset (waktu serangan stroke - onset)

a.

Waktu onset gejala muncul

Condition

Condition.onsetDateTime

Pertama kali pasien merasakan gejala stroke

b.

Wake up stroke

Observation

Observation.code.coding

Apabila gejala dirasakan saat pasien bangun tidur, maka waktu terakhir kali pasien terlihat normal sebelum tertidur

Observation.category.coding

Observation.valueDateTime

2

Faktor Resiko: Riwayat Penyakit

Condition

Condition.code

Riwayat penyakit dari pasien stroke

Condition.category

a.

Riwayat Penyakit: Hipertensi

Pasien didiagnosis saat ini dengan Hipertensi, memenuhi 1/ lebih kriteria berikut:
. Pernah didiagnosis dan mendapat pengobatan untuk Hipertensi, diet, dan/olahraga . Catatan medis sebelumnya menunjukkan hasil pengukuran tekanan darah ≥ 140 mmHg sistolik dan atau ≥ 90 mmHg diastolik pada minimal 2 kali pengukuran/ kunjungan pada pasien tanpa riwayat diabetes atau gagal ginjal kronik. . Catatan medis sebelumnya menunjukkan hasil pengukuran tekanan darah ≥ 130 mmHg sistolik dan atau ≥ 80 mmHg diastolik pada minimal 2 kali pengukuran/ kunjungan pada pasien riwayat diabetes atau gagal ginjal kronik. . Sedang mendapatkan terapi hipertensi saat ini.

1)

Hipertensi

Observation

Observation.code.coding

Observation.category.coding

Observation.valueBoolean

2)

Derajat Hipertensi

Observation

Observation.component.code

Stage pasien yang pertama kali diperiksa (baru di diagnosis)

Observation.component.valueCodeableConcept.coding

Condition

Condition.stage.type.coding

Condition.stage.summary.coding

3)

Mendapat Obat

Observation

Observation.component.code

Status Pasien mendapatkan Obat Hipertensi

Observation.component.valueBoolean

4)

Terkontrol

Observation

Observation.component.code

Hipertensi terkontrol atau tidak terkontrol

Observation.component.valueBoolean

b.

Riwayat Penyakit: Diabetes Mellitus

Pernah didiagnosis dengan Diabetes dan/telah mendapatkan pengobatan berupa obat hiperglikemik oral atau terapi insulin. Kriteria diagnosis menurut The American Diabetes Association sebagai berikut:

. Hemoglobin A1c ≥ 6.5%; atau . Glukosa puasa plasma ≥126 mg/dl (7.0 mmol/L) atau 3. 2 Jam Glukosa plasma ≥ 200 mg/dl (11.1 mmol/L). . Pada pasien dengan gejala klasik hiperglikemia atau krisis hiperglikemik, kadar glukosa plasma acak ≥ 200 mg/dl (11.1 mmol/L). . Kriteria ini tidak termasuk diabetes gestational.

1)

Diabetes Mellitus

Observation

Observation.code.coding

Observation.category.coding

Observation.valueBoolean

2)

Mendapat Obat

Observation

Observation.component.code

Status Pasien mendapatkan Obat Diabetes Mellitus

Observation.component.valueBoolean

3)

Terkontrol

Observation

Observation.component.code

Diabetes Mellitus terkontrol atau tidak terkontrol

Observation.component.valueBoolean

c.

Riwayat Penyakit: Dislipidemia

Pernah memiliki riwayat dislipidemia/ hiperkolesterolemia, telah diagnosis dan atau mendapat pengobatan oleh dokter. Kriteria Diagnosis Dislipidemia menurut National Cholesterol Education Program (NCEP) sebagai berikut: . Kolesterol total > 200 mg/dl (5.18 mmol/L); atau . LDL ≥ 130 mg/dl (3.37 mmol/L); . HDL < 40 mg/dl (1.04 mmol/L) untuk laki-laki dan . < 50 mg/dl (1.30 mmol/L) untuk wanita . Saat ini sedang mendapat terapi dislipidemia.

1)

Dislipidemia

Observation

Observation.code.coding

Observation.category.coding

Observation.valueBoolean

2)

Mendapat Obat

Observation

Observation.component.code

Status Pasien mendapatkan Obat Dislipidemia

Observation.component.valueBoolean

3)

Intensitas Obat Statin

Observation

Observation.component.code

Jika Pasien mendapatkan obat statin, maka perlu dikirimkan data terkait Intensitas Obat Statin.

Observation.component.valueCodeableConcept.coding

3

Faktor Resiko: Riwayat Penyakit Keluarga

Condition

Condition.code

Riwayat serangan stroke pada anggota keluarga first degree relatives yaitu ayah/ibu/saudara kandung

Condition.category

4

Faktor Resiko: Riwayat Merokok

Observation

Observation.code.coding

Suatu kebiasaan menghisap rokok yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari

Observation.category.coding

Observation.valueCodeableConcept

5

Faktor Resiko: Riwayat Konsumsi Alkohol

Observation

Observation.code.coding

Konsumsi alkohol dalam waktu 1 bulan terakhir

Observation.category.coding

Observation.valueBoolean

6

Faktor Resiko: Riwayat KB Hormonal

Observation

Observation.code.coding

Menggunakan alat kontrasepsi hormonal sebelumnya (Pil atau suntik KB)

Observation.category.coding

Observation.valueBoolean

7

Riwayat Pengobatan

MedicationStatement

MedicationStatement.status

Riwayat konsumsi obat sebelum admisi

MedicationStatement.medication[x]

MedicationStatement.note.text

8

Modified Rankin Score (mRS) pre-admisi/ pre-stroke

Observation

Observation.code.coding

Skala yang digunakan untuk mengukur derajat kecacatan pada pasien sebelum terserang stroke

Observation.category.coding

Observation.valueCodeableConcept

Pemeriksaan Fisik Umum

1

Tekanan Darah

a.

Sistole

Observation

Observation.category.coding

Hasil pemeriksaan tekanan darah sistolik pasien

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity.code

Observation.valueQuantity.value

b.

Diastole

Observation

Observation.category.coding

Hasil pemeriksaan tekanan darah diastolik pasien

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity.code

Observation.valueQuantity.value

2.

Tinggi Badan

Observation

Observation.category.coding

Hasil pengukuran tinggi badan menggunakan skala centimeter

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity.code

Observation.valueQuantity.value

3.

Berat Badan

Observation

Observation.category.coding

Hasil penimbangan badan menggunakan skala kilogram

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity.code

Observation.valueQuantity.value

4.

IMT

Observation

Observation.category.coding

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui status gizi seseorang dengan membagi berat badan dan tinggi badan

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity.code

Observation.valueQuantity.value

Observation.interpretation

Pemeriksaan Neurologis Penyakit Stroke

1.

Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Admisi

Observation

Observation.category.coding

Total Skor Skala pengukuran tingkat keparahan stroke yang dinilai saat pasien masuk ke IGD Fasilitas Pelayanan Kesehatan (NIHSS)

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity.code

Observation.valueQuantity.value

Observation.interpretation

2.

Disphagia

Observation

Observation.category.coding

Menilai kemampuan pasien dalam menelan (skrining fungsi menelan)

Observation.code.coding

Observation.valueCodeableConcept

Pemeriksaan Penunjang

1.

Pemeriksaan Penunjang Computed Tomography Scan (CT-Scan) Kepala

a.

Hasil Pemeriksaan Penunjang Computed Tomography Scan (CT-Scan) Kepala

Observation

Observation.category.coding

Kesan yang didapatkan dari hasil pemeriksaan CT-Scan Kepala

Observation.code.coding

Observation.valueCodeableConcept

b.

Alberta Stroke Program Early CT (ASPECT) score

Observation

Observation.category.coding

Skoring menilai early ischemic changes pada stroke iskemik akut

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity.code

Observation.valueQuantity.value

2.

Pemeriksaan Penunjang Computed Tomography Angiography (CTA)

Observation

Observation.category.coding

Kesan yang didapatkan dari hasil pemeriksaan Computed Tomography Angiography (CTA)

Observation.code.coding

Observation.valueCodeableConcept

3.

Pemeriksaan Laboratorium

a.

Waktu Pengambilan Spesimen Klinis

Specimen

Specimen.collection.collectedDateTime

Tanggal lengkap saat pemeriksaan laboratorium darah dilakukan pertama kali pada suatu periode perawatan

b.

Waktu Hasil Pemeriksaan Keluar dari Laboratorium

Observation

Observation.effectiveDateTime

Tanggal lengkap saat pemeriksaan laboratorium darah selesai dilakukan pertama kali pada suatu periode perawatan

c.

Hasil Pemeriksaan Laboratorium

Observation

Observation.category.coding

Hasil yang didapatkan dari berbagai jenis pemeriksaan laboratorium

Observation.code.coding

Observation.valueQuantity.code

Observation.valueQuantity.value

Tindakan/ Prosedur Medis

1.

Terapi Trombolitik (rTPA)

Prosedur pemberian jenis obat yang digunakan untuk mengatasi penyumbatan pembuluh darah di otak

a.

Waktu diberikan r-TPA

Procedure

Procedure.performed.dateTime

b.

Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Post-rTPA (Trombolisis)

Penilaian tingkat keparahan stroke langsung setelah pemberian terapi trombolisis saat Pasien dalam Perawatan Rawat Inap/IGD

c.

Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Post-rTPA 24 Jam (Trombolisis)

Penilaian tingkat keparahan stroke 24 jam setelah pemberian terapi trombolisis saat Pasien dalam Perawatan Rawat Inap/IGD

2.

Trombektomi

Prosedur operasi untuk menghilangkan bekuan darah dari arteri datau vena.

a.

Waktu dilakukan Trombektomi
(Groin puncture time)

Procedure

Procedure.performed.dateTime

b.

Time to Recanalization

Observation

Observation.category.coding

Waktu mencapai rekanalisasi pada saat trombektomi

Observation.code.coding

Observation.valueDateTime

c.

Thrombolysis in Cerebral Infarction (TICI) score

Observation

Observation.category.coding

Skoring untuk menilai tingkat reperfusi setelah trombektomi

Observation.code.coding

Observation.valueCodeableConcept

Prosedur Rehabilitasi

1.

Jenis Prosedur Rehabilitasi

Procedure

Procedure.code.coding

Prosedur terapi yang diberikan untuk pasien stroke

Procedure.category

Data Kepulangan Pasien Stroke

1.

Waktu Kepulangan Pasien

Encounter

Encounter.period.end

Tanggal dan Waktu kepulangan pasien

2.

Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Pulang Pasien

Skala pengukuran tingkat keparahan stroke yang dinilai saat pasien discharge dari Rawat Inap Fasilitas pelayanan Kesehatan

3.

Modified Rankin Score (mRS) Pulang Pasien

Mengukur tingkat disabilitas atau ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari pasien stroke yang diukur saat discharge dari fasilitas pelayanan kesehatan

Data Follow Up Pasien Stroke

1.

Modified Rankin Score (mRS) 3 bulan

Mengukur tingkat disabilitas atau ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari pasien stroke yang diukur saat discharge dari RS setelah 3 bulan terkonfirmasi stroke

2.

Modified Rankin Score (mRS) 6 bulan

Mengukur tingkat disabilitas atau ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari pasien stroke yang diukur saat discharge dari RS setelah 6 bulan terkonfirmasi stroke

1. Pendaftaran Pasien

Apabila melakukan pengiriman data kesehatan melalui SATUSEHAT yang memiliki elemen data terkait pasien, maka diperlukan informasi {patient-ihs-number} dari pasien yang bersangkutan. {patient-ihs-number} seorang pasien didapatkan dari Master Patient Index (MPI) Kementerian Kesehatan. MPI menyimpan data-data demografi pasien berskala nasional, mulai dari nama, tanggal lahir, alamat, identitas resmi yang diterbitkan pemerintah, dan lain lain. Setelah mendapatkan {patient-ihs-number}, ID dapat disimpan secara di masing-masing sistem internal Fasyankes maupun partner non-Fasyankes. {patient-ihs-number} akan mempermudah pelaporan pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan pasien, karena partner tidak diwajibkan menyertakan data diri setiap ada pengiriman data {patient-ihs-number} juga dapat digunakan untuk melihat data diri pasien secara menyeluruh.

Proses pencarian {patient-ihs-number} dari pasien dapat dilakukan melalui FHIR API dengan metode GET. Untuk metode pencarian data pasien di SATUSEHAT secara detail dapat dilihat dalam dokumen Petunjuk Teknis SATUSEHAT (Juknis SATSET).

Adapun data Informasi tentang seseorang yang terlibat dalam perawatan pasien, namun bukan merupakan target layanan kesehatan, dan juga tidak memiliki tanggung jawab formal dalam proses perawatan pasien dapat dikirimkan dengan menggunakan resources RelatedPerson.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk RelatedPerson yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks data orang yang berhubungan dengan pasien:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data Informasi tentang seseorang yang terlibat dalam perawatan pasien melalui resource RelatedPerson dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 3. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource RelatedPerson

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Data Informasi Keluarga

a. Status Hubungan

RelatedPerson.relationship.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v3-RoleCode

RelatedPerson.relationship.code

FAMMEMB

RelatedPerson.relationship.display

family member

b. Nama

RelatedPerson.name

(Tipe Data String)

c. No. Handphone

RelatedPerson.telecom

(+(kode negara) (no. telepon))

Data Informasi Selain Keluarga

a. Status Hubungan

RelatedPerson.relationship.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/v2-0131

RelatedPerson.relationship.code

O

RelatedPerson.relationship.display

Other

a. Nama

RelatedPerson.name

(Tipe Data String)

c. No. Handphone

RelatedPerson.telecom

(+(kode negara) (no. telepon))

2. Pendaftaran Kunjungan Pasien

Kunjungan pasien dapat didefinisikan sebagai interaksi pasien terhadap suatu layanan Fasyankes. Sebagai contoh, dalam satu rangkaian rawat jalan, seluruh rangkaian dapat didefinisikan sebagai satu Encounter. Data-data kunjungan pasien yang direkam meliputi kapan pertemuan tersebut mulai dan selesai, siapa tenaga kesehatan yang melayani, siapa subjek dari pelayanannya, dan informasi pendukung lainnya.

Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pendaftaran Kunjungan Pasien dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

3. Memulai Episode Perawatan Stroke

Saat pasien berkunjung dan dinyatakan terduga penyakit Stroke maka data resources EpisodeOfCare harus dikirimkan. Pembuatan resource EpisodeOfCare cukup dikirimkan satu kali saja melalui POST EpisodeOfCare dengan menggunakan status "waitlist" dan akan mendapat balikan dari SATUSEHAT berupa ID yang kemudian akan digunakan untuk menandai data Encounter.episodeOfCare selama menjalani pelayanan stroke. Selain itu, akan didapatkan balikan dari SATUSEHAT berupa nomor surveilans penyakit stroke (suspect-id). Episode perawatan stroke dimulai dengan status "waitlist" saat hasil Charta Prediksi Risiko PTM menunjukkan hasil tinggi atau terduga penyakit stroke.

Pada kunjungan berikutnya tidak perlu membuat EpisodeOfCare yang baru, ID EpisodeOfCare yang pertama kali dibuat dapat dicari dengan metode GET menggunakan parameter pencarian dengan patient IHS Number Patient, type EpisodeOfCare “CVD ”, dan status “waitlist” untuk mendapatkan ID EpisodeOfCare yang kemudian digunakan untuk menandai data Encounter.episodeOfCare pada kunjungan tersebut dan kunjungan-kunjungan berikutnya. Selain ketiga parameter pencarian tersebut, parameter organization IHS Number Organization juga dapat digunakan apabila hanya ingin melihat EpisodeOfCare di faskes yang dikunjungi. Namun, apabila ingin melihat seluruh EpisodeOfCare yang sedang dijalani oleh pasien maka tidak perlu menambahkan parameter organization.

Status “waitlist” perlu diubah menjadi “active” ketika pasien mendapatkan serangan stroke atau didiagnosis stroke dengan metode PATCH EpisodeOfCare. Perubahan tersebut akan menghasilkan balikan dari SATUSEHAT berupa nomor register penyakit stroke (registry-id). Saat pasien telah diubah statusnya menjadi “active”, metode GET juga dapat dilakukan menggunakan parameter pencarian dengan patient IHS Number Patient, type EpisodeOfCare “CVD ”, dan status “active” untuk mendapatkan ID EpisodeOfCare yang kemudian digunakan untuk menandai data Encounter.episodeOfCare pada kunjungan tersebut dan kunjungan-kunjungan berikutnya.

Jika saat pasien mendapatkan serangan stroke atau didiagnosis stroke belum terdapat pengiriman data resources EpisodeOfCare. Maka fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang menerima pasien tersebut harus melakukan pembuatan resource EpisodeOfCare melalui POST EpisodeOfCare dengan menggunakan status "active" sebagai penanda dimulainya Episode Perawatan Stroke pada pasien tersebut tanpa adanya status terduga stroke.

Contoh pencarian ID EpisodeOfCare dapat dilihat dalam Postman Collection pada Petunjuk Teknis SATUSEHAT (Juknis SATSET).

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk EpisodeOfCare yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Pada saat pembuatan pembuatan baru EpisodeOfCare, maka EpisodeOfCare.period.start diisikan dengan nilai yang sama persis dengan tanggal lahir pasien jika tersedia. Untuk pengisian EpisodeOfCare.period.end dilakukan saat menandai EpisodeOfCare.status sebagai finished dan diisikan dengan tanggal saat pasien survive maupun meninggal.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Berikut pemetaan nilai untuk EpisodeOfCare yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks pengiriman data kunjungan:

Tabel 4. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource EpisodeOfCare

1. Kunjungan Perawatan Stroke

EpisodeOfCare.type.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/episodeofcare-type

EpisodeOfCare.type.coding.code

CVD

EpisodeOfCare.type.coding.display

Cerebrovascular Disease Management Care

4. Pengiriman Data Anamnesis

Data Anamnesis untuk pasien stroke mencakup Onset (waktu serangan stroke), faktor resiko yang terdiri atas riwayat penyakit pribadi, riwayat penyakit stroke keluarga, status merokok, riwayat konsumsi alkohol, riwayat KB hormonal, serta riwayat pengobatan, riwayat alergi dan Modified Rankin Scale (mRS) pre-Stroke/pre-Admisi. Data yang dimiliki pasien tersebut dapat dikirimkan menggunakan resource Condition, AllergyIntolerance, MedicationStatement dan Observation.

Pemetaan nilai resource Condition, AllergyIntolerance, MedicationStatement dan Observation serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik untuk riwayat pengobatan, riwayat alergi dan selengkapnya terkait dengan pengiriman data anamnesis dapat merujuk ke Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Tabel 5. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Condition dan Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Onset (waktu serangan stroke - onset)

a. Waktu onset gejala muncul

Condition.onsetDateTime

(Tipe data dateTime)

Keterangan

Condition.onsetDateTime dalam Waktu onset gejala muncul sama dengan Condition.onsetDateTime pada Keluhan Utama dalam Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

b. Wake Up Stroke

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

survey

Observation.category[i].coding.display

Survey

*Observation.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

*Observation.code.coding.code

OC000186

*Observation.code.coding.display

Wake up stroke

*Observation.valueDateTime

(Tipe data dateTime)

2. Faktor Resiko: Riwayat Penyakit Pribadi

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

(Lihat Lampiran 1)

Condition.code.coding.code

(Lihat Lampiran 1)

Condition.code.coding.display

(Lihat Lampiran 1)

a. Riwayat Penyakit: Hipertensi

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

survey

Observation.category[i].coding.display

Survey

*Observation.code.coding.system

http://snomed.info/sct

*Observation.code.coding.code

38341003

*Observation.code.coding.display

Hypertension

*Observation.valuevalueBooleanDateTime

(Tipe data Boolean)

Keterangan

Jika Pasien memiliki Riwayat Hipertensi, maka akan dilanjutkan mengirimkan data pendukung, sebagai berikut:

Derajat Hipertensi

Observation.component.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.stage.type.coding.system

Observation.component.code.coding.code

268607006

Condition.stage.type.coding.code

Observation.component.code.coding.display

Hypertension risk level

Condition.stage.type.coding.display

Observation.component.valueCodeableConcept.coding.system

http://snomed.info/sct

http://snomed.info/sct

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

http://snomed.info/sct

Condition.stage.summary.coding.system

Observation.component.valueCodeableConcept.coding.code

827069000

827068008

OI000042

56218007

Condition.stage.summary.coding.code

Observation.component.valueCodeableConcept.coding.display

Stage 1 hypertension

Stage 2 hypertension

Hipertensi derajat 3

Systolic hypertension

Condition.stage.summary.coding.display

Pilihan Jawaban yang divisualisasikan

Hipertensi derajat 1

Hipertensi derajat 2

Hipertensi derajat 3

Hipertensi sistolik terisolasi

Keterangan

Pengiriman data derajat hipertensi hanya dikirimkan 1 kali saat pasien pertama kali di diagnosa hipertensi.

Pengiriman diagnosa juga dapat dikirimkan menggunakan Resources Condition.

Mendapat Obat

Observation.component.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Observation.component.code.coding.code

715047008

Observation.component.code.coding.display

Does obtain medication

Observation.component.valueBooelan

(Tipe data boolean)

Terkontrol

Observation.component.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Observation.component.code.coding.code

31509003

Observation.component.code.coding.display

Controlled

Observation.component.valueBooelan

(Tipe data boolean)

b. Riwayat Penyakit: Diabetes Mellitus

Observation.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

survey

Observation.category[i].coding.display

Survey

*Observation.code.coding.system

http://snomed.info/sct

*Observation.code.coding.code

73211009

*Observation.code.coding.display

Diabetes mellitus

*Observation.valuevalueBooleanDateTime

(Tipe data Boolean)

Keterangan

Jika Pasien memiliki Riwayat Diabetes Mellitus, maka akan dilanjutkan mengirimkan data pendukung, sebagai berikut:

Mendapat Obat

Observation.component.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Observation.component.code.coding.code

715047008

Observation.component.code.coding.display

Does obtain medication

Observation.component.valueBooelan

(Tipe data boolean)

Terkontrol

Observation.component.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Observation.component.code.coding.code

31509003

Observation.component.code.coding.display

Controlled

Observation.component.valueBooelan

(Tipe data boolean)

c. Riwayat Penyakit: Dislipidemia

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

survey

Observation.category[i].coding.display

Survey

*Observation.code.coding.system

http://snomed.info/sct

*Observation.code.coding.code

370992007

*Observation.code.coding.display

Dyslipidemia

*Observation.valuevalueBooleanDateTime

(Tipe data Boolean)

Keterangan

Jika Pasien memiliki Riwayat Dislipidemia, maka akan dilanjutkan mengirimkan data pendukung, sebagai berikut:

Mendapat Obat

Observation.component.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Observation.component.code.coding.code

715047008

Observation.component.code.coding.display

Does obtain medication

Observation.component.valueBooelan

(Tipe data boolean)

Keterangan

Jika Pasien mendapatkan obat statin, maka perlu dikirimkan data terkait Intensitas Obat Statin.

Intensitas Obat Statin

Observation.component.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Observation.component.code.coding.code

OC000180

Observation.component.code.coding.display

Intensitas Obat Statin

Observation.component.valueCodeableConcept.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Observation.component.valueCodeableConcept.coding.code

OV000407

OV000408

OV000409

Observation.component.valueCodeableConcept.coding.display

Statin Intensitas Tinggi

Statin Intensitas Sedang

Statin Intensitas Rendah

Pilihan Jawaban yang divisualisasikan

Statin Intensitas Tinggi

Statin Intensitas Sedang

Statin Intensitas Rendah

3. Faktor Resiko: Riwayat Penyakit Stroke Keluarga

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.code.coding.code

275104002

Condition.code.coding.display

Family history of stroke

4. Faktor Risiko : Status Merokok

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

survey

Observation.category[i].coding.display

Survey

*Observation.code.coding.system

http://loinc.org

*Observation.code.coding.code

72166-2

*Observation.code.coding.display

Tobacco smoking status

Observation.valueCodeableConcept[i].coding.system

Observation.valueCodeableConcept[i].coding.code

Observation.valueCodeableConcept[i].coding.display

Pilihan Jawaban yang divisualisasikan

http://snomed.info/sct

77176002

Smoker

Perokok Aktif

http://snomed.info/sct

8517006

Ex-smoker

Mantan Perokok

http://snomed.info/sct

8392000

Non-smoker

Tidak Perokok

http://snomed.info/sct

261665006

Unknown

Tidak Diketahui

5. Faktor Risiko: Riwayat Konsumsi Alkohol

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

survey

Observation.category[i].coding.display

Survey

*Observation.code.coding.system

http://snomed.info/sct

*Observation.code.coding.code

405137009

*Observation.code.coding.display

Risk control behavior: alcohol use

Observation.valueBoolean

(Tipe data Boolean)

6. Faktor Risiko : Riwayat KB Hormonal

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

survey

Observation.category[i].coding.display

Survey

*Observation.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

*Observation.code.coding.code

OC000170

*Observation.code.coding.display

Riwayat KB Hormonal

*Observation.valueBoolean

(Tipe data Boolean)

Riwayat pengobatan

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik dalam Pengiriman Data Riwayat Pengobatan dalam Modul Use-Case Stroke dapat mengacu pada Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT dengan fokus Therapeutic Sub-Group mencakup Antihipertensi, Antidiabetes, Antiplatelet, Antikoagulan, Statin, dan Lainnya yang tersedia dalam Kamus Farmasi dan Alat Kesehatan (KFA) di SATUSEHAT.

8. Modified Rankin Scale (mRS) pre-Stroke/ pre-Admisi

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

exam

Observation.category[i].coding.display

Exam

*Observation.code.coding.system

http://loinc.org

*Observation.code.coding.code

75859-9

*Observation.code.coding.display

Modified rankin scale

Observation.valueCodeableConcept.coding.system

(Lihat Lampiran 2)

Observation.valueCodeableConcept.coding.code

(Lihat Lampiran 2)

Observation.valueCodeableConcept.coding.display

(Lihat Lampiran 2)

5. Pengiriman Data Pemeriksaan Fisik Umum

Data Hasil Pemeriksaan Fisik Umum mencakup Tekanan Darah, Tinggi Badan, Berat Badan, dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Data yang dimiliki pasien tersebut dapat dikirimkan menggunakan resource Observation.

Pemetaan nilai resource Observation serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik untuk Tanda-Tanda Vital, Tinggi Badan, dan Berat Badan dalam Pengiriman Data Pemeriksaan Fisik Umum dapat merujuk ke Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT. Pemetaan variabel dan terminologi spesifik untuk Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat merujuk ke Modul Pelayanan Gizi di SATUSEHAT.

6. Pengiriman Data Pemeriksaan Neurologis Penyakit Stroke

Data Pemeriksaan Neurologis Penyakit Stroke mencakup Eye Deviation, Hemineglect, Nystagmus, National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Admisi, Modified Rankin Scale (mRS) Admisi, dan Disphagia dikirimkan menggunakan resource Observation. Pemetaan nilai resource Observation dapat merujuk ke Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Tabel 6. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Admisi

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

exam

Observation.category[i].coding.display

Exam

*Observation.code.coding.system

http://loinc.org

*Observation.code.coding.code

72089-6

*Observation.code.coding.display

Total score [NIH Stroke Scale]

Observation.valueQuantity.value

(Tipe data Integer)

Observation.valueQuantity.unit

{score}

Observation.valueQuantity.system

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity.code

{score}

Observation.interpretation.coding

(Lihat Lampiran 3)

2. Disphagia

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

exam

Observation.category[i].coding.display

Exam

*Observation.code.coding.system

http://snomed.info/sct

*Observation.code.coding.code

431765005

*Observation.code.coding.display

Screening for dysphagia

Observation.valueCodeableConcept.coding.system

(Lihat Lampiran 4)

Observation.valueCodeableConcept.coding.code

(Lihat Lampiran 4)

Observation.valueCodeableConcept.coding.display

(Lihat Lampiran 4)

3. Modified Rankin Scale (mRS) Admisi

Pengiriman Data Modified Rankin Scale (mRS) Pulang Pasien dapat merujuk ke Bab 4. Pengiriman Data Pemeriksaan Neurologis Penyakit Stroke pada Sub-Bab 4.1 Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik terkait Modified Rankin Scale (mRS) Pre-Admisi/Pre-Stroke.

7. Pengiriman Data Pemeriksaan Penunjang

Pengiriman Data terkait Pemeriksaan Penunjang mulai dari permintaan pemeriksaan penunjang melalui ServiceRequest, pengiriman spesimen untuk Laboratorium melalui Specimen, data citra DICOM untuk Radiologi melalui ImagingStudy, data hasil pemeriksaan penunjang melalui Observation, dan data laporan pemeriksaan penunjang melalui DiagnosticReport dapat merujuk ke Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT. Adapun untuk pemetaan variabel dan terminologi spesifik pada Modul Use-Case Stroke difokuskan pada resource Observation, tetapi untuk resource lain mulai dari ServiceRequest, Specimen, sampai DiagnosticReport tetap dikirimkan sesuai dengan skema pengiriman data.

Skema pengiriman pemeriksaan penunjang baik laboratorium dan radiologi dapat diakses pada Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT pada Bab terkait “Skema Pengiriman Data Terkait Pemeriksaan Penunjang Laboratorium” dan “Alur Pengiriman Data Pemeriksaan Radiologi ke SATUSEHAT”.

Penentuan Kode LOINC atau kode Pemeriksaan Penunjang Nasional digunakan untuk merepresentasikan jenis pemeriksaan yang diminta. Referensi pemetaan pemeriksaan laboratorium dan radiologi dengan kode LOINC dapat dilihat melalui link berikut https://dto.kemkes.go.id/terminology/loinc. Gunakan parameter pemeriksaan dengan kategori “Permintaan” atau “Permintaan & Hasil” pada file Terminologi Laboratorium, Terminologi Radiologi, dan Lainnya ketika mengirimkan data.

Dalam Modul Use-Case Stroke, fokus pemeriksaan penunjang laboratorium meliputi:

  1. Gula Darah Sewaktu (GDS),

  2. Trigliserida,

  3. HDL,

  4. LDL,

  5. Total Kolesterol,

  6. Asam Urat,

  7. Fibrinogen,

  8. Protrombin Time (PT),

  9. Activated Partial Thromboplastin Time (APTT),

  10. D-Dimer, Protein C,

  11. Protein S,

  12. HBA1C,

  13. Hemoglobin,

  14. Hematokrit,

  15. Leukosit,

  16. Trombosit,

  17. International Normalized Ratio (INR)*.

Pengiriman data pemeriksaan penunjang laboratorium dapat menyesuaikan skema pemeriksaan penunjang laboratorium tunggal maupun pemeriksaan penunjang laboratorium panel/paket.

Selain itu, untuk pemeriksaan penunjang radiologi dan lainnya mencakup:

  1. Pemeriksaan Penunjang Computed Tomography Scan (CT-Scan) Kepala

  2. Pemeriksaan Penunjang Computed Tomography Angiography (CTA)

  3. Pemeriksaan Penunjang Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Pemetaan Kode LOINC atau kode Pemeriksaan Penunjang Nasional untuk Pemeriksaan Penunjang Magnetic Resonance Imaging (MRI) spesifik penyakit stroke dapat dilihat pada Lampiran 7.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Hasil Pemeriksaan Penunjang Computed Tomography Scan (CT-Scan) Kepala

Tabel 7. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Hasil Pemeriksaan Penunjang Computed Tomography Scan (CT-Scan) Kepala

Observation.code.coding.system

http://loinc.org

Observation.code.coding.code

24727-0

30799-1

24726-2

Observation.code.coding.display

CT Head W contrast IV

CT Head WO contrast

CT Head WO and W contrast IV

Observation.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category.coding.code

imaging

Observation.category.coding.display

imaging

Observation.valueCodeableConcept.coding.system

(Lihat Lampiran 5)

Observation.valueCodeableConcept.coding.code

(Lihat Lampiran 5)

Observation.valueCodeableConcept.coding.display

(Lihat Lampiran 5)

2. Alberta Stroke Program Early CT (ASPECT) score

Observation.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Observation.code.coding.code

OC000181

Observation.code.coding.display

Alberta Stroke Program Early CT score

Observation.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category.coding.code

exam

Observation.category.coding.display

Exam

Observation.valueQuantity.value

(Tipe data Integer)

Observation.valueQuantity.unit

{score}

Observation.valueQuantity.system

http://unitsofmeasure.org

Observation.valueQuantity.code

{score}

Hasil Pemeriksaan Penunjang Computed Tomography Angiography (CTA)

Tabel 8. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Hasil Pemeriksaan Penunjang Computed Tomography Angiography (CTA)

Observation.code.coding.system

http://loinc.org

Observation.code.coding.code

36146-9

36830-8

37498-3

Observation.code.coding.display

CTA Carotid artery W contrast IV

CTA Head vessels W contrast IV

CTA Head vessels and Neck vessels W contrast IV

Observation.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category.coding.code

imaging

Observation.category.coding.display

imaging

Observation.valueCodeableConcept.coding.system

http://snomed.info/sct

Observation.valueCodeableConcept.coding.code

(Lihat Lampiran 6)

Observation.valueCodeableConcept.coding.display

(Lihat Lampiran 6)

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

(Lihat Lampiran 6)

8. Pengiriman Data Diagnosis Stroke

Data diagnosis stroke dari pasien yang bersangkutan akan dipetakan dengan resource Condition. Pemetaan nilai resource Condition, tipe mandatoris, deskripsi, dan format pengisian dari setiap elemen data/path dapat merujuk ke Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

Dalam Use-Case Stroke, saat pasien pertama kali mengalami serangan stroke maka Condition.clinicalStatus dikirimkan menggunakan value ‘active’ sedangkan jika Pasien terkena serangan stroke lebih dari satu kali (berulang) maka Condition.clinicalStatus dikirimkan menggunakan value ‘recurrence’ saat pengiriman data diagnosis di serangan kedua, ketiga, dst.

9. Pengiriman Data Tindakan/ Prosedur Medis

Pengiriman data tindakan/prosedur medis yang dilakukan terhadap seorang pasien baik tindakan diagnostik maupun tindakan terapetik dapat dikirimkan melalui resource Procedure. Tindakan yang dilaporkan dapat berupa tindakan non-invasif (konsultasi, edukasi) maupun invasif (contoh operasi). Standar kode tindakan/prosedur medis yang dikirimkan ke SATUSEHAT menggunakan kode ICD-9 CM.

Dalam use-case Stroke, tindakannya diklasifikasikan sesuai dengan jenis stroke-nya. Misalnya, stroke iskemik tindakannya mencakup Terapi Trombolitik (rTPA), mulai dari informasi waktu diberikan terapi trombolitik (r-TPA) hingga Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Post-rTPA. Pengiriman jenis tindakan yang dilakukan akan menggunakan kode ICD-9-CM menyesuaikan dengan tindakan yang dilakukan pada masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.

Pemetaan nilai resource Procedure, tipe mandatoris, deskripsi, dan format pengisian dari setiap elemen data/path dapat merujuk ke Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terapi Trombolitik (rTPA)

Tabel 9. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Procedure

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Terapi Trombolitik (rTPA)

Waktu diberikan r-TPA

Procedure.performed.dateTime

(Tipe data dateTime)

b. Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Post-rTPA (Trombolisis)

Pengiriman Data National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Pulang Pasien dapat merujuk ke Bab 6. Pengiriman Data Pemeriksaan Neurologis Penyakit Stroke pada Sub-Bab 6.1 Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik terkait National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Admisi

c. Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Post-rTPA 24 Jam (Trombolisis)

Pengiriman Data National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Pulang Pasien dapat merujuk ke Bab 6. Pengiriman Data Pemeriksaan Neurologis Penyakit Stroke pada Sub-Bab 6.1 Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik terkait National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Admisi

Terapi Trombektomi

.

Trombektomi

a. Waktu dilakukan Trombektomi (Groin Puncture Time)

Procedure.performed.dateTime

(Tipe data dateTime)

b. Time to Recanalization

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

procedure

Observation.category[i].coding.display

Procedure

*Observation.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

*Observation.code.coding.code

OC000182

*Observation.code.coding.display

Time to Recanalization

Observation.valueDateTime

(Tipe data dateTime)

+.^s

c. Thrombolysis in Cerebral Infarction (TICI) score

Observation.category[i].coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/observation-category

Observation.category[i].coding.code

procedure

Observation.category[i].coding.display

Procedure

*Observation.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

*Observation.code.coding.code

OC000183

*Observation.code.coding.display

Thrombolysis in Cerebral Infarction Score

Observation.valueCodeableConcept.coding.system

(Lihat Lampiran 8)

Observation.valueCodeableConcept.coding.code

(Lihat Lampiran 8)

Observation.valueCodeableConcept.coding.display

(Lihat Lampiran 8)

Pilihan jawaban yang divisualisasikan

10. Pengiriman Data Farmasi/ Obat

Data terkait Farmasi/Obat meliputi pengiriman data peresepan obat, pengkajian resep, dan pengeluaran obat. Pengiriman data peresepan obat menggunakan 2 resources yaitu Medication dan MedicationRequest. Data Pengkajian Resep terdiri atas data pengkajian administrasi, farmasetik, dan persyaratan klinis. Data tersebut dapat dikirimkan menggunakan resource QuestionnaireResponse. Pengiriman data pengeluaran/dispense obat menggunakan 2 resources yaitu Medication dan MedicationDispense. Data terkait Farmasi dikirimkan menggunakan resource Medication, MedicationRequest, dan Medication Dispense, dan QuestionnaireResponse.

Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Peresepan Obat, Pengkajian Resep, dan Pengeluaran Obat dalam Modul Use-Case Stroke dapat merujuk ke Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT dengan fokus Therapeutic Sub-Group mencakup Antihipertensi, Antidiabetes, Antiplatelet, Antikoagulan, Statin, dan Lainnya yang tersedia dalam Kamus Farmasi dan Alat Kesehatan (KFA) di SATUSEHAT.

11. Pengiriman Data Prosedur Rehabilitasi

Pengiriman data prosedur rehabilitasi dapat dilakukan dengan resource Procedure. Pemetaan nilai resource Procedure, tipe mandatoris, deskripsi, dan format pengisian dari setiap elemen data/path dapat merujuk ke Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Tabel 10. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Procedure

Elemen/ Path FHIR

Terminologi/ Format Pengisian

Jenis Prosedur Rehabilitasi

Procedure.category.coding.system

http://snomed.info/sct

Procedure.category.coding.code

2517002

Procedure.category.coding.display

Stroke rehabilitation

Procedure.code.coding

(Lihat Lampiran 9)

12. Pengiriman Data Kepulangan Pasien Stroke

Data Kepulangan Pasien Stroke mencakup Tanggal Kepulangan Pasien, Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Pulang Pasien, dan Modified Rankin Scale (mRS) Pulang. dikirimkan menggunakan resource Observation.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik modul Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

Modified Rankin Scale (mRS) Pulang akan digunakan sebagai data follow up pasien stroke yang akan di monitoring secara berkala sejak 3 bulan dan 6 bulan setelah pasien terkonfirmasi serangan stroke.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Tabel 11. Pemetaan Variabel
Pemetaan Variabel Resource Observation

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Tanggal Kepulangan Pasien

Encounter.period.end

(Tipe data dateTime)

2. Total Skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Pulang Pasien

Pengiriman Data National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Pulang Pasien dapat merujuk ke Bab 6. Pengiriman Data Pemeriksaan Neurologis Penyakit Stroke pada Sub-Bab 6.1 Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik terkait National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) Admisi

3. Modified Rankin Scale (mRS) Pulang Pasien

Pengiriman Data Modified Rankin Scale (mRS) Pulang Pasien dapat merujuk ke Bab 6. Pengiriman Data Pemeriksaan Neurologis Penyakit Stroke pada Sub-Bab 6.1 Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik terkait Modified Rankin Scale (mRS) Admisi.

13. Pengiriman Data Prognosis

Pengiriman data prognosis dapat dilakukan dengan resource ClinicalImpression. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Prognosis dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

14. Pengiriman Data Rencana Tindak Lanjut dan Sarana Transportasi untuk Rujuk

Data rencana tindak lanjut dan transportasi untuk rujuk menunjukkan rencana perawatan selanjutnya yang akan diterima oleh pasien setelah pulang dengan menggunakan resource ServiceRequest. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Rencana Tindak Lanjut dan Sarana Transportasi Untuk Rujuk dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

15. Pengiriman Data Instruksi untuk Tindak Lanjut

Pengiriman data instruksi untuk tindak lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan resource ServiceRequest. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Instruksi untuk Tindak Lanjut dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

16. Pengiriman Data Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

Data kondisi saat meninggalkan rumah sakit menunjukkan keadaan pasien saat meninggalkan rumah sakit dan dilakukan dengan resource Encounter dan Condition. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

17. Pengiriman Data Cara Keluar dari Rumah Sakit

Data rencana cara keluar dari rumah sakit dikirimkan menggunakan resource Encounter. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Cara Keluar dari Rumah Sakit dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

18. Pembaharuan Data Kunjungan

Setelah pasien selesai melakukan kunjungan ke fasyankes, maka perlu dilakukan pembaharuan data kunjungan dengan menambahkan informasi seperti diagnosis primer, diagnosa sekunder, periode kunjungan selesai, Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit, dan Rencana Tindak Lanjut, Cara Keluar dari Rumah Sakit, atau informasi lainnya yang belum tersedia di awal kunjungan dengan metode PUT. Pastikan dalam payload yang akan dilakukan pembaharuan, dimasukkan elemen Encounter.id yang berisi ID balikan dari SATUSEHAT setelah pengiriman data kunjungan di awal.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path dapat dilihat dalam resource Encounter. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari pembaharuan data kunjungan dapat dilihat dalam Postman Collection.

19. Menutup Episode Perawatan Stroke

Episode perawatan stroke yang didaftarkan saat pertama kali pasien didiagnosis stroke perlu ditutup untuk menandai berakhirnya periode perawatan stroke. Informasi terkait penutupan episode perawatan stroke ini berkaitan dengan memperbarui nilai pada resource EpisodeOfCare.status dan EpisodeOfCare.statusHistory[].status menjadi finished serta mengisikan nilai pada EpisodeOfCare.periode.end dan EpisodeOfCare.statusHistory[].periode.end diisikan dengan nilai waktu berakhirnya perawatan stroke dengan metode PATCH.

Berakhirnya perawatan stroke terjadi ketika pasien yang mendapatkan perawatan stroke dinyatakan meninggal.


1. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/MENKES/394/2019 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Stroke
2. Bhatt DL, Drozda JP, Jr, Shahian DM, Chan PS, Fonarow GC, Heidenreich PA, et al. ACC/AHA/STS statement on the future of registries and the performance measurement enterprise: a report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Performance Measures and The Society of Thoracic Surgeons. J Am Coll Cardiol. 2015;66:2230–2245