Kanker

Riwayat Perubahan

Details
Tabel 1. Riwayat Perubahanan Kanker
VersiTanggal PembaruanDeskripsi PerubahanPenanggung Jawab

v2.1

03 April 2024

  • Mengubah Metode PUT menjadi PATCH dalam perubahan status EoC

  • Menambahkan keterangan mengenai perubahan status EpisodeOfCare pada Sub Bab C.3 Memulai Episode Perawatan Kanker dan C.22 Menutup Episode Perawatan Kanker

Silvia Alvinia

v2.0

29 Januari 2024

  • Menambahkan episode perawatan kanker menggunakan resource EpisodeOfCare pada alur integrasi dan pada Sub Bab pengiriman data yaitu pada Sub Bab C.3 Memulai Episode Perawatan Kanker dan C.22 Menutup Episode Perawatan Kanker.

  • Menambahkan Pengkajian resep menggunakan resource QuestionnaireResponse pada alur integrasi dan pada Sub Bab C.14 Pengiriman Data Pengkajian Resep.

  • Sania Fitria

  • Anisatul ‘Afifah

v1.1

21 Desember 2023

Menghapus pemetaan nilai Condition dan Procedure dan digantikan dengan merujuk ke Modul Pelayanan.

Silvia Alvinia

v1.0

14 Desember 2023

Rilis dokumen awal.

Silvia Alvinia

ORIENTASI (ONBOARDING/PRE-USECASE)

Sebelum melakukan pengiriman data terkait pendaftaran pasien dan diagnosis, terdapat 4 langkah yang perlu dilakukan yaitu:

  1. Autentikasi ke SATUSEHAT,

  2. Registrasi Struktur Organisasi,

  3. Registrasi Struktur Lokasi,

  4. Menyimpan Nomor IHS untuk Tenaga Kesehatan.

Autentikasi

Informasi autentikasi atau pertukaran/transaksi data akan dibahas lebih lanjut pada Autentikasi

Registrasi Struktur Organisasi

Berikut ini adalah struktur organisasi dari kanker.

Registrasi Struktur Organisasi
Gambar 1. Registrasi Struktur Organisasi

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Organization (data suborganisasi), dapat dilihat dalam resource Organization. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Organization dapat dilihat dalam Postman Collection.

Registrasi Struktur Lokasi

Berikut ini adalah struktur lokasi dari kanker,

Registrasi Struktur Lokasi
Gambar 2. Registrasi Struktur Lokasi

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Location (data sublokasi), dapat dilihat dalam resource Location. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Location dapat dilihat dalam Postman Collection.

Nomor IHS untuk Tenaga Kesehatan

Informasi terkait pemetaan nilai, penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Practitioner (data nomor IHS Tenaga Kesehatan), dapat dilihat dalam resource Practitioner. Untuk contoh pengiriman data atau payload dari Practitioner dapat dilihat dalam Postman Collection.

INTEGRASI

Tahapan alur integrasi dan resource yang digunakan untuk dalam pelayanan kanker mengacu pada pelayanan umum dan versi sederhananya dapat dilihat pada Gambar 3.

Kanker
Gambar 3. Alur Integrasi Modul Kanker

Variabel terkait pelayanan untuk Modul Kanker, seperti proses pendaftaran pasien dan kunjungan, proses pemeriksaan penunjang proses tatalaksana, dan proses meninggalkan rumah sakit, dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT. Adapun variabel yang diperlukan untuk Modul Kanker secara khusus dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2. Variabel yang digunakan dalam Modul Kanker

No

Variabel

Resource

Element Data / Path

Keterangan

Data Diagnosis Tumor

1

Tanggal diagnosis

Condition

Condition.onesetDateTime

Tanggal pemeriksaan kanker oleh tenaga medis

2

Basis diagnosis

Condition

Condition.evidence.code

Ditentukan oleh pemeriksaan diagnostik yang menyatakan kanker

3

Diagnosis ICD-10

Condition

Condition.category

Diisi dengan kode ICD-10 dari hasil diagnosis pasien

Condition.code

4

Topografi

Condition

Condition.category

Lokasi tumor primer, diisi dengan ICD-O kode C

Condition.code

5

Morfologi

Condition

Condition.category

Tipe histologi tumor primer, diisi dengan ICD-O kode M (5 digit)

Condition.code

6

Perilaku tumor

Condition

Condition.category

Perilaku keganasan tumor, diisi berdasarkan ICD-O kode M digit ke-5

Condition.code

7

Grade tumor

Condition

Condition.stage.type

Penentuan derajat keganasan berdasarkan hasil pemeriksaan histopatologi, diisi berdasarkan ICD-O kode M digit ke-6

Condition.stage.summary

8

TNM Klinis

Condition

Condition.category

Diketahui dari hasil pemeriksaan diagnostik yang dilakukan sebelum terapi kanker, sebagai referensi penentuan stadium kanker

Condition.code

9

Stadium Tumor

Condition

Condition.stage.type

Diketahui dari hasil pemeriksaan diagnostik yang dilakukan sebelum terapi kanker

Condition.stage.summary

10

Perluasan tumor sebelum terapi

Condition

Condition.code

Diketahui dari hasil pemeriksaan diagnostik yang dilakukan sebelum terapi kanker

11

Lokasi metastasis jauh

Condition

Condition.bodySite

Didapat dari pemeriksaan klinis-radiologis dan histopatologi berdasarkan lokasi penyebaran tumor, dapat diisi lebih dari 1 lokasi

12

Lateralitas

Condition

Condition.bodySite

Diisi untuk tumor pada organ yang berpasangan

13

Catatan

Condition

Condition.note

Diisi keterangan untuk melengkapi variabel yang sudah ada

Data Terapi di Institusi Pelapor

14

Terapi di institusi pelapor

Procedure

Procedure.category

Pemberian terapi yang telah diaplikasikan / diberikan / dijalankan di rumah sakit pelapor

Procedure.code

1. Pendaftaran Pasien

Apabila melakukan pengiriman data kesehatan melalui SATUSEHAT yang memiliki elemen data terkait pasien, maka diperlukan informasi {patient-ihs-number} dari pasien yang bersangkutan. {patient-ihs-number} seorang pasien didapatkan dari Master Patient Index (MPI) Kementerian Kesehatan. MPI menyimpan data-data demografi pasien berskala nasional, mulai dari nama, tanggal lahir, alamat, identitas resmi yang diterbitkan pemerintah, dan lain lain. Setelah mendapatkan {patient-ihs-number}, ID dapat disimpan secara di masing-masing sistem internal fasyankes maupun partner non-fasyankes. {patient-ihs-number} akan mempermudah pelaporan pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan pasien, karena partner tidak diwajibkan menyertakan data diri setiap ada pengiriman data {patient-ihs-number} juga dapat digunakan untuk melihat data diri pasien secara menyeluruh.

Proses pencarian {patient-ihs-number} dari pasien dapat dilakukan melalui FHIR API dengan metode GET. Untuk metode pencarian data pasien di SATUSEHAT secara detail dapat dilihat dalam resource Patient dan terkait panduan/playbook MPI dapat dilihat dalam dokumen Master Patient Index.

2. Pendaftaran Kunjungan Pasien

Kunjungan pasien dapat didefinisikan sebagai interaksi pasien terhadap suatu layanan fasyankes. Sebagai contoh, dalam satu rangkaian rawat jalan, seluruh rangkaian dapat didefinisikan sebagai satu Encounter. Data-data kunjungan pasien yang direkam meliputi kapan pertemuan tersebut mulai dan selesai, siapa tenaga kesehatan yang melayani, siapa subjek dari pelayanannya, dan informasi pendukung lainnya.

Pemetaan nilai, pemetaan variabel dan terminologi spesifik, serta skema terkait pengiriman data dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Resume Medis - Rawat Jalan, Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

3. Memulai Episode Perawatan Kanker

Saat pasien berkunjung untuk mendapatkan pelayanan perawatan kanker maka diperlukan untuk mengirimkan data resources EpisodeOfCare. Pembuatan resource EpisodeOfCare cukup dikirimkan satu kali saja saat pertama kali pasien didiagnosis kanker. Pengiriman data EpisodeOfCare untuk pasien terduga kanker dilakukan dengan menggunakan status "waitlist" dan akan muncul nomor surveilans kanker (suspect-id). Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pasien tidak terkonfirmasi kanker maka EpisodeOfCare tetap dibiarkan dan tidak perlu diubah statusnya. Namun, jika pasien terkonfirmasi kanker maka status EpisodeOfCare perlu diubah menjadi "active" dengan metode PATCH dan akan mendapatkan nomor register kanker (register-id). Respons balikan dari SATUSEHAT berupa UUID kemudian digunakan untuk menandai data Encounter.episodeOfCare selama menjalani pelayanan perawatan kanker.

Pada kunjungan berikutnya tidak perlu membuat EpisodeOfCare yang baru, UUID EpisodeOfCare yang pertama kali dibuat dapat dicari dengan metode GET menggunakan parameter pencarian dengan patient IHS Number Patient, type EpisodeOfCare “cancer”, dan status “waitlist” (menandakan pasien terduga kanker) atau “active” (menandakan pasien terkonfirmasi kanker) untuk mendapatkan UUID EpisodeOfCare yang kemudian digunakan sebagai informasi pengisian Encounter.episodeOfCare pada kunjungan tersebut dan kunjungan-kunjungan berikutnya. Selain ketiga parameter pencarian tersebut, parameter organization IHS Number Organization juga dapat digunakan apabila hanya ingin melihat EpisodeOfCare di faskes yang dikunjungi. Namun, apabila ingin melihat seluruh EpisodeOfCare yang sedang dijalani oleh pasien maka tidak perlu menambahkan parameter organization.

Contoh pencarian UUID EpisodeOfCare dapat dilihat dalam Postman Collection.

Pemetaan Nilai

Berikut pemetaan nilai untuk EpisodeOfCare yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait:

  1. Setiap terdapat simbol asterik * sebelum nama variabel/parameter/element FHIR yang disebutkan, maka variabel/parameter/element FHIR tersebut bersifat WAJIB, harus ada, atau pasti selalu ada, contoh: *Location.identifier.

  2. Standar format Waktu yang digunakan dalam pengiriman data adalah UTC +00. Misalnya waktu WIB, maka format yang digunakan adalah waktu sekarang dikurangi 7, jika WITA, maka waktu sekarang dikurangi 8, dan Jika WIT, maka waktu sekarang dikurangi 9.

    Contoh: Pukul 17.35 WIB tanggal 23 Agustus 2023 maka yang dikirimkan adalah waktunya perlu diubah ke UTC +00 menjadi 10.35, berarti menjadi 2023-08-23T10:35:00+00:00.

  3. Standar format pengiriman Tanggal tidak bisa kurang dari 03 Juni 2014.

Silakan klik setiap teks variabel/parameter/element FHIR pada daftar pemetaan nilai di bawah ini (berwarna merah), untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

Pada saat pembuatan pembuatan baru EpisodeOfCare, maka EpisodeOfCare.period.start diisikan dengan nilai yang sama persis dengan tanggal lahir pasien jika tersedia. Untuk pengisian EpisodeOfCare.period.end dilakukan saat menandai EpisodeOfCare.status sebagai finished dan diisikan dengan tanggal saat pasien survive maupun meninggal.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Berikut pemetaan nilai untuk EpisodeOfCare yang direpresentasikan dalam peta referensi (path) ke properti (element id) terkait, untuk konteks pengiriman data kunjungan:

Tabel 3. Pemetaan Variabel
1. Kunjungan Perawatan Kanker

EpisodeOfCare.type.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/episodeofcare-type

EpisodeOfCare.type.coding.code

cancer

EpisodeOfCare.type.coding.display

Cancer Management Care

4. Pengiriman Data Anamnesis

Keluhan utama yang dimiliki pasien dapat dikirimkan menggunakan resource Condition. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Anamnesis dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

5. Pengiriman Data Alergi

Pasien mungkin memiliki informasi alergi terhadap zat atau bahan tertentu. Informasi tersebut dapat dimasukkan menggunakan resource AllergyIntolerance. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Alergi dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

6. Pengiriman Data Hasil Pemeriksaan Fisik

Setelah sesi anamnesis, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital (vital sign). Data hasil pemeriksaan fisik dapat dikirimkan melalui resource Observation.

Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Hasil Pemeriksaan Fisik dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

7. Pengiriman Data Pemeriksaan Penunjang

Pengiriman Data terkait Pemeriksaan Penunjang baik Laboratorium dan Radiologi mulai dari skema pemeriksaan, permintaan pemeriksaan penunjang melalui ServiceRequest, pengiriman spesimen untuk Laboratorium melalui Specimen, data citra DICOM untuk Radiologi melalui ImagingStudy, data hasil pemeriksaan penunjang melalui Observation, dan data laporan pemeriksaan penunjang melalui DiagnosticReport dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

8. Pengiriman Data Diagnosis Tumor

Data diagnosis tumor dari pasien yang bersangkutan akan dipetakan dengan menggunakan standar FHIR DomainResource dengan tipe Condition.

Pemetaan nilai resource Condition, tipe mandatoris, deskripsi, dan format pengisian dari setiap elemen data/path dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data Diagnosis Tumor melalui resource Condition, yaitu:

Tabel 4. Pemetaan Variabel
Resource Condition

Elemen/ Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

1. Tanggal Diagnosis

Condition.onsetdateTime

(Tipe data dateTime)

2. Basis Diagnosis

Condition.evidence.code

Lihat ke Lampiran 1

3. Diagnosis ICD-10

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-category

Condition.category.coding.code

encounter-diagnosis

Condition.category.coding.display

Encounter Diagnosis

Condition.code.coding.system

http://hl7.org/fhir/sid/icd-10

Condition.code.coding.code

Kode ICD-10

Condition.code.coding.display

Deskripsi ICD-10

4. Topografi

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/conditi on-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/icd-o-topography

Condition.code.coding.code

ICD-O Kode C

Condition.code.coding.display

Deskripsi ICD-O Kode C

5. Morfologi

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/conditi on-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/icd-o—​morphology

Condition.code.coding.code

ICD-O Kode M

Condition.code.coding.display

Deskripsi ICD-O Kode M

6. Perilaku Tumor

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/conditi on-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding.system

Condition.code.coding.code

Condition.code.coding.display

Keterangan

http://snomed.info/sct

3898006

Neoplasm, benign

0. Jinak

http://snomed.info/sct

86251006

Neoplasm of uncertain behavior

1. Borderline

http://snomed.info/sct

127569003

In situ neoplasm

2. In situ

http://snomed.info/sct

1240414004

Malignant neoplasm

3. Malignant/ganas

http://snomed.info/sct

128462008

Metastatic malignant neoplasm

6. Keganasan tumor sekunder (metastasis)

http://snomed.info/sct

6219000

Neoplasm, malignant, uncertain whether primary or metastatic

9. Keganasan tumor yang tidak diketahui primer atau sekunder

7. Grade tumor

Condition.stage.type.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.stage.type.coding.display

370114008

Condition.category.coding.display

Histological grades

Condition.stage.summary

Lihat ke Lampiran 2

8. TNM Klinis

Condition.category.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding

Lihat ke Lampiran 3

Condition.code.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Condition.code.coding.code

CC000003

Condition.code.coding.display

TNM tidak dapat diaplikasikan

9. Stadium Tumor

Condition.stage.type.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.stage.type.coding.display

254292007

Condition.category.coding.display

Tumor staging

Condition.stage.summary

Lihat ke Lampiran 4

10. Perluasan Tumor Sebelum Terapi

Condition.stage.type.coding.system

http://terminology.hl7.org/CodeSystem/condition-category

Condition.category.coding.code

problem-list-item

Condition.category.coding.display

Problem List Item

Condition.code.coding

Lihat ke Lampiran 5

11. Lateralitas tumor primer

Condition.bodySite.coding.system

Condition.bodySite.coding.code

Condition.bodySite.coding.display

Keterangan

http://snomed.info/sct

24028007

Right

1. Kanan

http://snomed.info/sct

7771000

Left

2. Kiri

http://snomed.info/sct

26216008

Central

3. Tengah

http://snomed.info/sct

51440002

Right and Left

4. Kanan dan kiri

http://snomed.info/sct

524008

Multifocal

5. Banyak tempat

http://snomed.info/sct

385432009

Not applicable

8. Tidak diaplikasikan

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

CB000003

Lateralitas tidak diketahui

9. Lateralitas tidak diketahui

12. Lokasi metastasis jauh

Condition.bodySite.coding.system

http://snomed.info/sct

Condition.bodySite.coding.code

Sesuai kode pada Lampiran Code BodySite SNOMED-CT

Condition.bodySite.coding.display

Sesuai deskripsi pada Lampiran Code BodySite SNOMED-CT

Condition.bodySite.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Condition.bodySite.coding.code

CB000001

Condition.bodySite.coding.display

Tidak ada metastasis jauh

Condition.bodySite.coding.system

http://terminology.kemkes.go.id/CodeSystem/clinical-term

Condition.bodySite.coding.code

CB000002

Condition.bodySite.coding.display

Metastasis jauh tidak diketahui

Keterangan:
● Lokasi metastasis jauh bisa berjumlah lebih dari 1
● Jawaban Tidak ada metastasis jauh dapat dipilih jika sudah dipastikan melalui berbagai pemeriksaan bahwa tidak ada metastasis jauh
● Jawaban Metastasis jauh tidak diketahui dapat dipilih jika belum ada keterangan dari pemeriksaan yang menyatakan keberadaan metastasis jauh, baik karena belum dilakukan pemeriksaan maupun sudah dilakukan pemeriksaan namun belum mendapatkan hasil yang pasti

13. Catatan

Condition.note

(Tipe data Annontation)

9. Pengiriman Data Tindakan/Prosedur Medis

Data tindakan/ terapi yang dilakukan pada pasien akan dipetakan dengan menggunakan standar FHIR DomainResource dengan tipe Procedure.

Pemetaan nilai resource Procedure, tipe mandatoris, deskripsi, dan format pengisian dari setiap elemen data/path dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

Pemetaan Variabel dan Terminologi Spesifik

Terminologi spesifik yang digunakan dalam pengiriman data Terapi di Institusi Pelapor melalui resource Procedure, yaitu:

Tabel 5. Terminologi Spesifik yang digunakan dalam data Terapi di Institusi Pelapor melalui resource Procedure
Resource Procedure

Elemen/Path FHIR

Terminologi/Format Pengisian

Terapi di Institusi Pelapor

Procedure.category.coding.system

http://snomed.info/sct

Procedure.category.coding.code

277132007

Procedure.category.coding.display

Therapeutic procedure

Procedure.code.coding

Lihat ke Lampiran 6

10. Pengiriman Data Farmasi

Data terkait Farmasi meliputi pengiriman data peresepan obat, pengkajian resep, dan pengeluaran obat. Pengiriman data peresepan obat menggunakan 2 resources yaitu Medication dan MedicationRequest. Data Pengkajian Resep terdiri atas data pengkajian administrasi, farmasetik, dan persyaratan klinis. Data tersebut dapat dikirimkan menggunakan resource QuestionnaireResponse. Pengiriman data pengeluaran/dispense obat menggunakan 2 resources yaitu Medication dan MedicationDispense. Data terkait Farmasi dikirimkan menggunakan resource Medication, MedicationRequest, dan Medication Dispense, dan QuestionnaireResponse.

Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Peresepan Obat, Pengkajian Resep, dan Pengeluaran Obat dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

11. Pengiriman Data Prognosis

Pengiriman data prognosis dapat dilakukan dengan resource ClinicalImpression. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Prognosis dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

12. Pengiriman Data Rencana Tindak Lanjut dan Sarana Transportasi untuk Rujuk

Data rencana tindak lanjut dan transportasi untuk rujuk menunjukkan rencana perawatan selanjutnya yang akan diterima oleh pasien setelah pulang dengan menggunakan resource ServiceRequest. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Rencana Tindak Lanjut dan Sarana Transportasi Untuk Rujuk dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

13. Pengiriman Data Instruksi untuk Tindak Lanjut

Pengiriman data instruksi untuk tindak lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan resource ServiceRequest. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Instruksi untuk Tindak Lanjut dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

14. Pengiriman Data Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit

Data kondisi saat meninggalkan rumah sakit menunjukkan keadaan pasien saat meninggalkan rumah sakit dan dilakukan dengan resource Encounter dan Condition. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

15. Pengiriman Data Cara Keluar dari Rumah Sakit

Data rencana cara keluar dari rumah sakit dikirimkan menggunakan resource Encounter. Pemetaan nilai serta pemetaan variabel dan terminologi spesifik terkait Pengiriman Data Cara Keluar dari Rumah Sakit dapat merujuk ke modul pelayanan yang terkait, baik Modul Rawat Jalan, IGD, maupun Rawat Inap di SATUSEHAT.

16. Pembaruan Data Kunjungan

Setelah pasien selesai melakukan kunjungan ke fasyankes, maka perlu dilakukan pembaharuan data kunjungan dengan menambahkan informasi seperti diagnosis primer, diagnosa sekunder, periode kunjungan selesai, Kondisi Saat Meninggalkan Rumah Sakit, dan Rencana Tindak Lanjut, Cara Keluar dari Rumah Sakit, atau informasi lainnya yang belum tersedia di awal kunjungan dengan metode PUT. Pastikan dalam payload yang akan dilakukan pembaharuan, dimasukkan elemen Encounter.id yang berisi UUID balikan dari SATUSEHAT setelah pengiriman data kunjungan di awal.

Penjelasan tipe mandatoris, deskripsi dan format pengisian dari setiap elemen data/path di dalam resource Encounter, dapat dilihat dalam dokumen Petunjuk Teknis SATUSEHAT (Juknis SATSET). Untuk contoh pengiriman data atau payload dari pembaharuan data kunjungan dapat dilihat dalam Postman Collection.

17. Menutup Episode Perawatan Kanker

Episode perawatan kanker yang didaftarkan saat pertama kali pasien didiagnosis kanker perlu ditutup untuk menandai berakhirnya periode perawatan kanker. Informasi terkait penutupan episode perawatan kanker ini berkaitan dengan memperbarui nilai pada resource EpisodeOfCare.status dan EpisodeOfCare.statusHistory[].status menjadi finished serta mengisikan nilai pada EpisodeOfCare.periode.end dan EpisodeOfCare.statusHistory[].periode.end diisikan dengan nilai waktu berakhirnya perawatan kanker dengan metode PUT.

Berakhirnya perawatan kanker terjadi ketika pasien yang mendapatkan perawatan kanker dinyatakan survive atau meninggal. Status survive dinyatakan setelah 5 tahun sejak pasien menyelesaikan terapi dengan melakukan kontrol rutin secara berkala.