Panduan Interoperabilitas

Panduan Interoperabilitas SATUSEHAT, penerapannya akan dibagi-bagi lagi menjadi beberapa alur proses sesuai penggunaannya (modul pelayanan/use case). Bagian ini ditujukan untuk memberikan gambaran umum/garis besar kepada fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes)/dinas kesehatan dalam proses Interoperabilitas SATUSEHAT.

Komponen-komponen dari Interoperabilitas SATUSEHAT yang akan dijelaskan mencakup proses bisnis, standarisasi/prosedur Interoperabilitas, serta alur/panduan Interoperabilitas. Hal ini dimaksudkan agar dapat menjadi fleksibel dan akan mengikuti perubahan sepanjang pengembangan ekosistem SATUSEHAT, karena dalam tahap pengerjaannya akan diselesaikan dalam berbagai sprint dan rilis. Bukan tidak mungkin akan banyak sekali perubahan fungsi dan komponen utama di dalamnya. Untuk saat ini, tujuan utama pembuatan portal SATUSEHAT ini adalah untuk mengidentifikasi persyaratan bisnis pada tingkat high-level.

Panduan Interoperabilitas SATUSEHAT terdiri dari:

Silakan klik setiap teks yang berwarna biru muda, untuk membaca panduan lebih detail/lanjut ke bagian yang direferensikan.

1. Modul Pelayanan

Interoperabilitas SATUSEHAT yang penggunaannya disesuaikan dengan pelayanan esensial di lingkungan Fasyankes, seperti:

2. Penerapan (Use Case)

Interoperabilitas SATUSEHAT yang penggunaannya disesuaikan dengan penerapan jenis/kategori penyakit tertentu, seperti: