Kanker

Riwayat Perubahan

Details
Tabel 1. Riwayat Perubahanan Penerapan (Use Case) Kanker
versiTanggal PembaruanDeskripsi Perubahan

v1.0

14 Desember 2023

Rilis dokumen awal.

ORIENTASI (ONBOARDING/PRE-USECASE)

Sebelum melakukan pengiriman data terkait pendaftaran pasien dan diagnosis, terdapat 4 langkah yang perlu dilakukan yaitu:

  1. Autentikasi ke SATUSEHAT,

  2. Registrasi Struktur Organisasi,

  3. Registrasi Struktur Lokasi,

  4. Menyimpan Nomor IHS untuk Tenaga Kesehatan.

Autentikasi

Informasi autentikasi atau pertukaran/transaksi data akan dibahas lebih lanjut pada Autentikasi

Registrasi Struktur Organisasi

Berikut ini adalah struktur organisasi dari kanker.

Registrasi Struktur Organisasi
Gambar 1. Registrasi Struktur Organisasi

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Organization (data suborganisasi), dapat dilihat dalam resource Organization. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Organization dapat dilihat dalam Postman Collection.

Registrasi Struktur Lokasi

Berikut ini adalah struktur lokasi dari kanker,

Registrasi Struktur Lokasi
Gambar 2. Registrasi Struktur Lokasi

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Location (data sublokasi), dapat dilihat dalam resource Location. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Location dapat dilihat dalam Postman Collection.

Nomor IHS untuk Tenaga Kesehatan

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Practitioner (data nomor IHS Tenaga Kesehatan), dapat dilihat dalam resource Practitioner. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Practitioner dapat dilihat dalam Postman Collection.

INTEGRASI

Tahapan alur integrasi dan resource yang digunakan untuk dalam pelayanan kanker mengacu pada pelayanan umum dan versi sederhananya dapat dilihat pada Gambar 3.

Kanker
Gambar 3. Alur Integrasi Modul Kanker

Variabel terkait pelayanan untuk Modul Kanker, seperti proses pendaftaran pasien dan kunjungan, proses pemeriksaan penunjang proses tatalaksana, dan proses meninggalkan rumah sakit, dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT. Adapun variabel yang diperlukan untuk Modul Kanker secara khusus dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2. Variabel yang digunakan dalam Modul Kanker

No

Variabel

Resource

Element Data / Path

Keterangan

Data Diagnosis Tumor

1

Tanggal diagnosis

Condition

Condition.onesetDateTime

Tanggal pemeriksaan kanker oleh tenaga medis

2

Basis diagnosis

Condition

Condition.evidence.code

Ditentukan oleh pemeriksaan diagnostik yang menyatakan kanker

3

Diagnosis ICD-10

Condition

Condition.category

Diisi dengan kode ICD-10 dari hasil diagnosis pasien

Condition.code

4

Topografi

Condition

Condition.category

Lokasi tumor primer, diisi dengan ICD-O kode C

Condition.code

5

Morfologi

Condition

Condition.category

Tipe histologi tumor primer, diisi dengan ICD-O kode M (5 digit)

Condition.code

6

Perilaku tumor

Condition

Condition.category

Perilaku keganasan tumor, diisi berdasarkan ICD-O kode M digit ke-5

Condition.code

7

Grade tumor

Condition

Condition.stage.type

Penentuan derajat keganasan berdasarkan hasil pemeriksaan histopatologi, diisi berdasarkan ICD-O kode M digit ke-6

Condition.stage.summary

8

TNM Klinis

Condition

Condition.category

Diketahui dari hasil pemeriksaan diagnostik yang dilakukan sebelum terapi kanker, sebagai referensi penentuan stadium kanker

Condition.code

9

Stadium Tumor

Condition

Condition.stage.type

Diketahui dari hasil pemeriksaan diagnostik yang dilakukan sebelum terapi kanker

Condition.stage.summary

10

Perluasan tumor sebelum terapi

Condition

Condition.code

Diketahui dari hasil pemeriksaan diagnostik yang dilakukan sebelum terapi kanker

11

Lokasi metastasis jauh

Condition

Condition.bodySite

Didapat dari pemeriksaan klinis-radiologis dan histopatologi berdasarkan lokasi penyebaran tumor, dapat diisi lebih dari 1 lokasi

12

Lateralitas

Condition

Condition.bodySite

Diisi untuk tumor pada organ yang berpasangan

13

Catatan

Condition

Condition.note

Diisi keterangan untuk melengkapi variabel yang sudah ada

Data Terapi di Institusi Pelapor

14

Terapi di institusi pelapor

Procedure

Procedure.category

Pemberian terapi yang telah diaplikasikan / diberikan / dijalankan di rumah sakit pelapor

Procedure.code

1. Pendaftaran Pasien

Apabila melakukan pengiriman data kesehatan melalui SATUSEHAT yang memiliki elemen data terkait pasien, maka diperlukan informasi {patient-ihs-number} dari pasien yang bersangkutan. {patient-ihs-number} seorang pasien didapatkan dari Master Patient Index (MPI) Kementerian Kesehatan. MPI menyimpan data-data demografi pasien berskala nasional, mulai dari nama, tanggal lahir, alamat, identitas resmi yang diterbitkan pemerintah, dan lain lain. Setelah mendapatkan {patient-ihs-number}, ID dapat disimpan secara di masing-masing sistem internal Fasyankes maupun partner non-Fasyankes. {patient-ihs-number} akan mempermudah pelaporan pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan pasien, karena partner tidak diwajibkan menyertakan data diri setiap ada pengiriman data {patient-ihs-number} juga dapat digunakan untuk melihat data diri pasien secara menyeluruh.

Proses pencarian {patient-ihs-number} dari pasien dapat dilakukan melalui FHIR API dengan metode GET. Untuk metode pencarian data pasien di SATUSEHAT secara detail dapat dilihat dalam resource Patient dan terkait panduan/playbook MPI dapat dilihat dalam dokumen Master Patient Index.

2. Pendaftaran Kunjungan Pasien

Kunjungan pasien dapat didefinisikan sebagai interaksi pasien terhadap suatu layanan Fasyankes. Sebagai contoh, dalam satu rangkaian rawat jalan, seluruh rangkaian dapat didefinisikan sebagai satu Encounter. Data-data kunjungan pasien yang direkam meliputi kapan pertemuan tersebut mulai dan selesai, siapa tenaga kesehatan yang melayani, siapa subjek dari pelayanannya, dan informasi pendukung lainnya.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

3. Pengiriman Data Anamnesis

Keluhan utama yang dimiliki pasien dapat dikirimkan menggunakan resource Condition.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

4. Pengiriman Data Alergi

Pasien mungkin memiliki informasi alergi terhadap zat atau bahan tertentu. Informasi tersebut dapat dimasukkan menggunakan resource AllergyIntolerance.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

5. Pengiriman Data Hasil Pemeriksaan Fisik

Setelah sesi anamnesis, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital (vital sign). Data hasil pemeriksaan fisik dapat dikirimkan melalui resource Observation.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

6. Pengiriman Data Permintaan Pemeriksaan Penunjang

Sebelum melakukan pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, diperlukan langkah permintaan pemeriksaan penunjang. Pengiriman data terkait permintaan pemeriksaan penunjang dapat dilakukan menggunakan resource ServiceRequest.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

7. Pengiriman Data Spesimen

Pengiriman data spesimen yang digunakan pada pemeriksaan laboratorium dapat dikirimkan menggunakan resource Specimen.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

8. Pengiriman Data Hasil Pemeriksaan Penunjang

Hasil pemeriksaan penunjang dapat dikirimkan menggunakan resource Observation.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

9. Pengiriman Data Laporan Pemeriksaan Penunjang

Laporan hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui resource DiagnosticReport.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

10. Pengiriman Data Diagnosis Tumor

Data diagnosis tumor dari pasien yang bersangkutan akan dipetakan dengan menggunakan standar FHIR DomainResource dengan tipe Condition.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk Condition yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks pengiriman data diagnosis pasien:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Condition (data diagnosis), dapat dilihat dalam resource Condition. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Condition dapat dilihat dalam Postman Collection.

Ketentuan spesifik untuk pengiriman data diagnosis melalui resource Condition sebagai berikut:

  1. Satu payload atau satu record dari resource Condition hanya dapat digunakan untuk 1 kode diagnosis. Sehingga, apabila seorang pasien memiliki 2 diagnosis, maka perlu mengirimkan 2 payload Condition.

  2. Condition.clinicalStatus Elemen ini digunakan untuk menunjukkan apakah pasien masih memiliki diagnosis tersebut atau sudah sembuh.

Tabel 3. Pilihan jawaban

Pilihan Jawaban yang divisualisasikan

Condition.clinicalStatus.coding.code

Aktif

active

Sembuh

resolved

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data Diagnosis Tumor melalui resource Condition, yaitu:

Resource Condition

Elemen/ Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Tanggal Diagnosis

Condition.onsetdateTime

(Tipe data dateTime)

2. Basis Diagnosis

Condition.evidence.code

Lihat ke Lampiran 1

3. Diagnosis ICD-10

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-category

Condition.category.coding.code

encounter-diagnosis

Condition.category.coding.display

Encounter Diagnosis

Condition.code.coding.system

http://hl7.org/fhir/sid/icd-10

Condition.code.coding.code

Kode ICD-10

Condition.code.coding.display

Deskripsi ICD-10

4. Topografi

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/conditi on-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/icd-o-topography

Condition.code.coding.code

ICD-O Kode C

Condition.code.coding.display

Deskripsi ICD-O Kode C

5. Morfologi

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/conditi on-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/icd-o—​morphology

Condition.code.coding.code

ICD-O Kode M

Condition.code.coding.display

Deskripsi ICD-O Kode M

6. Perilaku Tumor

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/conditi on-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

Condition.code.coding.code

Condition.code.coding.display

Keterangan

http://snomed.info/sct

3898006

Neoplasm, benign

0. Jinak

http://snomed.info/sct

86251006

Neoplasm of uncertain behavior

1. Borderline

http://snomed.info/sct

127569003

In situ neoplasm

2. In situ

http://snomed.info/sct

1240414004

Malignant neoplasm

3. Malignant/ganas

http://snomed.info/sct

128462008

Metastatic malignant neoplasm

6. Keganasan tumor sekunder (metastasis)

7. Grade tumor

Condition.stage.type.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.stage.type.coding.display

370114008

Condition.category.coding.display

Histological grades

Condition.stage.summary

Lihat ke Lampiran 2

8. TNM Klinis

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/conditi on-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding

Lihat ke Lampiran 3

Condition.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/c linical-term

Condition.code.coding.code

CC000003

Condition.code.coding.display

TNM tidak dapat diaplikasikan

9. Stadium Tumor

Condition.stage.type.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.stage.type.coding.display

254292007

Condition.category.coding.display

Tumor staging

Condition.stage.summary

Lihat ke Lampiran 4

10. Perluasan Tumor Sebelum Terapi

Condition.stage.type.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/conditi on-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding

Lihat ke Lampiran 5

11. Lateralitas tumor primer

Condition.bodySite.coding.system

Condition.bodySite.coding.code

Condition.bodySite.coding.display

Keterangan

http://snomed.info/sct

24028007

Right

1. Kanan

http://snomed.info/sct

7771000

Left

2. Kiri

http://snomed.info/sct

26216008

Central

3. Tengah

http://snomed.info/sct

51440002

Right and Left

4. Kanan dan kiri

http://snomed.info/sct

524008

Multifocal

5. Banyak tempat

http://snomed.info/sct

385432009

Not applicable

8. Tidak diaplikasikan

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

CB000003

Lateralitas tidak diketahui

9. Lateralitas tidak diketahui

12. Lokasi metastasis jauh

Condition.bodySite.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.bodySite.coding.code

Sesuai kode pada Lampiran Code BodySite SNOMED-CT

Condition.bodySite.coding.display

Sesuai deskripsi pada Lampiran Code BodySite SNOMED-CT

Condition.bodySite.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Condition.bodySite.coding.code

CB000001

Condition.bodySite.coding.display

Tidak ada metastasis jauh

Condition.bodySite.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Condition.bodySite.coding.code

CB000002

Condition.bodySite.coding.display

Metastasis jauh tidak diketahui

Keterangan:
● Lokasi metastasis jauh bisa berjumlah lebih dari 1
● Jawaban Tidak ada metastasis jauh dapat dipilih jika sudah dipastikan melalui berbagai pemeriksaan bahwa tidak ada metastasis jauh
● Jawaban Metastasis jauh tidak diketahui dapat dipilih jika belum ada keterangan dari pemeriksaan yang menyatakan keberadaan metastasis jauh, baik karena belum dilakukan pemeriksaan maupun sudah dilakukan pemeriksaan namun belum mendapatkan hasil yang pasti

13. Catatan

Condition.note

(Tipe data Annontation)

11. Pengiriman Data Tindakan/Prosedur Medis

Data tindakan/ terapi yang dilakukan pada pasien akan dipetakan dengan menggunakan standar FHIR DomainResource dengan tipe Procedure.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk Procedure yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks data tindakan atau prosedur medis:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data Terapi di Institusi Pelapor melalui resource Procedure, yaitu:

Resource Procedure

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Terapi di Institusi Pelapor

Procedure.category.coding.system

http://snomed.info/sct

Procedure.category.coding.code

277132007

Procedure.category.coding.display

Therapeutic procedure

Procedure.code.coding

Lihat ke Lampiran 6

12. Pengiriman Data Peresepan Obat

Pengiriman Data terkait Peresepan Obat dapat dikirimkan menggunakan resource Medication dan MedicationRequest.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

13. Pengiriman Data Pengeluaran Obat

Pengiriman data pengeluaran (dispense) obat akan menggunakan 2 resources yaitu Medication dan MedicationDispense.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

14. Pengiriman Data Prognosis

Pengiriman data prognosis dapat dilakukan dengan resource ClinicalImpression.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

15. Pengiriman Data Instruksi untuk Tindak Lanjut

Pengiriman data instruksi untuk tindak lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan resource ServiceRequest.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

16. Pengiriman Data Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

Data kondisi saat meninggalkan rumah sakit menunjukkan keadaan pasien saat meninggalkan rumah sakit dan dilakukan dengan resource Condition.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

17. Pengiriman Data Rencana Tindak Lanjut dan Sarana Transportasi untuk Rujuk

Data rencana tindak lanjut dan transportasi untuk rujuk menunjukkan rencana perawatan selanjutnya yang akan diterima oleh pasien setelah pulang dengan menggunakan resource ServiceRequest.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

18. Pengiriman Data Cara Keluar dari Rumah Sakit

Data rencana cara keluar dari rumah sakit dikirimkan menggunakan resource Encounter dan Condition.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

19. Pembaharuan Data Kunjungan

Setelah pasien selesai melakukan kunjungan ke Fasyankes, maka perlu dilakukan pembaharuan data kunjungan dengan menambahkan informasi seperti diagnosis primer, diagnosa sekunder, periode kunjungan selesai, kondisi saat meninggalkan rumah sakit, dan rencana tindak lanjut, cara keluar dari rumah sakit, atau informasi lainnya yang belum tersedia di awal kunjungan dengan metode PUT. Pastikan dalam payload yang akan dilakukan pembaharuan, dimasukkan elemen Encounter.id yang berisi UUID balikan dari SATUSEHAT setelah pengiriman data kunjungan di awal.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Encounter (pembaharuan data kunjungan), dapat dilihat dalam resource Encounter. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Encounter dapat dilihat dalam Postman Collection.